Shadow

Viral Di Media Sosial, Wisatawan Dipalak Di Pantai Santolo

Setelah kasus emak-emak dihajar preman viral, kini wisatawan Pantai Santolo ramai diperbincangkan akibat dipungli petugas wisata lokal.

Viral Di Media Sosial, Wisatawan Dipalak Di Pantai Santolo

Sayangnya, bukan karena keindahan alamnya, melainkan ulah oknum yang mencoreng nama pariwisata. Setelah insiden pemukulan terhadap seorang ibu oleh preman, kini muncul kasus pungutan liar (pungli) yang menimpa wisatawan.

Berikut ini, POS VIRAL akan memginformasikan peristiwa memicu keprihatinan publik dan menuntut tindakan tegas dari pihak berwenang demi menjaga kenyamanan serta keamanan para pelancong.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Fenomena Pungutan Liar Yang Meresahkan

Seorang wisatawan membagikan pengalaman pahitnya di Pantai Santolo melalui akun TikTok @chacha_motor. Ia mengeluhkan praktik “getok” tarif yang dilakukan oleh oknum petugas, di mana dirinya dimintai uang masuk sebesar Rp30 ribu per motor tanpa karcis resmi. Parahnya, rekan korban yang berboncengan justru dimintai nominal berbeda, yakni Rp35 ribu.

Dalam unggahan viral tersebut, wisatawan asal Soreang ini juga mengungkap kondisi para penjaga gerbang yang tercium bau minuman keras. Kejadian ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai profesionalisme dan integritas petugas di salah satu destinasi wisata populer Garut. Video ini telah ditonton lebih dari 500 ribu kali dan memicu reaksi keras dari warganet.

Insiden ini bukan hanya merugikan wisatawan secara finansial, tetapi juga merusak citra pariwisata Pantai Santolo secara keseluruhan. Kepercayaan pengunjung menjadi taruhannya, dan jika dibiarkan, praktik semacam ini dapat membuat wisatawan enggan berkunjung. Kejadian ini terjadi pada 27 Desember 2025, menambah daftar panjang permasalahan di kawasan tersebut.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Tanggapan Cepat Pemerintah Daerah

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Garut, Budi Gangan, segera merespons viralnya video tersebut. Ia membenarkan bahwa pelaku pungli adalah bawahannya yang berstatus tenaga honorer. Budi memastikan telah mengambil tindakan tegas dengan mendisiplinkan pegawai tersebut dan melarangnya bertugas di pos tiket.

Budi Gangan menegaskan bahwa jika kasus serupa terulang kembali, oknum tersebut akan dikenai sanksi pemecatan. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Disbudpar Garut untuk tidak menoleransi praktik pungutan liar yang merugikan wisatawan. Langkah cepat ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan pariwisata di Santolo.

Di sisi lain, Camat Cikelet, Muhrom Suhandi, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Pemkab Garut sebenarnya telah menggratiskan tiket masuk Pantai Santolo untuk sementara waktu. Pernyataan ini semakin memperjelas bahwa pungutan yang dilakukan oleh oknum petugas adalah ilegal dan tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah.

Baca Juga: Tragedi di Tanjung Priok, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Mulut Berbusa

Kasus Kekerasan Yang Mendahului

Kasus Kekerasan Yang Mendahului

Sebelum kasus pungutan liar mencuat, Pantai Santolo juga dihebohkan dengan insiden pemukulan terhadap seorang ibu berinisial RA. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (28/12), di mana RA menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh seorang preman berinisial AY (35). Kejadian ini menambah daftar panjang masalah keamanan di kawasan tersebut.

Kedua insiden, baik pemukulan maupun pungutan liar, terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan. Hal ini mengindikasikan adanya masalah serius terkait pengawasan dan penegakan hukum di area wisata Pantai Santolo. Keamanan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama bagi pengelola dan pemerintah daerah.

Rentetan peristiwa negatif ini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan pengawasan di Pantai Santolo. Penting bagi pihak berwenang untuk memastikan bahwa semua petugas yang bertugas, baik yang resmi maupun yang honorer, memahami dan mematuhi aturan yang berlaku, serta tidak melakukan tindakan yang merugikan pengunjung.

Komitmen Untuk Pariwisata Yang Aman Dan Nyaman

Pemerintah Kabupaten Garut kini dihadapkan pada tugas berat untuk memulihkan citra Pantai Santolo. Selain penindakan tegas terhadap oknum pelaku, perlu ada langkah-langkah preventif yang lebih efektif untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Edukasi kepada petugas dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya pariwisata yang ramah pengunjung menjadi krusial.

Penguatan pengawasan dan patroli di area wisata juga harus ditingkatkan, terutama di titik-titik rawan. Hal ini termasuk pemasangan kamera pengawas dan penempatan petugas yang berintegritas untuk memastikan keamanan wisatawan. Transparansi informasi mengenai tarif masuk yang benar juga perlu dipublikasikan secara jelas di berbagai media.

​Dengan mengambil tindakan tegas dan melakukan perbaikan sistem secara menyeluruh, diharapkan Pantai Santolo dapat kembali menjadi destinasi wisata favorit yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua pengunjung.​ Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata sangat penting untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas.

Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di POS VIRAL agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari travel.detik.com
  • Gambar Kedua dari youtube.com
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search