Selasa, September 22POS VIRAL
Shadow

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Kasus dugaan pelecehan seksual oleh petugas penagihan paylater Kredivo di Purworejo membuat publik soroti etika layanan dan perlindungan konsumen.

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Menanggapi kejadian yang ramai di media sosial, PT Kredivo Finance Indonesia (Kredivo) bersama PT KreditFazz Digital Indonesia (KrediFazz) mengambil keputusan tegas. Kedua perusahaan mengakhiri kerja sama dengan petugas debt collector yang berkaitan dengan kasus tersebut.

POS VIRAL akan mengulas fakta terbaru kasus viral konsumen paylater Kredivo di Purworejo, mulai dari kronologi kejadian hingga respons perusahaan menghadapi dugaan pelanggaran etika.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Kredivo Langsung Periksa Dugaan Pelanggaran Setelah Viral

Head of Marketing Kredivo, Indina Andamari, menjelaskan bahwa perusahaan langsung memulai pemeriksaan internal setelah mengetahui kasus tersebut. Tim Kredivo dan KrediFazz mengumpulkan informasi dari berbagai pihak untuk mengetahui kronologi kejadian. Perusahaan juga memberikan laporan perkembangan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Indina mengatakan kasus tersebut tidak sesuai dengan standar pelayanan dan aturan penagihan yang diterapkan perusahaan. “Kami akan menindaklanjuti ini secara serius, karena ini memang kasus yang tidak lazim dan tidak mencerminkan standar operasional Kredivo dan Kredifazz,” ujar Indina dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Kredivo menegaskan bahwa perusahaan ingin menjaga kepercayaan pengguna dengan menangani setiap laporan secara objektif dan berdasarkan fakta.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Debt Collector Tidak Lagi Menangani Penagihan Konsumen

Kredivo dan KrediFazz mengambil langkah untuk menghentikan keterlibatan petugas penagihan yang berkaitan dengan kasus tersebut. Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa tindakan petugas tersebut berpotensi melanggar standar operasional prosedur dan kode etik perusahaan.

Indina menjelaskan bahwa perusahaan tidak menoleransi tindakan penagihan yang dapat merugikan atau membuat pengguna merasa tidak aman. Kredivo juga meminta seluruh mitra collection agency menjalankan tugas sesuai aturan. Setiap petugas harus menjaga komunikasi yang profesional ketika berhubungan dengan konsumen.

Baca Juga: Miris! Bocah di Sulut Jadi Korban Bullying, Ucapan Pelaku soal Keluarga Bikin Publik Geram

Kronologi Kasus Bermula dari Proses Penagihan Pinjaman

Kasus ini bermula ketika seorang perempuan pengguna Kredivo menerima penagihan terkait produk Pinjaman Tunai KrediFazz yang tersedia melalui aplikasi Kredivo. Petugas tersebut bekerja melalui mitra collection agency yang membantu proses penagihan KrediFazz. Setelah informasi kasus menyebar, perusahaan langsung mencari informasi tambahan untuk memahami kejadian secara lengkap.

Kredivo dan KrediFazz kemudian berkoordinasi dengan Polres Purworejo untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan perkara. Pihak perusahaan menjelaskan bahwa kepolisian tidak menerima laporan resmi dari pengguna terkait kejadian tersebut. Namun, Polres Purworejo mempertemukan kedua pihak untuk menjalani proses mediasi.

Mediasi Berakhir Damai, Perusahaan Tetap Evaluasi Sistem

Pengguna dan petugas penagihan mencapai kesepakatan damai melalui mediasi yang berlangsung pada 22 Juli 2026. Meski kedua pihak sudah menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, Kredivo dan KrediFazz tetap melakukan evaluasi internal.

Perusahaan ingin memastikan sistem pengawasan berjalan lebih baik agar kejadian serupa tidak kembali muncul. Kredivo juga terus memeriksa prosedur kerja mitra penagihan untuk memastikan setiap petugas memahami aturan serta batasan ketika menghadapi konsumen.

Kredivo Perketat Pengawasan Mitra Penagihan

Perusahaan kini memperkuat sistem pengawasan terhadap seluruh aktivitas penagihan, baik yang berjalan melalui tim internal maupun mitra eksternal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap petugas menjalankan tugas sesuai aturan, etika pelayanan, dan standar perlindungan konsumen.

Indina mengatakan Kredivo sudah menyerahkan laporan tertulis kepada OJK pada 23 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, perusahaan menjelaskan kronologi kasus, hasil pemeriksaan awal, serta rencana penguatan pengawasan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi industri keuangan digital bahwa pelayanan kepada konsumen tidak hanya berkaitan dengan pembayaran tagihan. Perusahaan juga harus menjaga rasa aman, menghormati hak pengguna, dan menerapkan standar etika dalam setiap proses.

Kredivo berharap langkah evaluasi dan pengawasan yang lebih ketat dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search