Video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang nenek dikejar tiga ekor anjing di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, mendadak ramai di media sosial.
Banyak warganet merasa khawatir setelah melihat detik-detik kejadian yang berlangsung sangat cepat. Peristiwa itu akhirnya mendapat perhatian dari aparat setempat setelah korban mengalami luka pada bagian kaki. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Lembah Nyiur, Pondok Kelapa, Duren Sawit.
Korban yang saat itu sedang berjalan santai tidak menyangka tiga anjing tiba-tiba keluar dari sebuah rumah dan langsung berlari ke arahnya. Meski berhasil mengusir hewan tersebut, korban tetap mengalami luka akibat gigitan salah satu anjing. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.
Rekaman CCTV Perlihatkan Momen yang Membuat Warga Kaget
Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan suasana kompleks perumahan dalam kondisi cukup sepi. Seorang nenek tampak berjalan santai menyusuri jalan lingkungan seperti aktivitas rutin pada umumnya.
Beberapa detik kemudian, tiga ekor anjing keluar dari salah satu rumah. Dua anjing langsung berlari mengejar korban, sementara satu ekor lainnya mengikuti dari belakang. Korban berusaha menjauh sambil menghalau anjing yang terus mendekat.
Situasi berubah menjadi mencekam ketika salah satu anjing berwarna cokelat menggigit kaki korban. Meski sempat panik, korban akhirnya berhasil mengusir ketiga anjing tersebut hingga menjauh dari lokasi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Korban Mengalami Luka dan Langsung Mendapat Perawatan
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Pondok Kelapa, Arifin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, ketika korban sedang berjalan santai di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Menurut Arifin, salah satu anjing menggigit kaki kanan bagian bawah korban. Warga kemudian membantu korban dan segera membawanya ke rumah sakit agar tenaga medis dapat menangani luka gigitan tersebut.
Setelah menjalani pemeriksaan, korban juga mendapat pemantauan lanjutan dari puskesmas setempat. Langkah itu bertujuan memastikan kondisi korban tetap stabil sekaligus mencegah risiko infeksi yang bisa muncul setelah gigitan hewan.
Baca Juga: Viral Rekaman Suara Mirip Nikita Mirzani Diduga Suap Hakim, Ini Faktanya!
Petugas Langsung Mengevakuasi Tiga Anjing
Pemerintah setempat tidak menunggu lama setelah menerima laporan dari warga. Pada Rabu, 1 Juli 2026, petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) bersama Satpol PP langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas kemudian mengevakuasi ketiga anjing tersebut untuk mencegah insiden serupa terjadi kembali. Proses evakuasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.
Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu meredakan kekhawatiran penghuni kompleks. Warga berharap pihak terkait terus melakukan pengawasan terhadap hewan peliharaan yang berpotensi membahayakan lingkungan.
Warga Diingatkan Lebih Bertanggung Jawab Memelihara Anjing
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemilik hewan peliharaan. Anjing yang lepas tanpa pengawasan dapat membahayakan orang lain, terutama anak-anak dan lansia yang memiliki kemampuan terbatas saat menghadapi situasi darurat.
Pemilik sebaiknya memastikan pagar rumah selalu tertutup rapat dan tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran di jalan umum. Selain menjaga keselamatan warga, langkah tersebut juga membantu menghindari konflik antara pemilik hewan dan masyarakat sekitar.
Pemilik juga perlu memberikan pelatihan dasar kepada anjing agar lebih mudah dikendalikan ketika bertemu orang asing. Pemeriksaan kesehatan serta vaksinasi rutin juga menjadi bagian penting dalam memelihara hewan secara bertanggung jawab.
Kejadian Ini Jadi Pengingat untuk Tetap Waspada
Insiden yang menimpa nenek di Duren Sawit menunjukkan bahwa kejadian tak terduga bisa terjadi kapan saja. Meski lingkungan terlihat aman, warga tetap perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar permukiman.
Jika menemukan hewan yang menunjukkan perilaku agresif, masyarakat sebaiknya menjaga jarak dan segera melaporkannya kepada pengurus lingkungan atau instansi terkait. Tindakan cepat dapat mencegah korban berikutnya sekaligus membantu petugas mengambil langkah penanganan yang tepat.
Peristiwa viral ini juga mengingatkan semua pihak bahwa keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kerja sama antara pemilik hewan, warga, dan pemerintah menjadi kunci agar kejadian serupa tidak kembali terulang.