Hoaks mengenai listrik dan ATM yang dikabarkan akan mati selama tujuh hari viral di masyarakat, menimbulkan kepanikan tanpa dasar.
DPR RI menegaskan isu tersebut tidak benar dan tidak ada institusi negara yang mengonfirmasi. Anggota DPR Azis Subekti mengingatkan masyarakat untuk tetap skeptis terhadap kabar viral dan meningkatkan literasi digital.
Simak dibawah ini POS VIRAL akan membahas berita viral dan terbaru lainnya yang sedang viral yang akan menambah wawasan Anda.
Hoaks Listrik dan ATM Mati 7 Hari Bikin Panik
Belakangan ini, masyarakat ramai membicarakan kabar bahwa listrik dan ATM akan mati selama tujuh hari. Warga langsung membagikan informasi itu di media sosial dan grup chat tanpa menunggu konfirmasi dari sumber resmi atau otoritas, sehingga secara teknis informasi itu sulit dipertanggungjawabkan.
Azis Subekti, anggota DPR RI Komisi II, menegaskan bahwa belum ada pengumuman resmi terkait isu tersebut. Tidak ada institusi negara yang membenarkan isu viral ini,” ujarnya pada Senin (2/2/2026). Ia mendorong masyarakat tetap skeptis terhadap kabar yang belum diverifikasi.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana informasi yang tidak benar bisa menjadi viral karena keramaiannya, bukan kebenarannya. Banyak orang lebih cepat menanyakan “sudah viral atau belum?” daripada “apakah ini benar atau tidak?”, kata Azis, menyoroti pola penyebaran hoaks di era digital saat ini.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Emosi Publik Jadi Pintu Masuk Hoaks
Praktisi Big Data, Andri Setiawan, menjelaskan bahwa emosi memicu kerentanan publik terhadap hoaks. Ketika informasi menimbulkan takut, cemas, atau panik, masyarakat lebih cepat menyebarkannya daripada kabar objektif, sementara banyak orang masih tertinggal dalam literasi digital dan sering mengabaikan kemampuan memverifikasi fakta.
“Emosi menjadi pintu masuk utama bagi penyebaran kabar palsu,” ujarnya. Menurut Andri, masyarakat cenderung bereaksi lebih cepat daripada memeriksa fakta, sehingga hoaks bisa berkembang menjadi kebiasaan kolektif.
Bahaya dari hoaks tidak berhenti pada kepanikan sesaat. Hoaks yang terus beredar dapat menggerogoti kepercayaan masyarakat pada institusi, informasi resmi, bahkan antarwarga. Hal ini membuat publik rentan terhadap manipulasi dan kesalahan persepsi dalam jangka panjang.
Baca Juga: Heboh! Video Pungli Oknum Polisi di Cideng Viral, Ternyata Begini Fakta Sebenarnya!
Publik Mulai Lelah Lawan Hoaks
Politikus Partai Gerindra ini menambahkan bahwa kabar palsu yang terus muncul membuat masyarakat kesulitan membedakan ancaman nyata dan rekayasa, sehingga mereka bisa bingung menghadapi darurat yang sesungguhnya.
Ketika bahaya nyata datang, masyarakat sering mengabaikan peringatan karena menganggapnya hanya isu viral. Fenomena ini menunjukkan bahwa hoaks tidak hanya merugikan secara psikologis, tetapi juga bisa mengganggu efektivitas penanganan bencana dan keselamatan publik.
Azis mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap hoaks. Perlunya literasi digital yang baik, sehingga publik bisa menahan diri untuk tidak menyebarkan informasi tanpa sumber terpercaya. Hal ini menjadi kunci untuk mengurangi kepanikan yang tidak perlu di masyarakat.
Kesabaran Digital Jadi Kunci di Era Informasi
Menurut Azis, kebajikan baru yang sering diabaikan, yaitu kesabaran digital, harus dikembangkan oleh masyarakat di era digital. Konsep ini menekankan kemampuan berhenti sejenak sebelum membagikan informasi, memverifikasi fakta sebelum mempercayai, dan mencari sumber resmi sebelum panik.
Kesabaran digital juga berarti membangun budaya berpikir kritis, agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam isu viral yang menyesatkan. “Masyarakat harus belajar untuk bertanya sebelum percaya, menelusuri sebelum menyebarkan,” ujarnya.
Jika publik mengembangkan kesadaran ini, mereka akan mampu menghadapi era informasi dengan lebih bijak. Masyarakat dapat meminimalisir hoaks yang selama ini memicu kepanikan sesaat, sehingga tetap menjaga kepercayaan pada institusi, media, dan sesama warga.
Selalu update dengan berita terbaru, informasi terpercaya, dan konten menarik yang kami sajikan spesial untuk Anda setiap hari hanya di POS VIRAL.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar pertama dari news.okezone.com
- Gambar Utama dari news.okezone.com
