Sabtu, Oktober 10POS VIRAL
Shadow

Viral! Dokter Obgyn Diduga Lecehkan Wanita Lewat DM, Kini Dinonaktifkan dari Tempat Praktik

Dr Muhammad Iqbal SpOG jadi sorotan setelah percakapan DM Instagram yang diduga bernada seksual viral media sosial usai perempuan mengunggahnya di Threads.

Viral! Dokter Obgyn Diduga Lecehkan Wanita Lewat DM, Kini Dinonaktifkan dari Tempat Praktik

Kirana Clinic langsung merespons kasus yang ramai tersebut. Manajemen klinik menonaktifkan penugasan dr Muhammad Iqbal sampai waktu yang belum mereka tentukan dan meminta dokter tersebut memberikan klarifikasi. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

DM Dokter Obgyn Mendadak Ramai di Threads

Kasus ini bermula dari unggahan seorang perempuan di Threads. Ia mengaku menerima pesan bernada seksual dari akun Instagram @iballmd yang ia kaitkan dengan dr Muhammad Iqbal.

Perempuan itu mengatakan bahwa beberapa pengguna lain juga pernah mengirim DM tidak pantas kepadanya. Namun, ia merasa terkejut ketika pesan serupa muncul dari akun yang ia kaitkan dengan seorang dokter obgyn.

Unggahan tersebut kemudian menarik perhatian banyak pengguna media sosial. Warganet membahas isi percakapan sekaligus mempertanyakan etika komunikasi seorang tenaga medis di ruang digital.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Kirana Clinic Langsung Meminta Klarifikasi

Manajemen Kirana Clinic ikut merespons kabar tersebut. Melalui akun Instagram resminya pada Rabu (2/9/2026), pihak klinik menjelaskan sikap mereka terkait percakapan yang beredar.

Manajemen menjelaskan bahwa percakapan tersebut berlangsung melalui media sosial pribadi dan tidak berkaitan dengan layanan kesehatan di Kirana Clinic. Meski begitu, pihak klinik tetap meminta dr Muhammad Iqbal menjelaskan persoalan tersebut.

Manajemen mengambil langkah itu untuk menjaga tanggung jawab profesional klinik. Mereka juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa tidak nyaman akibat kasus tersebut.

Baca Juga: Viral! Sejoli Pendaki Kepergok Mesum di Gunung Prau, Sempat Cekcok

Kirana Clinic Menonaktifkan Penugasan Dokter

Setelah kasus mencuat, Kirana Clinic menonaktifkan penugasan dr Muhammad Iqbal SpOG. Manajemen belum menentukan waktu bagi dokter tersebut untuk kembali menjalankan tugas di klinik.

Manajemen Kirana Clinic menyampaikan keputusan itu melalui pernyataan resmi mereka. Pihak klinik memilih langkah tersebut sambil meminta dokter terkait memberikan penjelasan mengenai persoalan yang ramai di media sosial.

Klinik juga meminta masyarakat menunggu proses klarifikasi. Langkah ini menunjukkan bahwa manajemen ingin menangani persoalan tersebut melalui prosedur internal yang mereka miliki.

POGI Soroti Dugaan Pelanggaran Etik

Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ikut memperhatikan kasus yang menyeret nama dr Muhammad Iqbal. Ketua Umum Pengurus Pusat POGI Prof Dr dr Budi Wiweko, SpOG, SubspFER, menyatakan sikap tegas jika pemeriksaan nanti membuktikan dugaan tersebut.

Budi mengatakan POGI perlu memeriksa informasi yang beredar sebelum mengambil kesimpulan. Hingga Rabu (2/9/2026), organisasi tersebut belum menerima laporan resmi mengenai kasus itu.

“Kami sangat menentang keras hal ini. Tapi, kami akan cek dulu,” kata Budi.

POGI Siap Memproses Jika Dugaan Terbukti

POGI juga membuka ruang bagi korban untuk meminta bantuan dan dukungan. Organisasi profesi itu memiliki mekanisme internal untuk menangani dugaan pelanggaran yang melibatkan anggotanya.

Jika pemeriksaan menemukan bukti yang cukup, POGI dapat membawa perkara tersebut ke Dewan Pembina POGI. Dewan kemudian dapat menilai dugaan pelanggaran dan menentukan langkah sesuai aturan organisasi.

Untuk saat ini, proses klarifikasi masih berjalan. Publik perlu membedakan informasi yang sudah terkonfirmasi dengan dugaan yang masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search