Saturday, July 13POS VIRAL
Shadow

Aktivis Palestina Ahed Tamimi Termasuk 30 Tahanan Dibebaskan Israel

Aktivis Palestina Ahed Tamimi, tercantum dalam golongan 30 narapidana Palestina yang di bebaskan oleh Israel pada hari keenam penghentian senjata.

Aktivis Palestina Ahed Tamimi Termasuk 30 Tahanan Dibebaskan Israel

Ataupun pada Rabu 29 Nov 2023 malam durasi setempat. Tamimi diketahui selaku figur berarti untuk peperangan Palestina melawan pendudukan Israel.

Aktivis Ahed Tamimi Termasuk 30 Tahanan Palestina Dibebaskan Israel

Semacam dikutip AFP serta Angkatan laut (AL) Arabiya, Kamis 30 Nov 2023. Tamimi yang berumur 22 tahun ini dibekuk oleh Israel pada dini bulan ini terpaut dari informasi media sosial melalui Instagram. Yang bagi sumber- sumber Tel Aviv, melantamkan pembunuhan masyarakat Israel serta menyinggung pertanyaan Adolf Hitler. Keluarga Tamimi sudah menyangkal dakwaan itu.

Bunda Tamimi, Narimane, berkata putrinya apalagi tidak dapat membuka akun alat sosial. Suami Narimane ataupun papa Tamimi pula ditahan oleh Israel. Pembebasan 30 narapidana Palestina itu ialah bagian dari perpanjangan perjanjian penghentian senjata yang digapai oleh Israel serta Hamas.

Informasi Reuters mengatakan kalau Biro Bui Israel, pada Kamis 30 Nov 2023 pagi. Unggah catatan sapaaan tahanan Aktivis Palestina yang sudah mereka bebaskan dengan secara sah mereka. Ada panggilan Tamimi dalam seseorang administratur Palestina. yang tidak diucap namanya, mengonfirmasi kalau Tamimi sudah dibebaskan berakhir mendekam di Bui Damon, dekat kota Haifa, Israel.

Wujud Tamimi mulai diketahui khalayak semenjak tahun 2012. Di saat umurnya terkini 11 tahun, Pada saat ia mengalami serta melawan seseorang angkatan Israel buat membela kakak laki- lakinya yang dibekuk. Pada saat ia berumur 14 tahun, Tamimi balik jadi pancaran sehabis ia terekam kamera mengerkah seseorang angkatan Israel buat menghindari angkatan itu membekuk adik laki- lakinya yang Pada saat itu lagi memakai gips pada lengannya.

Pada tahun 2017, Tamimi disergap sehabis cuplikan yang membuktikan dirinya menampar serta memukuli 2 angkatan Israel di luar rumahnya di Rasul Alim jadi viral di internet. Wujud Tamimi jadi simbol peperangan Palestina serta lukisan dirinya berdimensi besar dilukis pada tembok pemisah antara Israel serta pinggir Barat, persisnya di Betlehem dekat Yerusalem.

Baca Juga : Polisi Selidiki Sindikat Perdagangan Manusia Rohingya Di Aceh

Ahed Tamimi Gadis Penampar Tentara Israel, Dibebaskan

Daulat bui Israel berkata sebesar 30 terpidana Palestina dibebaskan pada Rabu malam durasi setempat. Ini merupakan bagian dari alterasi terakhir bersumber pada perjanjian perpanjangan akad penghentian senjata yang Bakal selesai dalam sebagian jam.

“ Pada malam hari, 30 narapidana keamanan laki- laki serta perempuan Aktivis di bebaskan dari beberapa sarana bui,” tutur daulat bui Israel dalam suatu statment semacam diambil dari The New Arab, Kamis 30 Nov 2023. Di antara mereka yang dibebaskan merupakan Ahed Tamimi, seseorang penggerak wanita berumur 22 tahun yang sudah jadi figur berarti untuk masyarakat Palestina yang menentang pendudukan Israel.

Ia ditahan sebab suatu unggahan Instagram yang bagi sumber- sumber Israel melantamkan pembunuhan masyarakat Israel serta merujuk pada Hitler. Tetapi dakwaan itu dibantah oleh keluarganya. Ibunya, Narimane, yang suaminya pula ditahan, berkata Ahed apalagi tidak dapat membuka akun alat sosial.

Pembebasan tadi malam, yang terjalin sehabis gelombang keenam pembebasan jaminan dari Gaza, menghasilkan jumlah narapidana Palestina yang dibebaskan oleh Israel bersumber pada perjanjian penghentian senjata jadi 210 orang. Hamas serta agresif yang lain di Gaza sudah melepaskan 70 masyarakat Israel bersumber pada akad itu, bersama dengan nyaris 30 jaminan berkewarganegaraan lain di luar kerangka penghentian senjata.

Para jaminan serta narapidana yang dibebaskan disambut dengan keramaian oleh sahabat serta keluarga, tetapi tabrakan sudah terjalin sepanjang sebagian malam antara masyarakat Palestina serta gerombolan keamanan Israel di luar Bui Ofer.

Sosok Aktivis Muda Palestina Tahanan Tentara Israel

Di kutip dari AlJazeera, Ahed Tamimi, seseorang penggerak belia asal Palestina dikabarkan Bakal jadi bagian dari narapidana Israel yang Bakal dibebaskan hari ini.

Ahed Tamimi merupakan seseorang wanita, serta ialah penggerak belia asal Palestina yang luang viral sebab melawan seseorang angkatan Israel. Penggerak belia asal Palestina yang saat ini sudah berumur 22 tahun ini sudah 2 kali ditahan oleh pihak Israel. Di saat berumur 16 tahun, Ahed Tamimi jadi kehebohan Media Internasional sebab keberanian nya.

