Jumat, September 25POS VIRAL
Shadow

ASN PPPK Bandung Barat Mendadak Viral, Live TikTok Singgung Fee Proyek

ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat, Indah Yusuvia Pratama, menjadi sorotan setelah live TikTok saat jam kerja dan menyinggung istilah fee proyek.

ASN PPPK Bandung Barat Mendadak Viral, Live TikTok Singgung Fee Proyek

Video itu kemudian menyebar di media sosial. Perhatian publik tertuju pada ucapan Indah yang menyebut istilah “fee proyek” dalam siaran tersebut. Kemunculan istilah itu memicu pertanyaan dari masyarakat mengenai konteks pembicaraan yang berlangsung dalam live TikTok tersebut. POS VIRAL akan mengulas sorotan terhadap ASN PPPK Bandung Barat yang viral setelah melakukan live TikTok saat jam kerja dan menyinggung istilah “fee proyek”.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Video Live TikTok Indah Menyebar di Media Sosial

Indah menjalankan siaran langsung melalui TikTok saat berada di lingkungan tempat kerjanya. Aktivitas tersebut langsung menjadi perhatian setelah potongan videonya beredar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, Indah terdengar menyinggung istilah “fee proyek”. Potongan percakapan itu kemudian memunculkan berbagai tanggapan warganet. Namun, pihak DPUTR Bandung Barat masih perlu melihat konteks lengkap siaran tersebut untuk memastikan maksud dari pernyataan yang muncul.

Kasus ini juga menarik perhatian karena Indah melakukan live TikTok ketika jam kerja. Kondisi tersebut menjadi salah satu poin yang kemudian masuk dalam proses klarifikasi internal DPUTR Bandung Barat.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Indah Akui Live Saat Jam Kerja

Setelah video tersebut ramai, Indah memberikan klarifikasi melalui video yang ia unggah di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 9 Agustus 2026. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permintaan maaf kepada pihak yang merasa terganggu maupun tersinggung.

Indah juga mengakui bahwa dirinya melakukan siaran langsung TikTok ketika berada di tempat kerja dan masih dalam jam kerja. Ia menyampaikan penyesalan atas tindakan serta ucapan yang muncul dalam video tersebut.

Selain mengakui aktivitas live, Indah mengatakan dirinya memberikan keterangan yang tidak benar kepada pimpinan ketika mendapat pertanyaan mengenai waktu pelaksanaan siaran langsung tersebut.

“Saya memohon maaf serta sangat menyesali perbuatan dan ucapan saya yang memicu kesalahpahaman,” kata Indah dalam video klarifikasinya.

Baca Juga: Jukir Liar Tambora Nekat Ajak Duel Pemotor, Ternyata Positif Narkoba

DPUTR Bandung Barat Panggil dan Tegur Indah

Pelaksana Tugas Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Barat, Fauzan Azima, membenarkan pihaknya telah memanggil Indah setelah video tersebut beredar. Pimpinan meminta Indah menjelaskan maksud dan konteks siaran langsung yang menjadi perhatian publik.

Fauzan mengatakan pihaknya sudah memberikan teguran kepada Indah. Menurutnya, DPUTR masih mengevaluasi persoalan tersebut sebelum menentukan langkah berikutnya.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil dan kami klarifikasi maksud serta tujuannya,” ujar Fauzan.

DPUTR juga mempertimbangkan sejumlah opsi terkait penanganan kasus tersebut. Salah satunya berupa perubahan penugasan apabila hasil evaluasi menunjukkan perlunya tindakan lebih lanjut.

Ucapan soal Fee Proyek Jadi Sorotan

Penyebutan istilah “fee proyek” menjadi salah satu bagian yang paling banyak mendapat perhatian dari masyarakat. Istilah tersebut muncul dalam video yang beredar dan kemudian memicu berbagai dugaan di kalangan warganet.

Meski begitu, publik perlu menunggu hasil klarifikasi resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai maksud ucapan tersebut. DPUTR Bandung Barat juga masih mendalami konteks pembicaraan agar tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan potongan video.

Fauzan menegaskan bahwa proses klarifikasi bertujuan mengetahui maksud tindakan dan pernyataan Indah secara menyeluruh. Pihaknya akan melihat fakta yang ada sebelum menentukan sanksi berikutnya.

DPUTR Masih Evaluasi Sanksi Berikutnya

Kasus ini belum berhenti pada teguran. DPUTR Bandung Barat masih melakukan evaluasi terhadap tindakan Indah, termasuk aktivitas live TikTok saat jam kerja dan keterangan yang ia sampaikan kepada pimpinan.

Fauzan menyebut pihaknya dapat mempertimbangkan perubahan penugasan sebagai salah satu bentuk tindak lanjut. Namun, keputusan tersebut tetap menunggu hasil evaluasi secara keseluruhan.

Di sisi lain, permintaan maaf Indah menjadi bagian dari proses klarifikasi yang berlangsung setelah video tersebut viral. Ia mengakui kesalahan dan menyatakan penyesalan atas tindakan serta ucapannya.

Perkembangan kasus ini kini menunggu keputusan DPUTR Bandung Barat. Publik juga masih menanti penjelasan lebih lengkap mengenai konteks ucapan “fee proyek” yang muncul dalam siaran langsung tersebut.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search