Minggu, Februari 8POS VIRAL
Shadow

Penulis: Rahmat

Prabowo Tertekan? Said Didu Klaim Jokowi Sudah Dua Kali Melontarkan Ancaman

Prabowo Tertekan? Said Didu Klaim Jokowi Sudah Dua Kali Melontarkan Ancaman

BERITA VIRAL HARI INI
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyatakan bahwa setidaknya mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah dua kali melontarkan ancaman​ terhadap Prabowo Subianto. Said Didu menilai Prabowo tengah berada di bawah tekanan menyusul dua pernyataan Jokowi yang disebut bernada ancaman. Klaim tersebut sontak memantik perhatian publik, terutama karena menyangkut isu sensitif soal kelanjutan kekuasaan dan posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden. Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait Jokowi dua kali ancam Prabowo. Klaim Said Didu Mengenai Ancaman Jokowi Terhadap Prabowo Muhammad Said Didu mantan Sekretaris Kementerian BUMN mencatat bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah dua kali melontarkan pernyataan bernada ancaman kepada Presiden ...
Anggota DPR Cecar Alimin Ribut Sujono Soal Vonis Mati Ferdy Sambo

Anggota DPR Cecar Alimin Ribut Sujono Soal Vonis Mati Ferdy Sambo

BERITA VIRAL HARI INI
Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman, mencecar hakim yang turut menjatuhkan pidana mati kepada eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo yakni Alimin Ribut Sujono. Dalam proses ini, salah satu calon hakim agung, Alimin Ribut Sujono, yang diketahui pernah menjatuhkan vonis mati kepada mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo, mendapat sorotan tajam dari anggota Komisi III DPR RI. Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait DPR cecar Alimin Ribut Sujono vonis Mati Ferdy Sambo. Sorotan DPR terhadap Vonis Mati Ferdy Sambo Sorotan ini muncul dalam konteks uji kelayakan calon hakim agung di DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, Alimin Ribut Sujono mengungkapkan bahwa ia pernah menjatuhkan vonis mati tidak hanya kepada Ferdy Sambo tetapi...
Anggota DPRD Gorontalo Diduga Mabuk dan Rencanakan Rampok Uang Negara

Anggota DPRD Gorontalo Diduga Mabuk dan Rencanakan Rampok Uang Negara

BERITA VIRAL HARI INI
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, WM menjadi sorotan publik setelah video pernyataannya yang kontroversial viral di media sosial. Dalam video berdurasi 35 detik tersebut, Wahyudin diduga dalam kondisi mabuk dan mengaku akan merampok uang negara saat dalam perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden ini memicu respons cepat dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo dan berbagai pihak lainnya. Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait DPRD gorontalo mabuk rampok uang negara. Video Viral dan Pernyataan Kontroversial Sebuah video berdurasi 35 detik menampilkan Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDI Perjuangan, membuat pernyataan kontroversial yang dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media...
Ngeri! Balita di Seluma Bengkulu Muntahkan Cacing dari Mulut, Ingatkan Kasus Raya Sukabumi

Ngeri! Balita di Seluma Bengkulu Muntahkan Cacing dari Mulut, Ingatkan Kasus Raya Sukabumi

BERITA VIRAL HARI INI
Seorang balita berusia 1 tahun 8 bulan harus berjuang melawan kondisi medis yang tak hanya memprihatinkan, tetapi juga mengerikan, ia muntah cacing dari mulut dan hidungnya.​ Nur Sabrina, balita tersebut, mengeluarkan cacing gelang atau Ascariasis dari mulut dan hidungnya. Saat dirawat di rumah sakit, balita malang ini memuntahkan cacing. Kasus ini mengingatkan kita pada kisah sedih yang dialami balita Raya di Sukabumi. Raya diketahui meninggal dengan kondisi cacingan parah. Kondisi serupa dialami Nur Sabrina, balita dari Seluma, Bengkulu tersebut. Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait Balita muntahkan cacing di Seluma Bengkulu. Kejadian Mengerikan di Seluma, Bengkulu Kasus medis mengejutkan terjadi di Seluma, Bengkulu, ketika dua balita kakak beradik, Aa (4)...
Geger! Raffi Ahmad Diduga Gelapkan Pajak Rp340 Miliar, Bayar Hanya Rp1 Miliar

Geger! Raffi Ahmad Diduga Gelapkan Pajak Rp340 Miliar, Bayar Hanya Rp1 Miliar

BERITA VIRAL HARI INI
Politisi Kisman Latumakulita menuding Raffi Ahmad terlibat skandal pajak, diduga hanya membayar Rp1 miliar dari kewajiban Rp340 miliar, memicu kehebohan publik dan desakan investigasi transparan aparat berwenang. ​Tudingan ini mengaitkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Raffi Ahmad yang mencatat total kekayaan lebih dari Rp1 triliun. Kisman menyebut pejabat negara yang melakukan hal itu adalah aib. Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait Raffi Ahmad diduga gelapkan Rp340 Miliar. Awal Mula Tudingan dan Perhitungan Pajak Tudingan dugaan penggelapan pajak Raffi Ahmad bermula dari pernyataan politisi Kisman Latumakulita. Ini disampaikannya dalam sebuah podcast di kanal YouTube Podcast Roemah Pemoeda pada 8 September 2025. Kisman menyoroti Laporan...
Nepal Memanas! Kerusuhan Demo, Gedung DPR Terbakar, 22 Jiwa Hilang, PM Mengundurkan Diri

Nepal Memanas! Kerusuhan Demo, Gedung DPR Terbakar, 22 Jiwa Hilang, PM Mengundurkan Diri