Lewat rekaman Kamera pengaman yang tersebar. Di saat itu Ahed Tamimi nampak melaksanakan perlawanan kepada angkatan Israel yang melanda sepupunya dengan timah panas karet. Pada umur 16 tahun, Ahed Tamimi dibekuk, dipenjara serta diadili dengan cara tertutup oleh pihak Israel.

Sehabis 8 bulan dipenjara, penggerak belia itu dibebaskan sebab cema penyerangan kepada angkatan Israel. Kemudian pada November 2023. Ahed Tamimi balik dibekuk serta ditahan oleh angkatan Israel di rumahnya. Pada penahanan itu, si papa, Bassem Tamimi pula ikut ditahan Di saat beliau menapaki jalanan West Bank mengarah rumahnya.

Sepanjang ini, penghentian senjata yang disetujui oleh pihak Israel serta Hamas pada 24 November 2023 kemudian sudah membebaskan 60 masyarakat Israel serta 180 masyarakat Palestina. Tetapi, informasi yang tersebar di alat sosial mengatakan kalau ditengah upaya penghentian senjata itu, angkatan Israel sudah membekuk 168 orang masyarakat Palestina yang lain, tercantum kanak- kanak.

Aktivis Ahed Tamimi Telah Tiba Di Ramallah

Penggerak terkenal Palestina, Ahed Tamimi sudah dibebaskan Israel dari Bui Ofer. Di saat ini, Ahed Tamimi sudah datang di Ramallah. Penggerak 22 tahun ini merupakan salah satu dari 30 narapidana yang dibebaskan dalam alterasi tahanan- sandera keenam ini, diambil dari Angkatan laut (AL) Jazeera.

Lebih dahulu, Ahed Tamimi dibekuk sepanjang penyergapan Israel di Pinggir Barat pada 6 November, kemudian. Ahed Tamimi dibekuk sebab dituduh mengedarkan hasutan di Pinggir Barat. Ahli ucapan tentara berkata seletah dibekuk, Tamimi dipindahkan ke gerombolan keamanan Israel buat diinterogasi lebih lanjut pos viral .

Israel memublikasikan penahanan itu pada hari Senin sehabis serangkaian penyergapan serta pertempuran semalam suntuk di Pinggir Barat yang diduduki. Aktivis Palestina Ahed Tamimi, Nariman Tamimi berkata pada kantor informasi Anadolu kalau gerombolan Israel sudah menggeledah rumah serta mengambil telepon seluler badan keluarga.

Bapaknya, Bassem Tamimi dibekuk oleh gerombolan Israel dalam penyergapan di kota itu minggu kemudian, tanpa informasi keberadaannya. Alat Israel memberi tahu kalau Ahed Tamimi melantamkan pembantaian kepada penduduk di Pinggir Barat lewat artikel Instagram. Pangkal keamanan Israel memberikan asumsi artikel Instagram itu pada AFP Pada saat ditanyai mengenai penyebabnya penangkapan nya.

Alat Israel memberi tahu kalau Ahed Tamimi melantamkan pembantaian kepada penduduk di Pinggir Barat lewat artikel Instagram. Pangkal keamanan Israel memberikan asumsi artikel Instagram itu pada AFP Pada saat ditanyai mengenai alasan penangkapannya.

Profil Ahed Tamimi, Tokoh Perlawanan Palestina

Gerombolan Israel( IDF) melaporkan membekuk penggerak terkenal Palestina, Ahed Tamimi, pada Senin. Dalam penyergapan di Kota Rasul Alim, Pinggir Barat. Seseorang administratur tentara Israel membuktikan fakta buruan layar ilustrasi aksi menghasut kekerasan Tamimi. Pada unggahan instagramnya, Tamimi menulis bacaan dalam Bahasa Yahudi serta Arab dengan bahaya Bakal menewaskan pemukiman Israel dan merujuk pada Hitler.

Ibunda Tamimi, Nariman al- Tamimi, menentang dengan berkata kalau putrinya tidak membuat unggahan itu. Tamimi ialah perempuan 22 tahun yang populer Bakal aksinya berkonfrontasi dengan gerombolan Israel. Ahed Tamimi mulai diketahui masyarakat disaat berumur 14 tahun sebab terekam film lagi mengerkah angkatan Israel yang mendesak adiknya hingga jatuh ke atas batu.

Tamimi sempat dibekuk oleh kawanan Israel sebab menampar serta menendang 2 angkatan Israel yang terletak di laman rumahnya pada 2017. Tamimi dipidana dengan 8 bulan kurungan bui.

Untuk masyarakat Palestina, Tamimi merupakan ikon bahadur, peperangan kanak- kanak, serta pejuang kebebasan, diambil dari The Guardian. Masyarakat Palestina mensupport bermacam perlawanan yang dicoba Tamimi. Kepala negara Palestina, Mahmoud Abbas menyanjung serta menyangka jeritan Tamimi di alat sosial amat berarti. Tetapi, untuk Israel Tamimi merupakan boneka politik orang tuanya yang dididik dengan cara keras serta layak menemukan ganjaran berat.

Tamimi ialah angkatan kedua yang hidup di dasar peperangan antara Israel serta Palestina. Papa Tamimi lahir pada 1967 Di saat Perang 6 Hari terjalin buat memperebutkan Pinggir Barat, Yerusalem Timur, Gaza, serta Lapangan Besar Golan. viralfirstnews.com

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *