Jumat, Oktober 16POS VIRAL
Shadow

Warga Malaysia Gelar Unjuk Rasa di Kedubes AS Dukung Gaza

Ratusan warga Malaysia kembali turun ke jalan pada Jumat (3/10/2025) untuk menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Warga-Malaysia-Gelar-Unjuk-Rasa-di-Kedubes-AS-Dukung-Gaza

Aksi tersebut berlangsung di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kuala Lumpur, sebagai bentuk protes terhadap sikap Washington yang dinilai tidak cukup kuat menekan Israel dalam konflik Gaza.

Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran POS VIRAL.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Dimulai Dari Masjid Dilanjutkan ke Kedubes AS

Demonstrasi pada Jumat diawali dari Masjid Tabung Haji di Jalan Tun Razak, Kuala Lumpur. Setelah menunaikan ibadah salat Jumat, jamaah melaksanakan salat hajat yang ditujukan khusus untuk keselamatan rakyat Palestina.

Suasana religius berubah menjadi orasi solidaritas ketika massa bergerak bersama menuju depan Kedubes AS. Meski polisi dari Polis Diraja Malaysia menjaga ketat akses jalan menuju kedutaan, para demonstran tetap bersemangat menyampaikan aspirasi mereka di sekitar area tersebut.

Massa yang terdiri dari berbagai kalangan termasuk aktivis, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga relawan kemanusiaan berorasi secara bergantian. Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan dukungan terhadap Palestina serta desakan kepada pemerintah AS untuk lebih berpihak pada kemanusiaan.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Pesan Politik Persatuan di Atas Segala Perbedaan

Sekretaris politik Perdana Menteri Malaysia, Muhammad Kamil, dalam keterangannya menegaskan bahwa isu Palestina bukan sekadar permasalahan politik, tetapi juga persoalan kemanusiaan universal. Ia menekankan pentingnya mengesampingkan perbedaan politik domestik demi membela rakyat Palestina yang terus mengalami penderitaan.

“Dalam masalah Gaza, kita semua harus mengesampingkan perbedaan politik, ras, atau agama, karena ini menyangkut keadilan dan kemanusiaan. Atas dasar itu, semua pihak harus bersatu mendukung setiap upaya, termasuk yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia,” tegas Kamil.

Pernyataan ini juga memperlihatkan sikap konsisten Malaysia dalam mendukung Palestina. Sebuah sikap yang sudah mengakar sejak lama dalam kebijakan luar negeri negeri jiran tersebut. Dukungan lintas partai dan lintas masyarakat menunjukkan bahwa isu Gaza telah menjadi isu moral dan bukan hanya persoalan diplomasi.

Baca Juga: Insiden Mengejutkan di Monas, Bendera Merah Putih Robek Saat Gladi HUT TNI

Peran Anwar Ibrahim di Tingkat Global

Peran-Anwar-Ibrahim-di-Tingkat-Global

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, juga disebut memainkan peran penting dalam isu ini. Melalui keterlibatan aktif dengan sejumlah pemimpin dunia, Anwar berupaya memastikan keselamatan para relawan Global Sumud Flotilla serta mendorong terciptanya akses kemanusiaan yang lebih luas ke Gaza.

Malaysia sejak lama dikenal sebagai salah satu negara di Asia Tenggara yang paling vokal membela Palestina. Dukungan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat sipil, lembaga pendidikan, hingga organisasi kemanusiaan. Dalam beberapa kesempatan, Anwar menegaskan bahwa Malaysia akan terus berdiri teguh bersama rakyat Palestina, sekalipun mendapat tekanan dari pihak-pihak tertentu.

Peran Malaysia di forum internasional, baik melalui ASEAN maupun Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), juga semakin menegaskan komitmen negara tersebut dalam memperjuangkan hak-hak bangsa Palestina.

Krisis Kemanusiaan di Gaza dan Flotilla

Aksi solidaritas di Malaysia ini tidak bisa dilepaskan dari situasi yang memburuk di Gaza. Selama bertahun-tahun, wilayah tersebut menghadapi blokade ketat dari Israel yang membatasi pergerakan manusia maupun distribusi bantuan kemanusiaan. Kondisi ini mengakibatkan krisis kesehatan, kekurangan pangan, hingga meningkatnya angka kematian warga sipil.

Global Sumud Flotilla merupakan salah satu misi internasional yang berupaya menembus blokade Israel dengan membawa bantuan kemanusiaan langsung ke Gaza. Namun, dalam beberapa hari terakhir, sejumlah relawan dilaporkan ditahan oleh otoritas Israel, memicu gelombang protes di berbagai negara, termasuk Malaysia.

Penahanan relawan ini memicu kecaman luas karena dianggap melanggar hukum internasional serta menghalangi bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza. Oleh karena itu, aksi di Kuala Lumpur menjadi simbol bahwa masyarakat dunia, khususnya di Malaysia, tidak tinggal diam melihat ketidakadilan yang terjadi.

Simak dan ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap mengenai berita-berita viral lainnya hanya di seputaran POS VIRAL.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari antaranews.com
  2. Gambar Kedua dari antaranews.com
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search