BERITA VIRAL HARI INI
​​Nepal sedang menghadapi periode ketidakpastian politik dan kekerasan akibat serangkaian demonstrasi yang memanas, dengan insiden pembakaran gedung parlemen, puluhan korban jiwa, dan pengunduran diri Perdana Menteri​. ​ Kantor perdana Menteri Nepal menyatakan bahwa Oli mengundurkan diri untuk membuka jalan bagi solusi konstitusional lantaran demonstrasi kaum Gen-Z yang menentang tuduhan praktik korupsi telah meluas dan berubah menjadi aksi kekerasan. Rangkaian demonstrasi itu dipicu oleh larangan media sosial, yang kini telah dicabut. Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait kerusuhan demo nepal DPR terbakar dan PM mundur. Eskalasi Kerusuhan dan Korban Jiwa Gelombang unjuk rasa di Nepal berubah menjadi kerusuhan mematikan, menewaskan sedikitnya 22 orang dan mel...
Tragis! Bocah Perempuan di Kolaka Timur Tewas Dibunuh Saat Pergi Mengaji, Pelaku Akhirnya Tertangkap

Tragis! Bocah Perempuan di Kolaka Timur Tewas Dibunuh Saat Pergi Mengaji, Pelaku Akhirnya Tertangkap

BERITA VIRAL HARI INI
Bocah perempuan berinisial MZA (10) menjadi korban pembunuhan dengan cara digorok oleh remaja berinisial RH (18) di Kabupaten Kolaka Timur tewas dibunuh, Sulawesi Tenggara (Sultra). Polisi mengungkap pelaku mengadang korban yang sedang dalam perjalanan ke tempat mengaji. Kasi Humas Polres Kolaka Timur Iptu Irwan Pansha menjelaskan, korban pergi mengaji bersama adik laki-lakinya berinisial W (7) di Desa Wundubite, Kecamatan Polipolia, Kolaka Timur, Jumat (5/9) sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itulah korban dan adiknya dicegat oleh pelaku RH. Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait Bocah Perempuan di Kolaka Timur Tewas Dibunuh Saat Pergi Mengaji. Kronologi Peristiwa yang Menggemparkan Warga Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, diguncang kabar duka yang memilukan setela...
Insiden Tragis di Peru: Staf KBRI Lima Korban Penembakan, Kemenlu Angkat Suara

Insiden Tragis di Peru: Staf KBRI Lima Korban Penembakan, Kemenlu Angkat Suara

BERITA VIRAL HARI INI
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyampaikan dukacita atas meninggalnya Penata Kanselerai Kedutaan Besar Republik Indonesia staf (KBRI) Lima korban penembakan , Zetro Leonardo Purba, di Lima, peru. Dalam beberapa hari terakhir, dunia diplomatik dikejutkan oleh insiden tragis yang menimpa salah satu staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru. Peristiwa penembakan ini tidak hanya menimbulkan duka mendalam, tetapi juga menyoroti urgensi perlindungan terhadap diplomat Indonesia di luar negeri. "Keluarga besar Kementerian Luar Negeri turut berbelasungkawa atas berpulangnya Zetro Leonardo Purba". Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait Staf KBRI Lima Korban Penembakan. Kronologi Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru Selasa malam (2/9), salah satu staf...
Tragis! 12 Pemuda di NTT Ditangkap atas Kasus Pemerkosaan Siswi 13 Tahun

Tragis! 12 Pemuda di NTT Ditangkap atas Kasus Pemerkosaan Siswi 13 Tahun

BERITA VIRAL HARI INI
Kasus kekerasan seksual kembali mengguncang Indonesia. Kali ini, kabar memilukan datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana 12 pemuda ditangkap karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang siswi berusia 13 tahun. Siswi berusia 13 tahun itu diperkosa secara bergilir oleh LKN (17), MNB (18), MADP (18), AAN (18), DPKN (24), DN (20), OJSL (23), VLF (19), FAYM (19), NPSB (18), SNB (25) dan PIN (21). "Para pelaku ini kita tangkap tanggal 19 Agustus 2025. Satu pelaku di antaranya menyerahkan diri tanggal 20 Agustus 2025," kata Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, kepada Kompas.com, Senin (25/8/2025). Kasus kekerasan seksual kembali mengguncang Indonesia. Kali ini, kabar memilukan datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana 12 pemuda ditangkap karena diduga melakukan...
Mulai Tahun 2026, Setiap Beli Gas Elpiji 3 Kg Wajib Pakai KTP, Apa Alasan Pemerintah?

Mulai Tahun 2026, Setiap Beli Gas Elpiji 3 Kg Wajib Pakai KTP, Apa Alasan Pemerintah?

BERITA VIRAL HARI INI
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan, mulai tahun 2026 setiap beli gas elpiji 3 Kg di seluruh Indonesia wajib pakai KTP. Menurut Bahlil, pembatasan pembelian gas LPG 3 kg wajib KTP ini dilakukan agar gas elpiji tepat sasaran. “Tahun depan iya (beli LPG pakai NIK),” kata Bahlil di istana negara, Senin (25/8/2025). Lebih lanjur Bahlil mengatakan, teknis detail terkait syarat pembelian gas melon masih diatur termasuk penggunaan KTP sebagai syaratnya. Dibawah ini POS VIRAL akan memberikan informasi terkait Setiap pembelian gas elpiji 3 kg wajib pakai KTP. Latar Belakang Kebijakan Wajib KTP untuk Elpiji 3 Kg Pemerintah akan memberlakukan kebijakan baru terkait Setiap Pembelian Gas Elpiji 3 Kg Wajib Pakai KTP mulai tahun 2026. Pembelian wajib menggunakan Kartu Tanda Penduduk (K...
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search