BNN dan polisi menangkap bandar narkoba berinisial MR di Kampung Bahari, Jakarta Utara, namun penangkapan itu memicu perlawanan dari loyalisnya.
Petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika dalam operasi tersebut. Setelah menangkap MR, tim BNN mengajaknya masuk ke kawasan Kampung Bahari untuk mengembangkan penyelidikan. Petugas meminta MR menunjukkan lokasi tempat dia menyimpan narkoba. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.
Penggerebekan Bandar Narkoba Mendadak Memanas
Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigadir Jenderal Roy Hardy Siahaan mengatakan tim menangkap MR di sekitar Kampung Bahari. Petugas lebih dulu memantau pergerakan MR sebelum melakukan penindakan pada Kamis pagi.
Tim kemudian mengajak MR menuju kawasan Kampung Bahari untuk mencari tempat penyimpanan narkoba. Namun, proses pengembangan itu memicu reaksi dari sejumlah orang yang diduga menjadi loyalis MR.
Kelompok tersebut langsung menyerang petugas dengan batu, mercon, dan petasan. Aparat segera mengambil posisi untuk menghadapi serangan tersebut. Petugas kemudian memukul mundur kelompok yang mencoba menghalangi operasi.
“Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka,” kata Roy Hardy Siahaan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Loyalis MR Nekat Melawan Petugas
Sejumlah loyalis MR terus menyerang ketika aparat mengembangkan kasus tersebut. Rekaman video yang diperoleh detikcom memperlihatkan personel BNN dan Brimob berjaga di sekitar lokasi dengan perlengkapan lengkap.
Para personel mengenakan rompi antipeluru dan helm saat menghadapi situasi di lapangan. Di sisi lain, kelompok yang diduga bagian dari jaringan MR terus melempar mercon dan petasan ke arah aparat.
Petugas kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan kelompok tersebut. Langkah itu membuat aparat berhasil mendorong kelompok penyerang menjauh dari area operasi.
Serangan tersebut juga melukai seorang anggota polisi. Meski begitu, petugas tetap melanjutkan operasi sambil menjaga keamanan personel dan warga di sekitar Kampung Bahari.
Baca Juga: Viral! Rok Perempuan Tersangkut di Eskalator Mal hingga Lepas, Netizen: Untung Pakai Daleman
Petugas Perketat Jalan Menuju Kampung Bahari
Perlawanan kelompok tersebut turut mengganggu aktivitas warga di sekitar Kampung Bahari. BNN dan kepolisian menempatkan personel di sejumlah titik yang mengarah ke lokasi operasi.
Petugas meminta sejumlah pengendara yang hendak melintas untuk memutar balik. Aparat mengambil langkah tersebut agar warga tidak mendekati lokasi yang masih menghadapi situasi tegang.
Personel BNN dan Brimob juga berjaga dengan perlengkapan pengamanan lengkap. Mereka menjaga akses jalan sekaligus memastikan proses pengembangan kasus tetap berjalan.
Tiga Orang Masuk Pemeriksaan BNN
Selain menangkap MR, petugas juga menangkap sejumlah orang yang mereka duga memiliki hubungan dengan jaringan narkoba tersebut. Dokumen foto dari detikcom memperlihatkan tiga orang duduk bersila dengan tangan terborgol.
Petugas membawa ketiga orang tersebut ke kantor BNN Jakarta Utara. Penyidik kemudian memeriksa mereka untuk mengetahui hubungan masing-masing dengan MR.
Tim juga membawa barang bukti narkotika ke kantor BNN Jakarta Utara. Penyidik kini menelusuri asal barang tersebut dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkoba.
BNN Kejar Jaringan di Balik Bandar MR
BNN tidak berhenti setelah menangkap MR. Tim penyidik terus mengembangkan kasus untuk mencari jalur penyimpanan dan peredaran narkoba yang terhubung dengan bandar tersebut.
Petugas juga mengejar orang-orang yang menyerang aparat ketika tim menjalankan pengembangan. Penyidik akan mendalami peran setiap orang yang terlibat dalam jaringan narkoba maupun aksi perlawanan di Kampung Bahari.
Operasi tersebut memperlihatkan tantangan aparat saat membongkar jaringan narkoba di kawasan padat penduduk. Penangkapan MR kini membuka peluang bagi BNN untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas di Jakarta Utara.