Pengunjung salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dibuat terkejut oleh kemunculan sebuah poster bermuatan asusila.
Poster tersebut menampilkan foto seorang perempuan disertai tulisan bernada penghinaan dan tuduhan terkait aktivitas Open BO. Tidak butuh waktu lama, kejadian itu menjadi perbincangan setelah videonya tersebar luas di media sosial. Peristiwa ini juga memunculkan perhatian terhadap penyebaran foto pribadi di ruang publik.
Yuk, kunjungi POS VIRAL untuk mendapatkan update berita viral, peristiwa terkini, kabar unik, hingga berbagai kejadian menarik yang sedang menjadi sorotan masyarakat.
Poster Asusila Mendadak Muncul di Area Mal
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Seseorang menempelkan sebuah poster pada pilar di salah satu area pusat perbelanjaan di Gresik.
Poster itu memuat beberapa foto seorang perempuan tanpa busana serta tulisan yang menyerang kehormatannya. Pemberitaan hanya menyebut identitas perempuan tersebut melalui inisial ZR.
Sebuah rekaman berdurasi sekitar 12 detik memperlihatkan poster yang menempel di lokasi. Setelah itu, seseorang menyebarkan video tersebut melalui grup WhatsApp dan berbagai media sosial hingga menarik perhatian warganet.
Seorang Perempuan Diduga Terlibat Pemasangan Poster
Dalam video yang beredar, seorang perempuan terlihat mendatangi gerai penjualan smartphone yang lokasinya tidak jauh dari tempat pemasangan poster. Perempuan itu kemudian terlibat adu mulut dengan seseorang.
Berdasarkan informasi awal, perempuan tersebut diduga memasang poster itu. Namun, pihak terkait masih perlu menelusuri identitas dan memastikan keterlibatannya sebelum menarik kesimpulan.
Selain itu, muncul dugaan bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan persoalan pribadi dan isu perselingkuhan. Meski begitu, masyarakat belum memiliki bukti yang cukup untuk menganggap dugaan tersebut sebagai fakta.
Baca Juga: Ngeri! Insiden di Air Terjun Robo Berujung Maut, Wanita Ditemukan Tak Bernyawa
Petugas Keamanan Bergerak Cepat Menurunkan Poster
General Manager mal, Andiyanto Vino, membenarkan adanya pemasangan poster bermuatan asusila di area pusat perbelanjaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugas keamanan segera mengambil tindakan setelah mengetahui kejadian itu.
Menurut Vino, poster berhasil diturunkan dalam waktu kurang dari satu menit. Selain mencopotnya, pihak pengelola juga mengamankan poster tersebut untuk dijadikan barang bukti.
Saat petugas melakukan pengecekan, poster sudah tidak terlihat di lokasi. Namun, rekaman kejadian telanjur tersebar dan menjadi perhatian masyarakat.
Pengelola Mal Telusuri Pihak yang Bertanggung Jawab
Setelah kejadian tersebut, manajemen mal langsung mencari tahu identitas orang yang membawa dan menempelkan poster. Langkah ini mereka ambil untuk menjaga kenyamanan pengunjung serta memastikan area pusat perbelanjaan tetap aman dan tertib.
Selain itu, pengelola menegaskan bahwa mereka berfokus menangani tindakan pemasangan poster di area mal. Mereka tidak ingin mencampuri persoalan pribadi yang kemungkinan melatarbelakangi kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penyebaran foto pribadi tanpa persetujuan bisa merugikan seseorang. Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya tidak ikut membagikan konten tersebut. Pastikan kebenaran informasi dan pahami konteksnya sebelum menyebarkan sesuatu ke media sosial.
Kesimpulan
Viralnya poster bermuatan asusila di salah satu mal Gresik menjadi perhatian karena melibatkan penyebaran foto pribadi dan tuduhan yang belum terbukti. Petugas keamanan telah menurunkan serta mengamankan poster tersebut, sementara manajemen menelusuri pihak yang bertanggung jawab. Di tengah ramainya perbincangan di media sosial, masyarakat perlu lebih bijak dan tidak ikut menyebarkan konten yang berpotensi mempermalukan atau merugikan orang lain.
Kunjungi POS VIRAL sekarang juga dan jadilah yang paling update dengan berbagai berita terbaru.