Senin, Oktober 12POS VIRAL
Shadow

Aksi Tak Senonoh Sejoli di Edupark Gemolong Viral, Camat Akui Kecolongan

Video aksi tak senonoh sepasang muda-mudi di Taman Edupark Gemolong, Sragen, viral di media sosial dan memicu perhatian warga terkait pengawasan fasilitas umum.

Aksi Tak Senonoh Sejoli di Edupark Gemolong Viral, Camat Akui Kecolongan

Kemunculan video itu langsung menarik perhatian masyarakat. Apalagi, lokasi tersebut merupakan fasilitas umum yang kerap menjadi tempat warga bersantai, memancing, hingga mengajak anak melakukan berbagai kegiatan.

Camat Gemolong Nugroho Dwi Wibowo mengakui pihaknya kecolongan. Ia juga mengatakan kejadian serupa bukan pertama kali muncul di kawasan tersebut.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Video Sejoli di Edupark Gemolong Jadi Sorotan

Video yang beredar memperlihatkan sepasang muda-mudi melakukan tindakan yang tidak pantas di area Taman Edupark Gemolong. Keduanya terlihat bermesraan meski tempat tersebut terbuka dan dapat dikunjungi masyarakat.

Peredaran video itu kemudian memicu berbagai tanggapan dari warga. Masyarakat menilai pengelola perlu memperkuat pengawasan agar fasilitas umum tetap nyaman untuk semua pengunjung.

Nugroho mengatakan pihak kecamatan sudah mengetahui kejadian tersebut. Ia juga menyebut kejadian serupa kemungkinan telah terjadi sekitar dua kali di lokasi yang sama.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Camat Gemolong Akui Pengawasan Masih Kecolongan

Nugroho mengakui kondisi tersebut menunjukkan adanya celah dalam pengawasan. Pihak kecamatan kini meminta petugas meningkatkan pemantauan di sejumlah area yang selama ini kurang terpantau.

Menurut Nugroho, petugas sebenarnya sudah berjaga pada waktu tertentu. Namun, pengawasan belum menjangkau seluruh bagian taman secara merata.

Kondisi itu membuat beberapa pengunjung memanfaatkan area yang sepi untuk melakukan tindakan yang mengganggu kenyamanan masyarakat. Kecamatan Gemolong kini ingin mencegah kejadian serupa agar tidak kembali muncul.

Baca Juga: Viral di Sekolah! Siswa SMPN 2 Pinrang Diduga Main Judi Saat Istirahat, Ini Akibatnya

Area Belakang Taman Jadi Perhatian

Salah satu kendala utama muncul dari luasnya kawasan Edupark Gemolong. Beberapa bagian taman memiliki pepohonan dan area yang cukup rimbun sehingga petugas tidak selalu bisa melihat aktivitas pengunjung.

Nugroho menjelaskan bahwa bagian belakang taman, terutama kawasan yang mendekati jalan dan belakang warung, membutuhkan perhatian lebih. Pintu samping juga menjadi salah satu akses yang sulit terpantau.

Berbeda dengan bagian depan, area tersebut tidak selalu ramai. Pengunjung yang masuk melalui pintu utama biasanya bertemu warga yang memancing atau anak-anak yang mengikuti kegiatan melukis.

Ketiadaan CCTV Bikin Pemantauan Lebih Sulit

Pengelola juga menghadapi kendala lain karena Taman Edupark Gemolong belum memiliki kamera CCTV di seluruh area. Kondisi tersebut membuat petugas kesulitan memantau pergerakan pengunjung, terutama di bagian taman yang jarang ramai.

Selain meningkatkan penjagaan, pihak Kecamatan Gemolong bersama paguyuban lokal berupaya mencari identitas pasangan yang muncul dalam video. Langkah tersebut mereka lakukan untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih jelas.

Meski begitu, pihak terkait tetap perlu memperhatikan proses identifikasi secara hati-hati. Penyebaran identitas seseorang tanpa kepastian fakta juga dapat menimbulkan persoalan baru.

Kecamatan Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Kecamatan Gemolong kini mendorong pengelola taman untuk memperkuat langkah pencegahan. Petugas perlu meningkatkan patroli, terutama pada bagian yang selama ini sulit terpantau.

Pihak kecamatan juga mengusulkan pemasangan papan informasi atau banner yang mengingatkan pengunjung agar tidak melakukan tindakan tak pantas di area taman.

Pengawasan yang lebih konsisten diharapkan dapat menjaga fungsi Edupark Gemolong sebagai ruang publik. Dengan penjagaan yang lebih merata dan aturan yang jelas, warga dapat kembali menggunakan fasilitas tersebut dengan nyaman tanpa terganggu perilaku pengunjung yang melanggar norma.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search