Kasus seorang penjual bakso berinisial JU di Bangkalan yang nekat menjadi bandar narkoba dengan menyembunyikan sabu di dalam gerobaknya.

Kejadian ini menyita perhatian publik karena menunjukkan bagaimana seseorang yang menjalani profesi yang dianggap biasa dan dekat dengan masyarakat justru terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba yang membahayakan.
Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran POS VIRAL.
Modus Operandi Penjual Bakso
Pelaku, yang berinisial JU, menjalankan usaha bakso keliling dengan santai, namun di balik aktivitas yang tampak sederhana tersebut. Ia menyelundupkan dan mengedarkan narkotika jenis sabu kepada pelanggannya.
Polisi mendapat informasi dari laporan warga yang mencurigai aktivitas tidak biasa dari penjual bakso tersebut. Setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian, pihak kepolisian melakukan penyamaran sebagai pembeli bakso di lapaknya yang berada di Kelurahan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan.
Dalam proses penangkapan yang dilakukan secara persuasif. Petugas mendekati pelaku dengan tenang agar tidak menimbulkan perlawanan. Setelah diketahui bahwa calon pembeli bakso sebenarnya adalah anggota Satresnarkoba Polres Bangkalan, JU pun hanya bisa pasrah.
Kemudian polisi menunjukkan surat perintah penangkapan dan melakukan penggeledahan terhadap gerobak dagangannya, yang di dalamnya ditemukan sabu sebanyak 0,96 gram.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo KAWAL TIMNAS lolos PIALA DUNIA, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS tanpa berlangganan melalui aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Penyelundupan Sabu Dengan Cara Tidak Biasa
Penyembunyian narkoba di dalam gerobak bakso merupakan taktik yang memanfaatkan kesan biasa dan tidak mencurigakan dari aktivitas sehari-hari penjual bakso keliling.
Modus ini sulit terdeteksi karena gerobak bakso dianggap sebagai tempat berjualan makanan yang tidak ada kaitannya dengan perdagangan narkoba. Pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melancarkan aktivitas ilegalnya tanpa menarik perhatian aparat.
Modus operandi seperti ini telah ditemukan dalam beberapa kasus sebelumnya di berbagai daerah. Di mana para pelaku menyembunyikan narkoba di tempat-tempat yang dianggap tidak mencurigakan, termasuk dalam peralatan berjualan makanan.
Penangkapan ini membuktikan bahwa aparat terus waspada dan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan dengan berbagai cara licik yang digunakan oleh pelaku narkoba.
Baca Juga: Heboh! Dugaan Tepung Bantuan Israel ke Gaza Terdapat Narkoba
Penangkapan Pelaku Bandar Narkoba
Kasat Narkoba Polres Bangkalan, Iptu Kiswoyo Supriyanto. Menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan dengan pendekatan persuasif agar pelaku tidak memberontak sehingga proses penangkapan dapat berjalan lancar dan aman. Petugas yang menyamar sebagai pembeli bakso berhasil mengelabui pelaku dan mengamankan barang bukti sabu dari gerobaknya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar agar upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan maksimal.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa narkoba dapat bersembunyi di tempat-tempat yang tidak terduga dan peredaran gelap narkoba bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk mereka yang menjalani profesi sehari-hari yang terlihat biasa.
Kasus Penjual Bakso Bandar Narkoba
Keterlibatan seorang penjual bakso dalam jaringan narkoba tentu memiliki dampak sosial yang cukup besar. Sebagai figur yang biasa ditemui masyarakat dan bahkan sering menjadi tempat langganan makanan, penjual bakso ini menaruh kepercayaan palsu pada masyarakat, namun di balik itu justru terlibat dalam tindak kriminal yang merugikan banyak orang.
Kasus ini bisa mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap pedagang makanan keliling yang selama ini dianggap aman dan bersih. Selain itu, penyalahgunaan profesi tersebut sebagai kedok untuk memperjualbelikan narkoba berdampak negatif pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di masyarakat.
Kesimpulan
Kasus seorang penjual bakso berinisial JU di Bangkalan yang nekat menjadi bandar narkoba dengan menyembunyikan sabu di dalam gerobaknya menunjukkan bagaimana pelaku kejahatan menggunakan modus yang tidak terduga untuk menjalankan aksinya.
Penangkapan saat polisi menyamar sebagai pembeli dan penggeledahan gerobak memperlihatkan keuletan aparat dalam memberantas narkoba di daerah tersebut.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi lainnya hanya di POS VIRAL.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari nasional.okezone.com
- Gambar Kedua dari Compas.com
