Kesaksian Jokowi di sidang perkara ijazah menyita perhatian publik setelah ia mengungkap rasa sakit hati terkait makam orang tuanya di tengah polemik.
Persoalan dugaan ijazah palsu yang melibatkan sejumlah pihak kembali menghadirkan cerita emosional di ruang sidang. Kali ini, perhatian tertuju pada pengakuan Joko Widodo yang merasa persoalan tersebut sudah menyentuh ranah keluarga, terutama setelah makam orang tuanya ikut menjadi bagian dari polemik. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.
Jokowi Ceritakan Kedatangan Rombongan ke Makam Orang Tua
Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 5 November 2026, Jokowi hadir sebagai saksi dalam perkara yang melibatkan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.
Di hadapan majelis hakim, Jokowi menceritakan bahwa sejumlah pihak sebelumnya mendatangi Universitas Gadjah Mada (UGM), kemudian kediamannya di Solo, hingga makam orang tuanya. Ia mengaku sangat terluka ketika rombongan tersebut mendatangi makam keluarganya.
Menurut keterangannya, peristiwa itu menjadi salah satu pengalaman paling menyakitkan selama polemik ijazah berlangsung.
Nama Sudjiatmi Notomiharjo Ikut Terseret
Jokowi juga menyinggung pernyataan yang mempertanyakan hubungan darah antara dirinya dan mendiang Sudjiatmi Notomiharjo. Ia menegaskan bahwa Sudjiatmi merupakan ibu kandung yang merawat dan membesarkannya sejak bayi.
Dengan nada emosional, Jokowi menceritakan perjuangan ibunya dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan menyekolahkannya meski kondisi ekonomi mereka dahulu tidak mudah.
Bagi Jokowi, persoalan tersebut bukan lagi sekadar perdebatan mengenai dokumen pendidikan. Ia merasa pernyataan yang menyeret identitas ibunya telah menyentuh kehormatan keluarga.
Baca Juga: 20.980 Prajurit TNI AL Disiagakan! Jakarta dalam Pengawasan Ketat, Ada Apa?
Kesaksian Jokowi Berlangsung di Hadapan Majelis Hakim
Persidangan tersebut menjadi bagian dari proses hukum atas perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu. Jaksa menghadirkan Jokowi untuk memberikan keterangan mengenai berbagai peristiwa yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menjelaskan sejumlah pengalaman yang menurutnya berkaitan dengan tindakan para pihak yang ia persoalkan. Seluruh keterangan tersebut menjadi bagian dari materi pemeriksaan di persidangan.
Polemik Ijazah Kembali Menjadi Perhatian Publik
Perkara ini memperlihatkan bagaimana polemik mengenai dokumen pendidikan dapat berkembang hingga menyentuh persoalan pribadi dan keluarga. Kesaksian Jokowi pun memunculkan perhatian terhadap batas antara kebebasan menyampaikan pendapat dan tanggung jawab atas pernyataan di ruang publik.
Proses hukum selanjutnya akan menjadi ruang bagi majelis hakim untuk menilai keterangan para pihak dan bukti yang mereka ajukan. Masyarakat pun dapat mengikuti perkembangan perkara ini dengan tetap memperhatikan fakta persidangan serta menghormati proses hukum yang berjalan.
Ikuti terus berbagai perkembangan berita dan peristiwa yang sedang menjadi perbincangan publik bersama POS VIRAL. Temukan informasi terkini seputar politik, hukum, tokoh nasional, hingga kejadian menarik lainnya. Jangan sampai ketinggalan cerita di balik berita yang ramai diperbincangkan masyarakat!