Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari segera memberikan klarifikasi, menjelaskan bahwa makanan sebenarnya telah disiapkan sesuai prosedur (SOP) menggunakan ompreng.
Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menegaskan bahwa distribusi MBG tetap mengikuti SOP dan kualitas gizi makanan dijamin. Klarifikasi juga disampaikan Koordinator Kader Posyandu, Lusi, untuk meluruskan kesalahpahaman masyarakat. Berikut ini POS VIRAL , akan menjelaskan penjelasannya secara lengkap dan detail, Ayo simak terus!
Kronologi Kejadian MBG Berkantong Plastik
Peristiwa terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026, ketika SPPG Karyasari menyiapkan menu MBG untuk kelompok penerima manfaat 3B: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Seluruh makanan awalnya disiapkan dan didistribusikan menggunakan ompreng sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.
Namun, saat ompreng tiba di lokasi, ibu kader memindahkan makanan ke kantong plastik secara spontan karena cuaca hujan dan khawatir makanan basah atau tumpah. Setelah itu, makanan diberikan kepada penerima manfaat, sedangkan ompreng kosong dibawa kembali oleh sopir. Potongan kejadian ini kemudian tersebar di media sosial, menimbulkan persepsi negatif di kalangan masyarakat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Klarifikasi SPPG Karyasari
Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menegaskan bahwa pihaknya baru mengetahui pemindahan makanan ke plastik keesokan harinya setelah menerima laporan. Dimas menjelaskan bahwa tindakan pemindahan tersebut dilakukan secara spontan dan tidak termasuk prosedur resmi.
“Kami memastikan bahwa seluruh distribusi MBG tetap mengikuti SOP, dan kualitas gizi makanan tidak terganggu,” ujar Dimas dalam keterangan resmi. Ia juga menambahkan bahwa pihak SPPG telah mengundang ibu kader untuk komunikasi lebih lanjut guna memastikan pemahaman prosedur yang benar.
Baca Juga : Viral MBG Berkantong Plastik di Pandeglang, SPPG Karyasari Beri Klarifikasi
Penjelasan Koordinator Kader Posyandu
Koordinator Kader Posyandu Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Lusi, ikut memberikan klarifikasi. Lusi menjelaskan bahwa pemindahan makanan ke plastik dilakukan karena kondisi cuaca saat itu tidak memungkinkan.
“Keputusan memindahkan makanan bersifat spontan dan semata-mata untuk menjaga makanan tetap aman dari hujan. Kami berharap masyarakat memahami konteks kejadian dan tidak salah paham terhadap prosedur MBG” jelasnya. Lusi menekankan bahwa tujuan utama tetap memastikan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menerima makanan bergizi dengan aman.
Standar SOP MBG dan Kewajiban Keamanan Pangan
Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menekankan bahwa penyajian MBG wajib mengikuti SOP, termasuk penggunaan ompreng sebagai wadah distribusi. Hal ini untuk menjaga kualitas gizi dan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat.
Penggunaan kantong plastik secara spontan seharusnya tidak menggantikan prosedur resmi, namun dalam kasus ini dilakukan karena situasi mendesak. SPPG Karyasari menegaskan komitmennya untuk mematuhi SOP agar setiap penerima MBG mendapatkan makanan yang aman dan bergizi.
Dampak Viral Video dan Edukasi Masyarakat
Viralnya video MBG berkantong plastik menimbulkan perhatian masyarakat luas dan menjadi momentum edukasi bagi SPPG Karyasari. Pihak SPPG menggunakan kejadian ini untuk memberikan pemahaman lebih baik kepada kader dan masyarakat mengenai prosedur distribusi makanan bergizi. Selain itu, koordinasi internal dengan kader dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Edukasi ini menekankan pentingnya menjaga standar keamanan pangan, mengikuti SOP, dan tetap memastikan makanan bergizi sampai ke penerima manfaat, meskipun ada kendala cuaca atau situasi mendesak. Ikutin terus POS VIRAL,untuk informasi terbaru dan menarik lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar pertama dari CNN Indonesia
- Gambar Utama dari Detik Sumsel
