Shadow

Viral! Pemuda Pengkritik Jalan Rusak Diduga Diintimidasi Keluarga Kepala Desa

Viral di media sosial, seorang pemuda pengkritik jalan rusak diduga mendapat intimidasi dari keluarga kepala desa, Publik bereaksi keras.

Pemuda Pengkritik Jalan Rusak Diduga Diintimidasi Keluarga Kepala Desa

Sebuah unggahan kritik soal jalan rusak mendadak berubah menjadi perbincangan nasional. Seorang pemuda mengaku mendapat intimidasi setelah berani menyuarakan keluhan warga.

Dugaan keterlibatan keluarga kepala desa pun memicu kemarahan publik. Apa yang sebenarnya terjadi di balik viralnya kasus ini? Simak fakta selengkapnya di POS VIRAL ini.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas
POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Viral Kritik Jalan Rusak Berujung Intimidasi

Sebuah video yang menampilkan dugaan intimidasi terhadap seorang pemuda di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial. Pemuda tersebut sebelumnya mengunggah kritik mengenai kondisi jalan desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.

Alih-alih mendapat respons pembangunan, kritik itu justru memicu tekanan dari pihak yang diduga merupakan keluarga kepala desa setempat. Video berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan suasana tegang ketika sang pemuda dikerumuni beberapa orang dewasa.

Nada bicara keras dan kalimat bernuansa merendahkan terdengar jelas, membuat warganet bereaksi keras. Peristiwa ini pun memunculkan kembali diskusi publik soal kebebasan berpendapat dan sikap antikritik pejabat di tingkat desa.

Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Holis Muhlisin: Kritik Demi Perbaikan Desa

Pemuda yang menjadi sorotan tersebut diketahui bernama Holis Muhlisin (31), warga Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Ia mengaku selama ini aktif menyuarakan kondisi desanya yang menurutnya jauh dari kata layak, khususnya terkait infrastruktur jalan.

Jalan rusak disebut menjadi hambatan utama aktivitas warga, mulai dari ekonomi hingga akses darurat. Holis menegaskan bahwa unggahan videonya tidak dilandasi keinginan untuk mencari popularitas.

Beberapa persoalan lain seperti longsor yang dibiarkan tanpa penanganan juga menjadi alasan kuat baginya untuk bersuara. Namun video itu baru dipublikasikan beberapa bulan kemudian setelah ia mempertimbangkan berbagai risiko dan dampak yang mungkin timbul.

Baca Juga: Viral! Kisah Pilu Karyawati Makassar, Dipaksa Layani Bos, Dan Direkam Istri!

Gelombang Reaksi Publik Dan Media Sosial

Gelombang Reaksi Publik Dan Media Sosial 700

Setelah diunggah ulang oleh sejumlah akun besar di TikTok dan Instagram, video intimidasi itu menyebar luas dan menuai kecaman. Banyak warganet menilai tindakan tersebut mencerminkan sikap antikritik yang tidak sejalan dengan prinsip demokrasi dan pelayanan publik.

Dukungan moral pun mengalir deras kepada Holis. Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana kritik warga, khususnya di daerah, masih kerap berhadapan dengan tekanan sosial maupun kekuasaan lokal.

Publik menilai bahwa media sosial kini menjadi alat penting bagi masyarakat untuk menyuarakan persoalan yang selama ini sulit didengar oleh pemangku kebijakan.

Pemerintah Daerah Turun Tangan

Respons cepat datang dari jajaran Pemerintah Kabupaten Garut hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyatakan kekecewaannya atas peristiwa tersebut.

Ia menegaskan bahwa setiap pemimpin harus siap menerima kritik dan masukan dari masyarakat. Sebagai langkah konkret, Inspektorat Kabupaten Garut telah dikerahkan untuk melakukan audit terhadap pemerintahan desa terkait.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan sekaligus memastikan tata kelola desa berjalan sesuai aturan. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya introspeksi diri bagi para pejabat, khususnya kepala desa.

Kasus ini menjadi pengingat kuat bahwa suara warga adalah bagian penting dari pembangunan, dan kritik bukanlah musuh, melainkan cermin bagi para pemimpin. Ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap mengenai berita-berita viral lainnya hanya di seputaran POS VIRAL.


Sumber Informasi Gambar

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search