Jumat, Oktober 16POS VIRAL
Shadow

Tragis! Dua Bocah Tewas Tenggelam di Empang Bekas Galian Karawang, Satu Temannya Selamat

Lima anak bermain di empang bekas galian di Karawang, dua bocah tewas tenggelam sementara seorang anak perempuan selamat setelah mendapat pertolongan warga.

Tragis! Dua Bocah Tewas Tenggelam di Empang Bekas Galian Karawang, Satu Temannya Selamat

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB itu kembali mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua ketika anak bermain di sekitar lokasi yang memiliki risiko tinggi. POS VIRAL akan mengulas kronologi dua bocah yang tewas tenggelam di empang bekas galian di Karawang, sementara seorang temannya berhasil selamat.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Lima Anak Bermain, Tiga Memutuskan Turun ke Empang

Ipda Cep Wildan menjelaskan bahwa lima anak menghabiskan waktu bermain di sekitar empang bekas galian di Blok I Perum Puri Raya Residence, Desa Pasirjengkol, Kecamatan Majalaya.

Setelah beberapa saat, tiga anak memilih berenang di dalam empang. Sementara itu, dua anak lainnya tetap berada di daratan dan menyaksikan teman-temannya bermain air.

Tidak lama kemudian, warga mengetahui ada anak yang mengalami kesulitan di dalam empang. Mereka langsung berlari menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

>>>

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Kepanikan Pecah Saat Anak-Anak Tak Kunjung Muncul

Warga yang mengetahui insiden itu langsung bergegas menuju empang untuk memberikan pertolongan. Mereka berupaya mengevakuasi anak-anak yang berada di dalam air secepat mungkin.

Mereka lebih dulu menyelamatkan seorang anak perempuan berinisial ANP (8) sehingga kondisinya tetap selamat.

Setelah itu, warga terus mencari dua bocah laki-laki yang belum muncul ke permukaan. Mereka akhirnya menemukan RDP (7) dan AES (6) di dasar empang.

Warga kemudian membawa kedua korban ke Klinik Shafa Medika. Namun, tim medis menyatakan nyawa keduanya tidak dapat tertolong.

Baca Juga: Heboh! Satpol PP Aceh Barat Diduga Ambil Uang Pengemis Tunanetra, Bupati Langsung Buka Suara

Keluarga Menerima Kejadian sebagai Musibah

RDP dan AES merupakan warga Perum Puri Raya Residence, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang. Keluarga kemudian membawa jenazah keduanya ke Blora, Jawa Tengah, untuk dimakamkan.

Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Karena alasan itu, mereka memilih tidak mengajukan autopsi kepada pihak berwenang.

Keputusan tersebut juga mempermudah proses administrasi yang dilakukan kepolisian setelah seluruh pemeriksaan awal selesai.

Polisi Lakukan Pemeriksaan dan Olah TKP

Personel Polsek Majalaya bersama Tim Inafis Polres Karawang, BPBD Kabupaten Karawang, unsur Muspika, aparatur desa, dan Babinsa langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta mengumpulkan berbagai informasi untuk menyusun kronologi kejadian secara lengkap.

Seluruh tahapan pemeriksaan berjalan guna memastikan tidak ada unsur lain di balik insiden tersebut.

Polisi Ingatkan Orang Tua Lebih Waspada

Ipda Cep Wildan mengimbau para orang tua agar selalu mengawasi anak saat bermain, terutama di sekitar sungai, empang, kolam, maupun bekas galian yang tidak memiliki pengaman.

Menurutnya, anak-anak sering belum memahami bahaya yang ada di sekitar perairan. Karena itu, kehadiran orang tua atau orang dewasa menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan mereka.

Tragedi di Karawang ini menjadi pengingat bahwa pengawasan sederhana dapat mencegah kehilangan yang sangat besar. Orang tua sebaiknya memastikan anak bermain di tempat yang aman agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search