Jumat, Februari 6POS VIRAL
Shadow

Terungkap! Barang Bukti Kasus Pandji Hanya Potongan Klip dari TikTok

Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono mengungkap fakta baru terkait barang bukti kasusnya video yang ditunjukkan penyidik ternyata hanya potongan klip di TikTok.

Kasus Pandji Hanya Potongan Klip dari TikTok

Tayangan penuh pertunjukan Mens Rea di Netflix, Penasihat hukum Pandji menegaskan alat bukti ini tidak memberikan gambaran utuh dan masih perlu klarifikasi lebih lanjut. Pandji berharap proses penyidikan berjalan objektif dan fakta sebenarnya dapat dipahami, agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait substansi pertunjukan dan konten yang dipersoalkan publik.

Simak dibawah ini POS VIRAL akan membahas berita viral dan terbaru lainnya yang sedang viral yang akan menambah wawasan Anda.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Alat Bukti Kasus Pandji Bukan Netflix, Hanya Potongan Video

Penasihat hukum komika Pandji Pragiwaksono, Haris Azhar, mengungkapkan bahwa penyidik menunjukkan kepada kliennya potongan atau klip video pertunjukan Mens Rea, yang bukan berasal dari platform Netflix. Haris menyampaikan pernyataan ini usai mendampingi Pandji menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jumat (6/2/2026).

Haris mengatakan bahwa penyidik menunjukkan kepada Pandji potongan video yang beredar di media sosial, termasuk tautan dari akun TikTok, bukan tayangan penuh berdurasi lebih dari dua jam. “Bukan video utuh yang dua jam lebih dan bukan dari Netflix. Haris menjelaskan kepada wartawan bahwa penyidik juga menunjukkan kepada Pandji link dari akun TikTok.

Namun, pihaknya tidak mendapat kepastian mengenai asal-usul video tersebut. Haris menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima informasi apakah alat bukti itu berasal dari para pelapor atau sumber lain. “Kami tidak punya keyakinan untuk membuat pernyataan bahwa alat bukti itu datang dari pelapor atau bukan,” ucapnya.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Durasi dan Lokasi Perkara Jadi Pertanyaan

Haris juga mengungkapkan keheranannya terkait locus dan tempus perkara yang disampaikan penyidik. Penyidik menuliskan bahwa kejadian berlangsung di wilayah Kelurahan Gelora, yang diduga berada di kawasan Senayan, Jakarta. Mereka menetapkan rentang waktu dugaan perkara cukup panjang, yakni dari 30 Agustus hingga 7 Januari, meski pertunjukan hanya berlangsung satu hari dan panitia membongkar panggung keesokan harinya.

“Dugaan saya, nanti di mobil saya pulang saya mau ngecek itu di maps, tapi maksudnya zonanya si tempat kegiatan di Senayan. Durasi waktunya 30 Agustus sampai 7 Januari. Saya kurang paham, tapi saya biarkan saja,” kata Haris.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang penetapan rentang waktu dalam laporan polisi dan apakah pihak penyidik memasukkan periode distribusi video yang beredar di media sosial sebagai bagian dari durasi perkara. Pandji dan kuasa hukumnya berencana menelaah hal ini lebih detail untuk menyesuaikan fakta dengan kronologi sebenarnya.

Baca Juga: Heboh! Pandji Pragiwaksono Dipanggil Polisi Gara-Gara Stand-Up ‘Mens Rea’

Pandji Klarifikasi Konten Pertunjukan Mens Rea

Pandji Klarifikasi Konten Pertunjukan Mens Rea

Selain itu, Haris mempertanyakan apakah penyidik menyoroti pertunjukan langsung atau publikasi videonya sebagai peristiwa yang dipersoalkan. Pertanyaan ini penting karena penyidik mengklarifikasi pasal-pasal terkait, mulai dari dugaan penistaan hingga penyebarluasan materi pertunjukan.

Pandji berharap penyidik dapat membantu memberikan klarifikasi atau meluruskan persangkaan buruk yang beredar. Haris menegaskan bahwa klarifikasi tersebut penting untuk memastikan tidak terjadi kesalahpahaman terkait substansi pertunjukan Mens Rea.

Ia menambahkan, pihaknya terbuka untuk memberikan penjelasan tambahan mengenai konten pertunjukan agar penyidikan berjalan transparan dan adil. Mereka bertujuan agar aparat penegak hukum dan publik memahami fakta serta konteks pertunjukan secara tepat.

Pandji dan Tim Hukum Siap Kooperatif

Pandji Pragiwaksono bersama tim hukumnya menunjukkan sikap kooperatif selama pemeriksaan. Ia siap memberikan klarifikasi terkait materi pertunjukan dan menyampaikan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Haris menegaskan bahwa tujuan mereka bukan menghindari proses hukum, tetapi memastikan proses penyidikan berjalan objektif. Pandji ingin memastikan tidak ada kesalahan tafsir terhadap konten pertunjukan yang mungkin tersebar di media sosial.

Mereka berkoordinasi secara terbuka dengan penyidik, termasuk membahas sumber alat bukti, durasi perkara, dan konteks penyebaran video. Haris berharap klarifikasi ini dapat membantu aparat memahami perbedaan antara pertunjukan langsung dan distribusi konten secara daring. Luangkan waktu Anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di POS VIRAL.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar pertama dari liputan6.com
  2. Gambar Utama dari merdeka.com
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search