Seorang karyawan minimarket di Makassar tertangkap merekam wanita yang sedang buang air, menimbulkan kehebohan warga.
Sebuah insiden menggegerkan terjadi di sebuah minimarket di Makassar, Sulawesi Selatan, di mana seorang karyawan berinisial ALW tertangkap basah merekam seorang wanita yang tengah menggunakan toilet. Kejadian ini menimbulkan kemarahan publik dan segera ditangani oleh pihak kepolisian, menyoroti isu privasi dan keamanan di ruang publik.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!
Kronologi Kejadian Perekaman
Pada Sabtu malam, 14 Februari, di sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Talasalapang, seorang wanita meminta izin untuk menggunakan toilet. Toilet tersebut terletak di lantai dua gedung minimarket, tempat kejadian tak terduga ini berlangsung. Korban merasa ada sesuatu yang tidak beres saat berada di dalam toilet.
Setelah korban masuk ke toilet di lantai dua, ia merasakan adanya pengawasan yang mencurigakan. Perasaan tidak nyaman tersebut mendorongnya untuk mendongak, dan ia terkejut saat melihat sebuah ponsel merekam dari atas. Momen ini menjadi titik balik yang mengungkapkan aksi tidak senonoh tersebut.
Korban dengan cepat keluar dari toilet setelah menyadari adanya perekaman. Ia mendengar langkah kaki menuruni tangga dari lantai dua, yang membuatnya yakin bahwa pelaku sedang melarikan diri. Tanpa ragu, korban segera mengejar dan berhasil memergoki pelaku, mengonfirmasi dugaannya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Penangkapan Pelaku Oleh Warga Dan Polisi
Setelah tertangkap oleh korban, pelaku ALW segera diinterogasi oleh warga sekitar dan pengunjung minimarket lainnya. Situasi sempat memanas, dengan massa yang hampir saja melampiaskan amarahnya kepada pelaku. Kehadiran warga berperan penting dalam mengamankan pelaku sebelum polisi tiba.
Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, memimpin polisi bergerak cepat setelah menerima laporan. Mereka tiba di lokasi dan segera mengamankan ALW dari kerumunan massa yang emosional. Polisi kemudian membawa pelaku untuk penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini, ALW telah diamankan oleh polisi dan sedang menjalani proses interogasi. Korban juga telah membuat Laporan Polisi (LP) untuk menuntut keadilan. Kasus ini masih dalam tahap pengembangan untuk mengungkap motif dan kemungkinan adanya korban lain.
Baca Juga:
Reaksi Publik Dan Sorotan Media Sosial
Penangkapan ALW dengan cepat menyebar dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Video dan foto pelaku saat diinterogasi oleh warga di minimarket banyak dibagikan, memicu berbagai komentar dari netizen yang mengecam tindakan tersebut. Masyarakat mengekspresikan kemarahan dan kekecewaan mereka.
Dalam salah satu rekaman yang viral, terdengar pertanyaan warga yang menanyakan apakah pelaku sering melakukan tindakan serupa. Pertanyaan tersebut mengindikasikan kecurigaan bahwa ini mungkin bukan insiden pertama yang dilakukan oleh ALW. Pelaku hanya bisa menunduk malu tanpa memberikan jawaban.
Publik juga menyoroti fakta bahwa ALW adalah seorang pria berkeluarga, memiliki istri dan anak. Komentar dari warga lain, “Kurang ajar ini, (pelaku) ada istrinya ada anaknya,” mencerminkan kemarahan atas tindakan yang tidak hanya merugikan korban tetapi juga mencoreng nama baik keluarganya.
Dampak Dan Penyelidikan Lanjutan
Insiden ini menggarisbawahi pentingnya menjaga privasi dan keamanan di tempat-tempat umum, terutama di fasilitas toilet. Kasus ini menjadi pengingat bagi pengelola minimarket dan tempat publik lainnya untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan keamanan pengunjung.
Polisi berharap penyelidikan yang sedang berlangsung dapat mengungkap seluruh fakta kasus ini. Mereka akan mendalami kemungkinan adanya korban lain atau apakah karyawan itu melakukan perekaman berulang kali. Polisi akan menegakkan proses hukum sesuai peraturan yang berlaku.
Karyawan minimarket memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan dan keamanan pelanggan. Kejadian seperti ini dapat merusak reputasi perusahaan dan menimbulkan rasa tidak aman bagi masyarakat. Diharapkan kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak.
Simak terus dan jangan sampai terlewatkan beragam informasi terlengkap seputar berita viral terkini, hanya di POS VIRAL, sumber informasi update paling hangat!
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari rri.co.id
