Shadow

Ngeri Tapi Nyata! Dokter Bedah Tertular Kanker Usai Operasi Pasien

Sebuah kisah viral di media sosial X menggegerkan jagat maya, mengungkap insiden langka seorang dokter bedah yang ‘tertular’ kanker dari pasiennya.

Ngeri Tapi Nyata! Dokter Bedah Tertular Kanker Usai Operasi Pasien

Kisah ini, yang bersumber dari jurnal The New England Journal of Medicine tahun 1996, sontak menarik perhatian publik. Banyak yang mempertanyakan bagaimana penyakit yang dikenal tidak menular ini bisa berpindah, memicu diskusi hangat tentang mekanisme penyebaran sel kanker yang jarang terjadi.

Temukan berita viral dan terkini yang menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Kasus Langka Yang Menggemparkan Dunia Medis

Seorang netizen membagikan kisah ini, menjelaskan bahwa seorang dokter bedah kanker terluka di tangannya saat operasi. Lima bulan kemudian, benjolan muncul di lokasi luka tersebut. ​Pemeriksaan genetik dan Human Leukocyte Antigen (HLA) menunjukkan tumor itu identik dengan tumor pasien, sebuah temuan yang mengejutkan.​

Kejadian ini dimulai ketika dokter bedah di Jerman mengalami pembengkakan berdiameter 3 cm di tangan kiri, tepatnya di pangkal jari tengah. Area ini merupakan bekas luka cedera yang dialaminya lima bulan sebelumnya, saat ia mengangkat tumor ganas di perut seorang pasien. Luka kecil saat operasi menjadi pintu masuk yang tak terduga.

Benjolan tersebut diangkat melalui pembedahan, dan analisis mengkonfirmasi bahwa massa itu adalah fibrous histiocytoma ganas. Jenis tumor ini sama persis dengan tumor yang diangkat oleh sang ahli bedah dari pasiennya. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai bagaimana sel kanker dapat berpindah dari satu individu ke individu lain.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Penjelasan Medis Di Balik ‘Penularan’ Kanker

Netizen lain mencoba meluruskan bahwa kanker tidak menular, melainkan ‘berpindah’. Konsep ‘sel kankernya sudah menyebar’ merujuk pada mekanisme di mana sel kanker lepas dari kumpulannya, masuk ke pembuluh darah, dan kemudian hinggap di tempat lain untuk berkembang biak. Inilah yang diyakini terjadi pada kasus dokter bedah tersebut.

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa dokter tersebut secara tidak sengaja memindahkan sebagian sel tumor ke tangannya sendiri. Sel-sel tersebut tidak hanya memiliki komposisi sel yang serupa, tetapi juga identik secara genetik dengan sel kanker pasien. Ini adalah bukti kuat adanya transmisi seluler langsung.

Saat operasi pengangkatan tumor perut, telapak tangan sang dokter terluka. Meskipun luka segera dibersihkan dan dibalut, munculnya tumor identik beberapa bulan kemudian menunjukkan bahwa sel-sel ganas dari pasien masih mampu berpindah dan tumbuh di tubuh dokter. Proses ini mengindikasikan adanya implantasi sel kanker.

Baca Juga: Viral Wanita Dandan Rapi Tapi Kamarnya Penuh Sampah dan Bau

Implikasi Dan Pencegahan Dalam Praktik Bedah

Implikasi Dan Pencegahan Dalam Praktik Bedah

Kasus ini menyoroti pentingnya protokol keamanan yang ketat dalam setiap prosedur bedah, terutama yang melibatkan penanganan tumor ganas. Bahkan luka kecil pun dapat menjadi jalur potensial bagi sel kanker untuk berpindah. Perlindungan diri yang optimal adalah kunci untuk meminimalkan risiko tersebut.

Penggunaan sarung tangan ganda dan pelindung diri lainnya menjadi sangat krusial. Insiden ini, meski sangat langka, mengingatkan komunitas medis akan potensi risiko tak terduga yang mungkin timbul selama operasi. Kesadaran akan kemungkinan ini dapat mendorong peningkatan standar keselamatan.

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa kasus seperti ini adalah anomali ekstrem dan tidak mengubah fakta bahwa kanker pada umumnya tidak menular melalui kontak biasa. Penularan sel kanker secara langsung seperti ini memerlukan kondisi spesifik yang sangat jarang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Kondisi Terkini Dokter Bedah Dan Pelajaran Penting

Setelah menjalani operasi pengangkatan tumor di tangannya, kondisi dokter bedah tersebut dilaporkan sehat. Bahkan setelah dua tahun berlalu, tidak ada tanda-tanda penyebaran atau kekambuhan tumor. Ini menunjukkan bahwa intervensi cepat dan tepat dapat mengatasi insiden langka semacam ini.

Kisah ini memberikan pelajaran berharga bagi seluruh tenaga medis, terutama ahli bedah onkologi. Kewaspadaan terhadap potensi risiko transmisi sel kanker, meskipun sangat kecil, harus selalu ada. Setiap prosedur harus dilakukan dengan kehati-hatian maksimal.

Pada akhirnya, kasus ini menggarisbawahi kompleksitas kanker dan interaksi tubuh manusia. Meskipun menyeramkan, kasus ini juga menunjukkan ketahanan tubuh dan keberhasilan penanganan medis ketika dihadapkan pada tantangan yang tidak biasa.

Selalu pantau berita terbaru seputar POS VIRAL dan info menarik lain yang membuka wawasan Anda.


sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari halodoc.com
  • Gambar Kedua dari life.indozone.id
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search