Video yang menampilkan oknum polisi diduga melakukan pungli di Cideng menjadi viral dan memicu heboh serta perhatian luas warganet.
Warganet heboh setelah melihat video dugaan pungli oknum Satlantas di media sosial. Video itu menampilkan petugas berseragam yang diduga meminta uang langsung dari pengendara mobil di Jalan Cideng arah Tomang, Jakarta. Peristiwa ini cepat menyebar dan memicu perbincangan serta spekulasi di kalangan warganet.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!
Video Viral Pungli di Cideng
Akun Instagram @jakartapusat.info mengunggah video dugaan pungli tersebut, menarik perhatian ribuan pengguna media sosial. Dalam rekaman, terlihat seorang anggota polisi lalu lintas mengenakan seragam lengkap dan helm dinas. Di lengan bajunya tertera tulisan “Polda Metro Jaya”, yang mengindikasikan instansi tempatnya bertugas.
Perekam video terdengar melontarkan narasi yang penuh empati terhadap pengendara mobil. “Woh bapak ini kasian orang lagi buru-buru lah pak, gak ada duit udah bokek, ngasih duit lagi haduh si bapak,” ucap perekam, menggambarkan situasi yang terekam. Narasi ini semakin menguatkan dugaan bahwa petugas melakukan pungutan tidak resmi.
Momen puncak dalam video tersebut adalah ketika pengemudi mobil menyerahkan sejumlah uang kepada petugas. Setelah membayar uang, pengendara kemudian dapat melanjutkan perjalanan mobilnya tanpa hambatan lebih lanjut. Adegan ini menjadi inti dari dugaan pungli yang membuat video tersebut viral dan menuai banyak reaksi negatif dari masyarakat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Klarifikasi Dari Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian segera mengklarifikasi situasi setelah video itu menimbulkan kehebohan. Selain itu, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Arry Setyo Utomo, menjelaskan bahwa peristiwa yang terekam dalam video viral itu bukan kejadian baru. Lebih lanjut, saat dikonfirmasi pada Minggu, 1 Februari 2026, Arry menegaskan bahwa video itu merupakan rekaman lama.
Pernyataan dari Kompol Arry ini memberikan sudut pandang berbeda terhadap insiden yang beredar. Informasi bahwa video tersebut adalah rekaman lama menunjukkan bahwa konteks waktu kejadian sangat penting dalam memahami kasus ini. Klarifikasi ini bertujuan untuk menenangkan masyarakat dan meluruskan informasi yang beredar.
Dengan adanya klarifikasi bahwa video tersebut adalah kejadian lama, persepsi publik dapat berubah. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa pihak berwenang mungkin sudah menindak atau memberikan sanksi kepada oknum yang terlibat jauh sebelum video itu menjadi viral.
Baca Juga:
Anggota Terlibat Telah Ditindaklanjuti
Selain itu, Kompol Arry Setyo Utomo menegaskan bahwa pihak kepolisian sudah menindak anggota Satlantas yang diduga terlibat dalam peristiwa pungli tersebut. Selain langkah itu, pihak berwenang, yaitu Bidpropam Polda Metro Jaya, juga telah mengambil tindakan tegas. “Anggotanya sudah dalam pemeriksaan Propam,” ungkap Arry, sekaligus menegaskan komitmen kepolisian untuk menjaga integritas institusi.
Sebenarnya, proses penanganan kasus ini sudah berjalan jauh sebelumnya. Selain itu, Arry menyatakan bahwa Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya segera menindak kasus ini setelah menyelesaikan pemeriksaan awal pada Januari 2026. Dengan demikian, tindakan ini menunjukkan bahwa kepolisian merespons dugaan pelanggaran anggotanya dengan cepat dan tepat.
Pertama, Propam dan Ditlantas Polda Metro Jaya menindak pelanggaran itu secara tegas untuk memberikan efek jera. Selain itu, institusi kepolisian juga membuktikan keseriusannya dengan menindak anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran, khususnya pungli yang meresahkan masyarakat.
Komitmen Pemberantasan Pungli
Kasus video viral dugaan pungli ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan internal dan transparansi dalam tubuh Polri. Masyarakat berharap aparat menindaklanjuti setiap laporan atau bukti pelanggaran dengan cepat dan profesional. Aparat harus terus menjaga komitmen memberantas pungli demi kepercayaan publik.
Pihak kepolisian terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan memastikan anggotanya bekerja sesuai prosedur. Bidpropam menjalankan mekanisme pengaduan dan tindak lanjut untuk menjaga citra positif kepolisian. Pihak berwenang meminta masyarakat melaporkan setiap kali menemukan praktik serupa.
Selain itu, aparat menindak tegas oknum yang terbukti melakukan pungli agar kasus serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang tertib, adil, dan bebas dari praktik ilegal yang merugikan masyarakat.
Simak terus dan jangan sampai terlewatkan beragam informasi terlengkap seputar berita viral terkini, hanya di POS VIRAL, sumber informasi update paling hangat!
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.okezone.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com
