Jumat, September 25POS VIRAL
Shadow

Video Viral Siswa SMPN 18 Mengaku Dipukul Guru, Gara-Gara Tak Pakai Lurik?

Video viral SMPN 18 Malang memperlihatkan dugaan pemukulan siswa oleh guru yang berkaitan dengan pakaian lurik.

Video Viral Siswa SMPN 18 Mengaku Dipukul Guru, Gara-Gara Tak Pakai Lurik?

Video itu menyebar di media sosial dan langsung menarik perhatian publik. Sejumlah siswa kemudian menceritakan kejadian yang mereka alami di sekolah kepada keluarga masing-masing.

Pengakuan para siswa membuat persoalan semakin ramai. Mereka mengatakan seorang guru melakukan tindakan fisik ketika menanyakan pakaian lurik yang mereka kenakan. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Video Pemukulan Siswa SMPN 18 Malang Jadi Sorotan

Rekaman yang beredar memperlihatkan situasi yang memicu perhatian warganet. Setelah video tersebut menyebar, sejumlah siswa menceritakan kejadian yang mereka alami saat berada di sekolah.

Salah satu siswa berinisial W menceritakan kejadian tersebut pada Jumat (25/9/2026). W mengatakan dirinya hendak bersalaman dengan seorang guru ketika kejadian itu berlangsung.

Menurut W, guru tersebut tiba-tiba menariknya lalu memukul pipinya. Setelah itu, guru tersebut menanyakan pakaian lurik yang ia kenakan.

W mengatakan guru tersebut kembali menanyakan keberadaan lurik ketika dirinya mencoba memberikan penjelasan. W kemudian mengaku mendapat pukulan lagi.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Siswa Ceritakan Pukulan Saat Menjawab Pertanyaan Guru

W mengaku guru tersebut terus menanyakan pakaian lurik. Ia mengatakan dirinya kesulitan menjelaskan situasi karena guru kembali memukulnya saat ia hendak menjawab.

Siswa lain berinisial S juga menceritakan kejadian serupa. S mengatakan sejumlah siswa berkumpul dan mendapat pertanyaan mengenai pakaian yang mereka gunakan.

S mengaku seorang guru menamparnya sebanyak tiga kali. Ia mengatakan tamparan tersebut cukup keras hingga membuat matanya merah dan kepalanya terasa pusing selama sekitar dua jam.

S juga mengatakan ada siswa lain yang mengalami luka hingga mengeluarkan darah setelah kejadian tersebut. Namun, informasi mengenai kondisi siswa itu masih menunggu penjelasan lebih lengkap dari pihak terkait.

Baca Juga: Viral! Mobil Listrik Diduga Halangi Ambulans Bawa Pasien Kritis, Begini Kronologinya

Aturan Lurik untuk Siswa Ikut Dipertanyakan

Persoalan pakaian lurik ikut menjadi sorotan dalam kejadian tersebut. S mengatakan pihak sekolah menerapkan kewajiban mengenakan pakaian lurik bagi siswa kelas 7.

Menurut S, aturan itu belum tertulis untuk siswa kelas 8 dan 9. Ia juga mengatakan dirinya tidak mengenakan lurik karena belum memiliki pakaian yang sesuai.

Keluarga S sebenarnya sudah membeli pakaian tersebut. Namun, keluarga justru membeli pakaian lurik khusus perempuan sehingga S berencana menjelaskan kesalahan itu kepada gurunya.

S mengatakan dirinya belum sempat menjelaskan persoalan tersebut. Menurut pengakuannya, guru langsung memukulnya ketika ia hendak memberikan penjelasan.

S juga mengatakan siswa sebelumnya hanya mendapat teguran ketika tidak mengenakan lurik. Ia bahkan pernah mendengar peringatan agar siswa pulang jika tidak memakai pakaian tersebut.

Wali Siswa Soroti Permintaan Menghapus Video

Wali siswa juga memberikan keterangan mengenai video yang merekam kejadian tersebut. Menurut wali siswa, seseorang meminta agar pihak yang merekam video segera menghapus rekaman itu.

Wali siswa mengatakan pihak tersebut juga memberikan peringatan jika perekam tidak menghapus video. Informasi itu kemudian ikut menjadi perhatian setelah rekaman menyebar di media sosial.

Meski begitu, wali siswa menyampaikan informasi tersebut berdasarkan keterangan yang mereka terima. Publik masih menunggu penjelasan dari pihak sekolah mengenai persoalan video tersebut.

Klarifikasi SMPN 18 Malang Masih Dinantikan

Dugaan kekerasan terhadap siswa SMPN 18 Malang kini menjadi perhatian setelah video dan pengakuan sejumlah siswa menyebar luas. Para siswa memberikan cerita mengenai kejadian yang mereka alami di sekolah.

Namun, keterangan para siswa belum menggambarkan seluruh rangkaian kejadian secara lengkap. Pihak sekolah perlu memberikan penjelasan mengenai kronologi, aturan pakaian lurik, serta tindakan guru dalam peristiwa tersebut.

Klarifikasi SMPN 18 Malang juga dapat menjelaskan aturan pakaian lurik untuk setiap jenjang kelas. Penjelasan itu penting agar publik mengetahui ketentuan yang berlaku sebelum kejadian berlangsung.

Untuk sementara, informasi mengenai dugaan pemukulan berasal dari pengakuan siswa dan keterangan keluarga. Publik masih menunggu keterangan resmi dari SMPN 18 Malang untuk mengetahui perkembangan kasus tersebut.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search