DPR melanjutkan pembahasan wacana perubahan status Bulog menjadi badan khusus yang berada langsung di bawah Presiden.
Komisi IV DPR masih mengkaji wacana peningkatan status Bulog menjadi badan khusus pangan di bawah Presiden. Pembahasan dilakukan melalui rapat penguatan Bulog yang digelar di Jakarta dan Yogyakarta pada Desember 2025. Ikuti terus informasi terbaru mengenai berita menarik dan yang paling terviral lainnya di POS VIRAL.
Status Bulog Masuk Tahap Penentuan
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa pembahasan peningkatan status Bulog menjadi badan khusus pangan di bawah Presiden masih terus berjalan di Komisi IV DPR RI.
Proses tersebut kini berada pada tahap penggodokan lanjutan setelah sejumlah rapat digelar. Termasuk pertemuan di Yogyakarta pada Desember lalu serta rapat lanjutan yang kembali dilakukan di Jakarta. Ahmad Rizal menegaskan bahwa pemerintah dan DPR membutuhkan waktu untuk memastikan keputusan yang diambil benar-benar matang dan berdampak positif bagi sistem pangan nasional.
Penguatan kelembagaan Bulog dinilai strategis karena menyangkut stabilitas harga, ketersediaan pangan, serta perlindungan bagi petani dan masyarakat. Ia pun meminta publik bersabar, seraya optimistis kepastian terkait status Bulog akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Bulog Diproyeksikan Jadi Pilar Utama
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal menegaskan harapannya agar Bulog kembali memegang peran strategis seperti pada masa lalu, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, Bulog tidak seharusnya terbatas hanya mengelola beras. Tetapi diperluas untuk menangani berbagai komoditas pangan penting demi menjamin kemandirian pangan nasional.
Penguatan peran Bulog dinilai krusial dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan. Mulai dari fluktuasi harga, ketergantungan impor, hingga perlindungan terhadap petani dalam negeri.
Dengan mandat yang lebih luas dan dukungan kelembagaan yang kuat, Bulog diharapkan mampu menjadi instrumen negara dalam menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan harga, serta memastikan akses pangan yang merata bagi masyarakat. Visi ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah untuk membangun sistem pangan nasional yang tangguh dan berdaulat.
Baca Juga: Tito Karnavian Temani Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Garoga di Tapanuli
Negara Didorong Kuasai Komoditas
Konsep kemandirian pangan, menurut Ahmad Rizal, menekankan pentingnya peran negara dalam mengendalikan penuh komoditas-komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup masyarakat.
Menilai, pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, telur. Hingga daging tidak boleh sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar atau pihak lain tanpa kontrol negara yang kuat.
Penguasaan negara atas komoditas strategis tersebut dianggap krusial untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan. Serta melindungi masyarakat dari gejolak pasar dan spekulasi.
Dengan kendali langsung, pemerintah dapat lebih cepat mengambil langkah intervensi saat terjadi krisis pangan atau lonjakan harga. Pandangan ini sekaligus memperkuat dorongan agar Bulog memiliki mandat yang lebih luas sebagai alat negara dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.
Bulog Siap Ikuti Keputusan DPR dan Pemerintah
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal menyatakan bahwa pihaknya kini menunggu keputusan resmi dari DPR, khususnya Komisi IV, terkait arah dan penguatan kelembagaan Bulog ke depan.
Menegaskan pembahasan tersebut tidak hanya berlangsung di parlemen, tetapi juga berjalan seiring dengan komunikasi dan koordinasi di tingkat pemerintah. Rizal menekankan kesiapan Bulog untuk menjalankan berbagai mandat yang nantinya ditetapkan, baik oleh pemerintah maupun DPR
Bulog, kata dia, siap menjadi mitra strategis Komisi IV dan Komisi VI DPR dalam menjalankan tugas-tugas yang berkaitan dengan pangan nasional. Sikap ini menunjukkan komitmen Bulog untuk beradaptasi dengan kebijakan baru, sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia sesuai arahan negara.
Ikuti terus informasi terlengkap mengenai berita-berita viral menarik dan terbaru lainnya hanya di seputaran POS VIRAL.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari Kompas Money
- Gambar Kedua dari SinPo.id
