Ratusan warga sekitar Kartika One Hotel menggelar demo menuntut penutupan bar dan pembatasan jam operasional.
Warga mengeluhkan kebisingan, kerumunan pengunjung, dan gangguan keamanan yang mengancam kenyamanan lingkungan. Warga melakukan dialog langsung dengan manajemen hotel, sementara polisi mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif.
Simak dibawah ini POS VIRAL akan membahas berita viral dan terbaru lainnya yang sedang viral yang akan menambah wawasan anda.
Ratusan Warga Tuntut Penutupan Bar di Kartika One Hotel
Ratusan warga sekitar Kartika One Hotel menggelar aksi unjuk rasa di depan hotel pada sabtu (31/1/2026) sore. Warga menuntut pihak pengelola menutup bar dan tempat hiburan yang mengganggu ketertiban lingkungan, sambil menjalankan aksi secara tertib di bawah pengawasan petugas kepolisian setempat.
Menurut koordinator aksi, warga merasa terganggu oleh kebisingan musik, aktivitas malam, serta kerumunan pengunjung yang sering menyebabkan gangguan keamanan. “Kami ingin lingkungan kami aman, nyaman, dan bebas dari gangguan tempat hiburan malam yang tidak terkendali,” ujar koordinator aksi kepada awak media.
Selain itu, warga menekankan bahwa keberadaan bar di area pemukiman menimbulkan risiko sosial, terutama bagi anak-anak dan remaja. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak hotel segera menanggapi tuntutan mereka demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.
Aspirasi Warga Dibawa ke Meja Diskusi dengan Manajemen
Selama aksi, perwakilan warga sempat diterima pihak manajemen Kartika One Hotel untuk berdialog. Dalam pertemuan itu, warga menegaskan tuntutan penutupan bar serta pembatasan jam operasional untuk mengurangi gangguan terhadap lingkungan sekitar.
Manajemen hotel menyatakan akan menindaklanjuti keluhan warga dan berkomitmen melakukan evaluasi. “Kami menghargai aspirasi warga dan berusaha mencari solusi yang seimbang antara bisnis dan kenyamanan lingkungan,” kata juru bicara hotel.
Namun warga menekankan bahwa mereka ingin tindakan nyata, bukan sekadar janji. Mereka meminta pihak hotel segera mengambil langkah konkret untuk memastikan lingkungan sekitar tidak terusik oleh kegiatan bar dan hiburan malam.
Basaca Juga: Kematian Lula Lahfah: Polisi Ungkap Misteri, Reza Arap Jadi Sorotan Utama!
Polisi Kawal Demo, Situasi Tetap Kondusif
Kepolisian setempat mengerahkan sejumlah petugas untuk mengawal jalannya aksi demo. Pihak kepolisian memastikan agar demonstrasi berlangsung damai, mengatur arus lalu lintas, dan mencegah potensi gesekan antara warga dengan pihak hotel atau pengunjung.
“Kami hadir untuk memastikan keamanan kedua belah pihak, warga dan pihak hotel, agar aspirasi tersampaikan tanpa menimbulkan konflik,” kata Kapolsek setempat.
Sejak awal hingga akhir aksi, situasi tetap kondusif. Warga melakukan orasi, membentangkan spanduk, dan menyampaikan tuntutan mereka secara tertib. Tidak ada kericuhan yang terjadi, dan komunikasi antara warga, pihak hotel, dan aparat tetap terjaga.
Pemerintah Daerah Segera mengambil tindakan
Warga meminta pemerintah daerah segera turun tangan dengan melakukan pengawasan terhadap operasional bar di hotel. Warga menuntut agar pihak berwenang menegakkan regulasi terkait izin usaha dan jam operasional agar lingkungan tetap nyaman.
Dalam dialog yang berlangsung di lokasi, beberapa warga mengusulkan agar pemerintah melakukan sosialisasi terkait ketertiban lingkungan, serta memberikan sanksi tegas bagi pelanggar aturan. Hal ini dianggap penting untuk mencegah gangguan serupa di masa depan.
Aksi ini menjadi peringatan bagi pihak pengelola hotel bahwa keberadaan bar. Tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar. Warga meminta pihak terkait menindaklanjuti aspirasi mereka agar tercipta keseimbangan antara bisnis dan kenyamanan lingkungan.
Selalu update dengan berita terbaru, informasi terpercaya, dan konten menarik yang kami sajikan spesial untuk Anda setiap hari hanya di POS VIRAL.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar pertama dari news.detik.com
- Gambar Utama dari news.detik.com
