Jumat, Oktober 16POS VIRAL
Shadow

Tragis! Ibu di Muna Barat Tewas Diserang dan Dililit Ular Piton 6 Meter Saat Pulang dari Kebun

Waode Hartia, warga Muna Barat, tewas setelah seekor ular piton sepanjang sekitar 6 meter menyerang, menggigit, dan melilit tubuhnya saat pulang dari kebun.

Tragis! Ibu di Muna Barat Tewas Diserang dan Dililit Ular Piton 6 Meter Saat Pulang dari Kebun

Peristiwa memilukan tersebut terjadi hanya beberapa ratus meter dari lokasi kebun. Suami dan anak korban menyaksikan langsung kejadian itu saat mereka menyusul perjalanan pulang. Meski berusaha memberikan pertolongan, keduanya tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Perjalanan Pulang Berubah Menjadi Momen Mencekam

Kapolsek Kusambi, Iptu Rusman, menjelaskan bahwa Waode Hartia pergi ke kebun bersama suaminya, La Oge, dan anak mereka, La Emba. Kebun tersebut berada sekitar tiga kilometer dari rumah keluarga.

Sekitar pukul 17.30 WITA, Waode Hartia memutuskan pulang lebih dahulu dengan berjalan kaki. Ia membawa hasil panen berupa pisang dan labu di atas kepalanya, sementara suami dan anaknya menyusul menggunakan sepeda motor beberapa menit kemudian.

Tidak ada tanda-tanda bahaya saat korban meninggalkan kebun. Namun, perjalanan singkat itu justru berubah menjadi petaka yang tidak pernah mereka bayangkan.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Suami dan Anak Menemukan Korban di Pinggir Jalan

Setelah menempuh jarak sekitar 300 meter dari kebun, La Emba melihat ibunya sudah tergeletak di pinggir jalan. Ia segera meminta ayahnya menghentikan sepeda motor untuk memastikan kondisi korban.

Saat mendekat, keduanya melihat seekor ular piton berukuran besar masih berusaha menelan lengan kanan Waode Hartia. Pemandangan tersebut membuat mereka panik dan langsung berusaha menyelamatkan korban.

Mereka mengambil parang lalu menyerang ular piton itu hingga mati. Meski berhasil menghentikan serangan ular, kondisi korban sudah sangat kritis.

Baca Juga: Heboh! Istri Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Kamar Kos Jombang, Suasana Langsung Memanas

Gigitan dan Lilitan Ular Merenggut Nyawa Korban

Upaya penyelamatan yang dilakukan keluarga tidak mampu menyelamatkan Waode Hartia. Iptu Rusman menjelaskan bahwa korban diduga meninggal dunia di lokasi akibat gigitan dan lilitan kuat ular piton tersebut.

Korban mengalami luka gigitan pada kaki kanan serta luka di bagian dahi sebelah kiri. Setelah memastikan ular tidak lagi membahayakan, suami dan anak korban membawa jenazah menggunakan sepeda motor menuju rumah duka.

Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan kebun maupun hutan yang menjadi habitat satwa liar.

Keluarga Ikhlas Menerima Musibah

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah akibat serangan satwa liar. Mereka memilih mengikhlaskan kepergian Waode Hartia dan tidak mengajukan keberatan ataupun tuntutan hukum atas peristiwa tersebut.

Polisi juga telah mengumpulkan informasi dari keluarga serta sejumlah saksi untuk melengkapi data mengenai kejadian itu. Seluruh proses berjalan dengan lancar karena keluarga memberikan keterangan secara terbuka.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga yang beraktivitas di kebun agar selalu memperhatikan kondisi sekitar, terutama saat melintasi jalur yang masih dekat dengan habitat ular piton dan satwa liar lainnya.

Warga Diminta Lebih Waspada Saat Beraktivitas di Kebun

Kawasan perkebunan dan semak belukar masih menjadi habitat alami berbagai jenis ular, termasuk ular piton berukuran besar. Karena itu, warga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika berangkat maupun pulang dari kebun, terutama menjelang sore atau malam hari.

Masyarakat juga sebaiknya tidak berjalan sendirian jika harus melewati jalur yang sepi. Membawa alat penerangan, memperhatikan kondisi sekitar, dan saling memberi informasi mengenai keberadaan satwa liar dapat membantu mengurangi risiko kejadian serupa.

Musibah yang menimpa Waode Hartia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Banyak pihak berharap peristiwa tragis tersebut menjadi pelajaran agar masyarakat semakin berhati-hati saat beraktivitas di wilayah yang berdekatan dengan habitat satwa liar.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search