Monday, March 31POS VIRAL
Shadow

Kronologi 3 Polisi Meninggal Ditembak Anggota TNI Saat Gerebek Tempat Judi

Baru-baru ini terjadi Tragedi menimpa Kepolisian Daerah (Polda) Lampung saat 3 polisi meninggal ditembak anggota Tni dalam tugas penggerebekan arena judi sabung ayam di wilayah Way Kanan.

Kronologi 3 Polisi Meninggal Ditembak Anggota TNI Saat Gerebek Tempat Judi

Insiden ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan institusi kepolisian, penyelidikan mendalam pun dilakukan terkait keterlibatan oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar keadilan bisa ditegakkan. Berikut adalah kronologi lengkap kejadian, respons dari berbagai pihak, serta perkembangan terkini dalam penanganan kasus ini.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Kronologi Tragedi Terjadi

Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin, 17 Maret 2025, sekitar pukul 16.50 WIB di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh detikSumbagsel, Polsek Negara Batin menerima laporan mengenai aktivitas perjudian sabung ayam di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, memimpin langsung operasi penggerebekan dengan mengerahkan 17 personel.

Namun, setibanya di lokasi kejadian (TKP), tim kepolisian langsung disambut dengan tembakan dari orang tak dikenal. Akibat serangan mendadak tersebut, tiga anggota polisi mengalami luka tembak serius di bagian kepala. Ketiga korban yang gugur dalam tugas adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib.

Identitas Korban

Kepergian tiga anggota polisi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan institusi kepolisian. Iptu Lusiyanto, sebagai Kapolsek Negara Batin, dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas dan berdedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Bripka Petrus dan Bripda Ghalib, sebagai anggota Polsek Negara Batin, juga dikenal sebagai personel yang loyal dan profesional dalam menjalankan tugas.

Ketiganya gugur sebagai pahlawan dalam upaya memberantas perjudian yang meresahkan masyarakat. Jenazah ketiga korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan proses autopsi.

POSVIRAL hadir di saluran wahtsapp, silakan JOIN CHANNEL

Ayo KAWAL TIMNAS lolos PIALA DUNIA, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS tanpa berlangganan melalui aplikasi Shotsgoal. Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Respons Cepat Polda Lampung

Menanggapi kejadian tragis ini, Polda Lampung bergerak cepat melakukan investigasi intensif untuk mengungkap pelaku penembakan dan motif di balik aksi brutal tersebut. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian tiga anggotanya dan menegaskan komitmen Polda Lampung untuk menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Benar, kami berduka dengan meninggalnya tiga anggota kami saat melakukan tugas penggerebekan judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan,” ungkap Kombes Yuni Iswandari kepada detikSumbagsel. Polda Lampung juga memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban dan memastikan proses pemakaman dilaksanakan secara layak dan terhormat.

Keterlibatan Oknum TNI

Informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa penembakan ini menjadi perhatian serius. Komandan Korem 043 Garuda Hitam, Brigjen Rikas Hidayatullah, menegaskan akan menindak tegas jika ada anggota TNI yang terbukti terlibat dalam kasus ini.

“Saya menyampaikan jika memang ada keterlibatan anggota kami dalam peristiwa ini tentu akan ada sanksi tegas yang akan diberikan. Namun kami mohon meminta waktu agar proses penyelidikan ini bisa segera terungkap seterang-terangnya,” tegas Brigjen Rikas.

Kodam II/Sriwijaya juga turut melakukan penyelidikan lapangan secara intensif. Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, memastikan bahwa Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lampung telah mengamankan terduga pelaku.

Baca Juga: 

Penangkapan Terduga Pelaku

Penangkapan Terduga Pelaku

Penangkapan terhadap terduga pelaku sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tertulis keterangan ‘Detik-detik oknum TNU Peltu Lubis pemilik gelanggang ayam di Way Kanan, Lampung, sebabkan 3 personel polisi tewas saat lakukan penggerebekan akibat diberondong senjata api diamankan oleh Denpom TNI’. Namun, pihak berwenang belum secara resmi mengonfirmasi identitas pelaku.

“Oknum pelaku sudah ditahan di Denpom Lampung,” ujar Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar saat dihubungi detikSumbagsel, Selasa (18/3/2025). Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap motif pelaku dan pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam kasus ini.

Respons Kecaman Dari Masyarakat

Peristiwa penembakan yang menewaskan tiga anggota polisi di Lampung telah memicu gelombang kecaman keras dari berbagai lapisan masyarakat. Tindakan brutal pelaku dianggap sebagai serangan terhadap negara dan upaya penegakan hukum. Masyarakat luas mengecam keras aksi tersebut dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini, menangkap seluruh pelaku yang terlibat, dan menjatuhkan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatan mereka.

Selain mengecam tindakan pelaku, masyarakat juga menyampaikan rasa simpati dan dukungan yang mendalam kepada keluarga korban. Bantuan moril dan materiil terus mengalir sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan. Di samping itu, insiden ini kembali menyoroti maraknya aktivitas perjudian sabung ayam di berbagai daerah.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk lebih tegas dan proaktif dalam memberantas perjudian yang dianggap sebagai penyakit masyarakat dan sumber berbagai tindak kriminalitas. Pemberantasan judi sabung ayam diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat.

Implikasi dan Upaya Pencegahan

Tragedi penembakan tiga anggota polisi di Lampung menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi secara komprehensif prosedur penggerebekan yang selama ini diterapkan. Standar Operasional Prosedur (SOP) penggerebekan perlu ditinjau ulang dan diperbarui untuk memastikan keamanan personel di lapangan menjadi prioritas utama.

Evaluasi ini mencakup analisis risiko yang lebih mendalam sebelum pelaksanaan operasi, penggunaan peralatan pelindung yang memadai, serta peningkatan pelatihan taktik dan strategi penggerebekan yang aman dan efektif. Selain itu, penting untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antara pihak kepolisian dan TNI dalam memberantas aktivitas ilegal di masyarakat,

Mengingat adanya dugaan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini. Sinergi yang solid antara kedua institusi ini akan meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan meminimalisir potensi konflik di lapangan. Peningkatan pengawasan terhadap aktivitas perjudian juga menjadi agenda penting yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Aparat penegak hukum perlu lebih proaktif dalam menindak pelaku perjudian, baik penyelenggara maupun peserta. Serta menutup arena-arena perjudian ilegal yang meresahkan masyarakat. Pengawasan tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga melalui patroli siber untuk memberantas judi online yang semakin marak.

Kesimpulan

Masyarakat menaruh harapan besar agar kasus 3 polisi meninggal ditembak anggota Tni ini dapat diusut tuntas secara transparan dan akuntabel. Proses hukum harus berjalan adil dan tanpa pandang bulu, sehingga keadilan dapat ditegakkan bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu, diharapkan agar kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, profesionalisme, dan kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan kerja sama yang baik antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat.

Diharapkan dapat tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga negara. Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi informasi viral terupdate lainnya hanya di POS VIRAL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Channel
Search