Video viral di Majalengka memperlihatkan seorang siswa MI PUI mengaku hanya menerima ubi bakar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Memicu heboh di media sosial kordinator SPPG Majalengka, Intan Diena Khoerunisa, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi akibat kesalahan distribusi, bukan menu yang kurang. Siswa lain tetap menerima paket gizi lengkap. Pihak SPPG menegaskan akan mengevaluasi proses agar setiap anak memperoleh menu bergizi.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!
Viral! Siswa MI PUI Curhat Hanya Dapat Ubi di MBG
Unggahan video seorang siswa MI PUI di Kecamatan Bantarujeg menghebohkan media sosial di Kabupaten Majalengka. Dalam video itu, siswa mengaku hanya menerima ubi bakar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang seharusnya menyediakan menu lengkap.
“Assalamualaikum Kang Dedi, ini dari MI PUI Cipeundeuy Bantarujeg. MBG-nya cuma dikasih ubi bakar. Ini buat dua hari, bela-belain nungguin,” kata siswa tersebut. Video ini viral dan menjadi sorotan publik karena menu yang diterima tampak jauh dari harapan program.
Unggahan ini menimbulkan pertanyaan warga tentang distribusi program MBG di sekolah. Banyak netizen yang mengekspresikan kekhawatiran tentang bagaimana anak-anak menerima asupan gizi yang cukup di tengah kegiatan belajar mereka.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Klarifikasi Pihak SPPG Majalengka
Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Majalengka, Intan Diena Khoerunisa, menanggapi video viral itu dengan memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kekeliruan terjadi saat proses distribusi makanan dari dapur MBG ke sekolah.
Menurut Intan, pada hari itu hanya ada satu kali pengiriman makanan dari dapur SPPG. Petugas membagi menu yang seharusnya lengkap ke dalam dua wadah berbeda. Siswa yang bersangkutan hanya mengambil satu wadah berisi ubi bakar sebelum pulang ke rumah.
Memang tim kami sempat melakukan kesalahan distribusi, namun kami segera menambahkan kekurangannya di hari yang sama, ujar Intan saat dikonfirmasi detikJabar, Senin (9/3/2026). Hal ini menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan kelalaian total, melainkan kendala teknis di lapangan.
Baca Juga: Siaga 1 Nasional! TNI Kerahkan Patroli Dan Pantauan Udara 24 Jam di Objek Vital!
Masalah Lapangan Picu Kendala Distribusi MBG
Intan memaparkan bahwa pada saat pembagian makanan berlangsung, pihak sekolah juga menggelar kegiatan pembagian zakat. Kondisi yang ramai membuat proses penyaluran MBG sempat mengalami kendala teknis.
Sejumlah siswa pulang lebih awal karena situasi itu, sehingga mereka belum menerima seluruh komponen menu yang seharusnya diberikan. Intan menekankan bahwa paket makanan sebenarnya sudah lengkap, hanya ada miss pada pengiriman di saat itu.
Peristiwa ini menjadi perhatian pihak SPPG untuk memastikan bahwa kendala teknis tidak mengganggu program di kemudian hari. Langkah ini penting agar setiap siswa bisa menerima menu bergizi secara utuh.
Menu MBG dan Evaluasi Program
Intan menjelaskan bahwa SPPG menyiapkan menu MBG dengan berbagai komponen gizi lengkap, bukan hanya ubi bakar seperti yang terlihat dalam potongan video viral. Menu untuk porsi besar meliputi roti, telur rebus, pisang, paha ayam, kacang polong, jeruk, serta ubi bakar.
Sementara untuk porsi kecil, menu terdiri dari roti, telur rebus, susu kotak, paha ayam, kacang polong, jeruk, serta ubi bakar. Dengan menu ini, SPPG memastikan bahwa setiap siswa menerima asupan gizi seimbang sesuai standar MBG.
Pihak SPPG menegaskan akan melakukan evaluasi internal menyeluruh untuk memperbaiki distribusi. “Peristiwa ini menjadi evaluasi agar distribusi makanan ke sekolah bisa berjalan lebih tertib, tepat waktu, dan memastikan seluruh siswa menerima menu bergizi secara lengkap,” pungkas Intan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari jatengzone.com