Heboh! Dua pegawai RSUD terekam mesum di tempat kerja, Video CCTV viral, manajemen rumah sakit ambil langkah tegas segera.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi sorotan publik setelah dua pegawainya tertangkap CCTV sedang berbuat mesum di tempat kerja. Video yang viral ini memicu kehebohan dan pertanyaan mengenai profesionalisme pegawai di lingkungan rumah sakit.
Pihak manajemen langsung menindaklanjuti kasus ini dengan membebastugaskan sementara kedua oknum, sambil melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar tindakan serupa tidak terulang dan reputasi rumah sakit tetap terjaga. Tetap simak di POS VIRAL.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus Geger
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus tengah menjadi sorotan publik setelah dua pegawainya terekam melakukan perbuatan mesum di tempat kerja. Video aksi keduanya viral di media sosial, menimbulkan kehebohan dan pertanyaan soal profesionalisme pegawai di lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD, Abdul Hakam, mengungkapkan pihak rumah sakit segera mengambil langkah tegas untuk menangani kasus ini. Menurut Abdul Hakam, kedua pegawai tersebut telah dibebastugaskan sementara guna mempermudah proses pemeriksaan.
Langkah ini bertujuan agar pemeriksaan lebih efektif dan pihak rumah sakit dapat mengumpulkan bukti secara optimal tanpa gangguan dari yang bersangkutan. Keputusan ini diambil untuk menjaga kredibilitas rumah sakit sekaligus memberikan ruang bagi proses hukum berjalan lancar.
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Kronologi Dan Tindakan Rumah Sakit
Video mesum yang menampilkan dua oknum pegawai RSUD itu pertama kali tersebar melalui media sosial, sehingga cepat menjadi viral dan menarik perhatian publik. Menanggapi hal ini, pihak manajemen melakukan pemeriksaan internal dengan melibatkan tim khusus untuk memastikan fakta dan mengumpulkan bukti.
Abdul Hakam menegaskan, Kita melakukan pemeriksaan beberapa teman dan oknum yang terduga. Hasilnya akan disampaikan oleh tim pemeriksa, yang jelas dua oknum sudah dibebastugaskan.
Pemeriksaan ini nantinya hasilnya akan diserahkan ke Inspektorat Kabupaten Kudus sebagai dasar untuk menentukan sanksi lebih lanjut.
Baca Juga: Polri Bekuk 20 Tersangka Judi Online Internasional, Termasuk Lansia
Dampak Dan Langkah Preventif
Direktur RSUD menekankan bahwa video yang viral ini menimbulkan ketidaknyamanan di internal rumah sakit. Aksi tak senonoh pegawai tersebut dapat merusak citra institusi dan berdampak pada pelayanan pasien.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan internal, disiplin pegawai, dan penegakan etika kerja di lingkungan rumah sakit. Langkah preventif yang ditempuh rumah sakit mencakup pembebastugasan sementara, pemeriksaan mendalam, dan evaluasi prosedur kerja agar kasus serupa tidak terulang.
Pihak rumah sakit juga menegaskan akan meningkatkan edukasi etika dan tata tertib pegawai, serta memperkuat pengawasan internal.
Prospek Sanksi Dan Evaluasi
Mengenai sanksi bagi kedua pegawai, Abdul Hakam menyampaikan bahwa keputusan akan ditentukan setelah tim pemeriksa menyelesaikan evaluasi lengkap. Untuk sanksi apa yang akan diberikan, sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukan tim pemeriksa, ujarnya.
Hal ini menunjukkan prosedur hukum internal dijalankan secara profesional dan adil. Kasus ini menjadi sorotan bagi masyarakat dan instansi kesehatan lainnya, menunjukkan pentingnya kedisiplinan pegawai, etika profesional, serta pengawasan yang ketat.
RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus berharap proses ini menjadi pelajaran berharga untuk menjaga nama baik rumah sakit dan memberikan pelayanan yang aman serta nyaman bagi pasien. Ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap mengenai berita-berita viral lainnya hanya di seputaran POS VIRAL.
Sumber Informasi Gambar
- Gambar Pertama dari kompas.tv
- Gambar Kedua dari detik.com
