Selasa, September 22POS VIRAL
Shadow

Viral! Safari Ramadan di Bima Ricuh, Gubernur Bupati Diadang

Viral! Kegiatan Safari Ramadan di Bima memanas saat Gubernur dan Bupati diadang oleh warga insiden ricuh terjadi di tengah acara, memicu perhatian publik.

Bima Ricuh, Gubernur Bupati Diadang

Kejadian ini menimbulkan sorotan terkait keamanan dan kelancaran kegiatan pemerintahan di bulan suci. Pihak keamanan segera mengambil langkah antisipatif untuk menenangkan situasi, sementara warga tetap menuntut aspirasi mereka.

Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Warga menghadang Gubernur dan Bupati

Sekelompok warga menghadang rombongan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal dan Bupati Bima Ady Mahyudi saat mereka hendak melaksanakan Safari Ramadan di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Selasa (3/3/2026) petang. Peristiwa ini terjadi di Jalan Lintas Bima-Tente, tepatnya di Desa Rabakodo, dan terekam dalam beberapa video yang kini viral di media sosial.

Aliansi Pemuda Woha dan Pemuda Rabakodo Peduli melakukan aksi penghalangan, menurut warga setempat. Rombongan gubernur dan bupati saat itu tengah menuju Kantor Camat Woha untuk agenda Safari Ramadan, ketika massa menutup akses jalan dan menghalangi perjalanan.

Peristiwa ini menarik perhatian publik karena terekam dan beredar luas di media sosial. Banyak warganet yang ikut membahas insiden ini, memperdebatkan aksi penghadangan dan alasan di balik tuntutan warga terhadap pemerintah daerah.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Warga Tuntut Perbaikan Jalan Rusak

Syamsuddin, salah satu koordinator aksi, menyatakan bahwa penghadangan dilakukan untuk menagih janji perbaikan jalan rusak di Desa Rabakodo. Menurutnya, pemerintah sebelumnya pernah berjanji memperbaiki jalan tersebut, namun hingga kini belum terealisasi.

Syamsuddin mengatakan, ‘Kami menagih janji Gubernur NTB agar segera memperbaiki jalan yang rusak di Desa Rabakodo’ saat dikonfirmasi detikBali, Rabu (4/3/2026). Ia menambahkan bahwa tujuan aksi adalah menyampaikan aspirasi warga secara langsung kepada pejabat terkait.

Warga yang tergabung dalam aliansi ini menegaskan bahwa aksi mereka bersifat damai, meski berlangsung di jalan umum yang sempat menimbulkan kemacetan. Tuntutan perbaikan infrastruktur menjadi fokus utama unjuk rasa, mengingat kondisi jalan yang membahayakan pengguna.

Baca Juga: Viral! Dendam Mengamuk, Pegawai Sulut Bunuh Pasutri WN Pakistan!

Ketegangan Saat Negosiasi

Ketegangan Saat Negosias

Dalam sejumlah potongan video, terlihat Bupati Bima Ady Mahyudi turun dari mobil untuk menenangkan massa. Namun negosiasi tidak membuahkan hasil, dan beberapa peserta aksi tetap menutup akses jalan, menuntut perbaikan jalan secara langsung.

Seorang peserta aksi memukul dan membuka paksa pintu mobil Bupati Bima, yang ditumpangi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima sekaligus istri Bupati, Murni Suciyati. Tindakan peserta aksi itu membuat Murni menjerit ketakutan, sementara sopir mobil langsung menginjak rem dan mencoba mengendalikan kendaraan.

Aparat Satpol PP turun tangan mengamankan massa, sehingga situasi akhirnya terkendali. Pihak keamanan memastikan rombongan pejabat dapat melanjutkan perjalanan dengan aman setelah kondisi menjadi lebih kondusif.

Respon Pemerintah dan Keamanan

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Bima dan juru bicara Pemkab Bima belum menanggapi secara resmi insiden penghadangan tersebut. Pemerintah daerah maupun aparat keamanan berupaya memastikan situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan insiden lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi sorotan terkait pengelolaan keamanan saat kegiatan pemerintahan di lapangan, khususnya dalam agenda publik seperti Safari Ramadan. Pihak berwenang menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara warga dan pemerintah untuk mencegah ketegangan serupa.

Warga sekitar berharap janji pemerintah segera terealisasi agar insiden penghadangan tidak terulang. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pejabat publik akan pentingnya menindaklanjuti aspirasi masyarakat, terutama terkait fasilitas umum dan infrastruktur yang menjadi kebutuhan sehari-hari.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search