Video pemotor membawa celurit di Underpass Simpang Joglo Solo viral di media sosial, polisi langsung menindaklanjuti laporan warga.
Video berdurasi sekitar 25 detik memperlihatkan sejumlah orang mengendarai sepeda motor secara beriringan di kawasan Underpass Simpang Joglo, Solo, Jawa Tengah. Beberapa orang dalam rombongan tersebut terlihat membawa senjata tajam jenis celurit.
Aksi itu kemudian ramai dibicarakan setelah akun Instagram @icws_infocegatanwilayahsragen mengunggah rekaman tersebut. Dalam video, seorang penumpang terlihat mengangkat celurit ke udara saat motor melaju pada malam hari. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.
Video Pemotor Bawa Celurit Viral di Media Sosial
Rekaman yang beredar menunjukkan beberapa pemotor berboncengan dan bergerak dalam satu rombongan. Salah satu penumpang membawa celurit berukuran kecil, sedangkan orang lain di bagian depan mengangkat celurit yang terlihat lebih panjang.
Celurit kecil yang dibawa salah satu orang bahkan tampak digesekkan ke permukaan jalan. Gerakan tersebut menimbulkan percikan api dan membuat aksi dalam video terlihat semakin mencolok.
Orang lain yang berada dalam rombongan juga tampak merekam kejadian menggunakan ponsel. Ia kemudian mengepalkan tangan ke arah orang yang membawa celurit.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pengunggah Sebut Sudah Melapor ke Polisi
Dalam unggahannya, akun tersebut menyertakan informasi dari pengirim video. Pengirim mengaku mengenal salah satu orang yang diduga berada dalam rombongan dan menyebut kawasan Gemolong serta Mondokan.
Pengirim juga mengaku sudah menyampaikan laporan kepada pihak kepolisian. Namun, informasi mengenai identitas orang-orang dalam video belum mendapat kepastian dari polisi karena proses penyelidikan masih berjalan.
Unggahan itu turut menyebut dugaan bahwa para pelaku berasal dari wilayah Sragen. Meski begitu, pihak kepolisian masih perlu memeriksa fakta di lapangan sebelum memastikan asal maupun identitas mereka.
Baca Juga: Bansos Dicoret Bikin Wanita di Makassar Ngamuk, Pengakuannya Bikin Geger
Polresta Solo Langsung Respons Video Viral
Video tersebut mendapat perhatian dari akun Instagram resmi Polresta Solo. Akun @polrestasurakarta memberikan komentar dengan menandai akun Resmob Polresta Solo dan meminta tim bergerak menindaklanjuti informasi tersebut.
Kasihumas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani kemudian membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait aksi sejumlah orang yang membawa celurit di kawasan Simpang Joglo.
Lingga menyampaikan bahwa masyarakat sudah melaporkan kejadian tersebut pada Kamis (24/9/2026). Setelah menerima laporan, kepolisian meneruskan informasi itu kepada tim Resmob untuk melakukan pengecekan.
Resmob Polresta Solo Mulai Lakukan Penyelidikan
Tim Resmob Polresta Solo kini memantau informasi yang beredar. Polisi belum menyampaikan waktu pasti ketika aksi tersebut terjadi karena petugas masih mengumpulkan keterangan dan mencocokkan informasi dari video.
Lingga mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Polisi juga meminta waktu untuk menindaklanjuti laporan tersebut sebelum memberikan informasi lebih jauh mengenai perkembangan kasus.
Langkah ini penting untuk memastikan lokasi, waktu, serta identitas orang-orang yang muncul dalam rekaman. Polisi juga perlu mencocokkan video dengan kondisi di lapangan agar penyelidikan tidak hanya bergantung pada informasi dari media sosial.
Polisi Masih Telusuri Identitas dalam Video
Sampai saat ini, Polresta Solo belum mengumumkan identitas orang yang terlihat membawa celurit dalam video. Polisi juga belum memastikan apakah seluruh orang yang terekam memiliki keterkaitan dengan satu kejadian tertentu.
Penyelidikan Resmob akan menjadi bagian penting untuk mengungkap kronologi sebenarnya. Petugas dapat menelusuri rekaman, keterangan masyarakat, serta informasi lain yang berkaitan dengan lokasi kejadian.
Viralnya video tersebut membuat perhatian publik tertuju pada keamanan kawasan Underpass Simpang Joglo. Sementara itu, masyarakat diminta menunggu hasil penyelidikan kepolisian agar informasi mengenai kejadian tersebut tidak berkembang menjadi kabar yang belum terverifikasi.