Selasa, September 22POS VIRAL
Shadow

Astaga! Siswa SMA Pamekasan Tolak Menu MBG Karena Lele Disebut Masih Hidup

Sebuah video viral memperlihatkan siswa SMA di Pamekasan menolak menu MBG setelah muncul dugaan lele yang disajikan masih hidup.

MBG SMA di Pamekasan lele masih hidup

​Sebuah video viral di media sosial menampilkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditolak oleh pihak sekolah karena tidak lazim. ​Menu tersebut, yang seharusnya menjadi jatah konsumsi siswa untuk tiga hari, disalurkan pada Senin (9/3/2026). ​​Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan klarifikasi terkait video viral yang menampilkan menu lele mentah yang akan diberikan kepada siswa​.

Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Penolakan Menu MBG Oleh SMAN 2 Pamekasan

SMA Negeri 2 Pamekasan, Jawa Timur, menolak paket MBG karena berisi ikan lele mentah. Video yang beredar memperlihatkan lele tersebut masih hidup di dalam kotak makanan. Penampakan menu itu menunjukkan petugas menaruh satu kotak berisi ikan lele mentah bersama dua potong tahu dan dua potong tempe.

Pihak sekolah menyatakan bahwa ikan lele mentah menimbulkan bau amis dan berpotensi cepat membusuk. SMAN 2 Pamekasan menolak 1.022 porsi menu MBG yang diberikan kepada siswanya. Laporan lain menyebutkan bahwa siswa menolak 1.113 porsi MBG karena menu lele mentah dan bau amis yang ditonjolkan.

Petugas menempatkan lele hidup yang belum dicuci ke dalam satu kotak bersama tahu dan tempe, sehingga menjadi alasan utama penolakan. Kondisi ini membuat siswa dan pihak terkait khawatir tentang keamanan pangan dan kualitas gizi yang akan mereka terima.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Klarifikasi Dari Badan Gizi Nasional (BGN)

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait video viral tersebut. Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan paket makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Pademawu Buddagan terdiri dari beberapa menu, yaitu lele marinasi, tahu dan tempe ungkep, roti pizza, telur rebus, susu full cream, dan buah naga.

Nanik mengatakan video yang beredar hanya menampilkan sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi. BGN menegaskan bahwa petugas menyusun menu Program MBG sesuai standar gizi dan keamanan pangan, serta akan mengevaluasi setiap laporan di lapangan agar pelayanan tetap optimal.

Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama, dan BGN terus memantau serta mengevaluasi seluruh proses. Petugas memastikan penyiapan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar yang telah mereka tetapkan.

Baca Juga: Iran Murka! Australia Dituduh Menyandera Pemain Timnas Putri

Alasan Penggunaan Lele Marinasi

 Alasan Penggunaan Lele Marinasi

​Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan alasan penggunaan lele marinasi dalam menu MBG. ​Pertimbangan utamanya adalah gizi dan ketahanan pangan. ​Penggunaan lele marinasi bertujuan untuk mencegah berkurangnya gizi pada lele dan menambah protein pada hari itu.

Selain itu, marinasi membuat lele bisa bertahan hingga satu hari. Petugas memarinasi lele agar tetap berkualitas dan aman, terutama untuk dikonsumsi keesokan harinya. Hal ini menunjukkan bahwa petugas seharusnya menerapkan proses pengolahan tertentu sebelum mendistribusikan lele.

Penjelasan ini mengindikasikan adanya kesalahpahaman atau kurangnya komunikasi antara pihak SPPG dan SMAN 2 Pamekasan. Jika pihak sekolah benar-benar menerima lele marinasi seperti penjelasan BGN, insiden penolakan kemungkinan tidak terjadi.

Prioritas Keamanan Pangan Dan Gizi

​BGN menegaskan bahwa keamanan pangan dan kualitas gizi menjadi prioritas utama dalam Program MBG. Lembaga ini berkomitmen terus memantau dan mengevaluasi seluruh proses, mulai dari penyiapan hingga distribusi makanan, agar sesuai dengan standar yang telah mereka tetapkan. Ini penting untuk memastikan bahwa siswa menerima makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman untuk dikonsumsi.

​Pihak terkait akan menindaklanjuti setiap polemik atau laporan di lapangan melalui koordinasi dan evaluasi untuk memastikan pelayanan kepada penerima manfaat tetap berjalan optimal. Kejadian di Pamekasan ini menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antarpihak terkait.

​Program ini bertujuan memberikan makanan bergizi gratis kepada siswa, sehingga pihak terkait harus menjaga aspek keamanan dan kualitas gizi dengan ketat. Insiden ini menyoroti pentingnya transparansi dan edukasi mengenai proses pengolahan makanan yang didistribusikan.

Simak terus dan jangan sampai terlewatkan beragam informasi terlengkap seputar berita viral terkini, hanya di POS VIRAL, sumber informasi update paling hangat!


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari aceh.tribunnews.com
  • Gambar Kedua dari dialeksis.com
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search