Deli Serdang geger setelah sebuah warung grosir milik warga nyaris dibakar oleh diduga oknum ormas, memicu kepanikan warga sekitar.
Kejadian mencekam melanda Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ketika seorang pria diduga anggota ormas berusaha membakar warung warga. Insiden ini viral di media sosial setelah video aksi ancaman tersebut menyebar luas. Pemilik warung menolak pungutan liar Rp 250 ribu, memicu amarah pelaku yang menyemprotkan cairan diduga bensin.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!
Kronologi Kejadian Yang Menggemparkan
Pada Minggu (12/4/2026), dua pria mendatangi warung grosir milik Ibrahim di Jalan Medan–Binjai, Simpang Paya Geli. Salah satu pelaku kemudian menyemprotkan cairan dari botol sambil mengancam akan membakar warung. Aksi tersebut diduga dipicu penolakan setoran uang selama lima bulan.
Pelaku kemudian berupaya menyalakan korek api yang tergantung di warung tersebut. Rekannya sempat berusaha menghentikan, namun terjadi cekcok dengan pemilik warung. Warga sekitar segera melerai dan mencegah api yang hampir tersulut.
Video berdurasi singkat itu kemudian cepat menyebar di media sosial pada Senin (13/4/2026). Dalam narasi unggahan disebutkan pelaku mengaku berasal dari SPSI dan melakukan pungutan liar. Peristiwa tersebut menimbulkan keresahan di kalangan pedagang lokal.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Respons Cepat Pihak Kepolisian
Kapolsek Sunggal, Kompol Yunus Tarigan, membenarkan adanya kejadian yang sempat viral tersebut. Tim piket opsnal segera mendatangi lokasi dan melakukan verifikasi di kedai grosir milik Pak Ibrahim. Setelah itu, polisi langsung melakukan penyelidikan resmi.
Polisi saat ini berfokus mencari terduga pelaku yang menyandang julukan ‘bang jago’. Kompol Yunus menyatakan bahwa pelaku masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Polisi turut mendukung upaya ini dengan memeriksa saksi serta menganalisis bukti video untuk mempercepat penangkapan.
Koordinasi antarunit kepolisian terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi konflik lanjutan. Polri menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan warga dari tindakan premanisme. Polri juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila melihat keberadaan pelaku.
Baca Juga: Astaga! Percakapan Tersembunyi Mahasiswa FH UI Viral, Dugaan Pelecehan Bikin Jijik!
Dampak dan Ancaman Pungli Bagi Pedagang
Korban Ibrahim selamat dari bencana, namun masih mengalami trauma psikologis. Warung grosir miliknya yang menjadi sumber penghidupan hampir hangus terbakar, sehingga mengancam keberlangsungan ekonomi keluarga. Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang lain akan menjadi sasaran serupa.
Oknum tertentu diduga melakukan pungutan liar sebesar Rp250 ribu untuk lima bulan yang mencerminkan pola eksploitasi terhadap pelaku UMKM. Praktik ini merugikan ekonomi lokal sekaligus menciptakan iklim usaha yang penuh ketakutan. Akibatnya, banyak pedagang menjadi enggan menjalankan usaha secara bebas.
Warga Simpang Paya Geli kini meningkatkan kewaspadaan setelah kejadian tersebut. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting dalam upaya melawan praktik pungli di lingkungan sekitar. Dukungan komunitas pun menguat bagi korban, termasuk bantuan moril dari para tetangga.
Upaya Pencegahan dan Harapan ke Depan
Polisi meningkatkan patroli di kawasan rawan, termasuk Jalan Medan–Binjai. Pemerintah juga memperkuat upaya sosialisasi anti-pungli kepada para pedagang. Selain itu, pemerintah mengharapkan kolaborasi dengan ormas resmi dapat mencegah penyalahgunaan nama baik.
Masyarakat meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap organisasi masyarakat. Program pelatihan pengaduan cepat bagi warga menjadi prioritas untuk mempercepat respons laporan. Langkah ini bertujuan melindungi ekonomi rakyat dari praktik premanisme.
Masyarakat berharap polisi segera menangkap para pelaku dan hakim menjatuhkan hukuman tegas kepada mereka. Peristiwa ini menjadi momentum untuk memperbaiki keamanan di Deli Serdang. Dengan semangat gotong royong, kita berharap kawasan ini menjadi lebih aman dan sejahtera.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari detik.com
Gambar Kedua dari medan.kompas.com