Jumat, Oktober 16POS VIRAL
Shadow

Heboh! Croissant ‘Berambut’ Dijual di Thailand, Banyak yang Jijik tapi Tetap Penasaran

Croissant ‘berambut’ dari toko roti di Pattaya, Thailand, viral di media sosial setelah memakai topping unik yang menyerupai rambut dan memicu reaksi warganet.

Heboh! Croissant 'Berambut' Dijual di Thailand, Banyak yang Jijik tapi Tetap Penasaran

Banyak warganet merasa kaget saat pertama kali melihat bentuknya. Sebagian mengaku jijik, tetapi sebagian lainnya justru penasaran ingin mencoba rasa croissant unik tersebut. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Sai Waan Bake House Hadirkan Croissant dengan Konsep Berbeda

Sai Waan Bake House menjadi tempat yang menciptakan Mor Aoi Croissant, pastry yang kini viral di berbagai negara. Toko roti asal Pattaya ini memang sering membuat berbagai kreasi croissant dan pastry dengan konsep unik.

Seorang pastry chef profesional mengelola dapur Sai Waan Bake House dan terus mengembangkan menu baru. Ia juga bekerja sebagai instruktur serta konsultan bagi sejumlah kafe di Thailand.

Pengalaman panjang dalam dunia kuliner membuat toko tersebut berani mencoba ide baru yang berbeda dari produk pastry pada umumnya.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Nama Mor Aoi Croissant Bikin Banyak Orang Salah Fokus

Kreasi tersebut memakai nama Mor Aoi Croissant. Dalam bahasa gaul Thailand, istilah mor aoi memiliki arti rambut kemaluan sehingga nama itu langsung menarik perhatian banyak orang.

Bukan hanya namanya, bentuk croissant tersebut juga membuat publik ramai membicarakannya. Toko ini membuat croissant mentega dengan tekstur renyah, lalu menambahkan krim segar dan topping hitam di bagian atas.

Tampilan topping tersebut membuat banyak orang mengira toko roti memakai rambut asli. Namun, dugaan itu langsung terbantahkan setelah pemilik toko menjelaskan bahan yang sebenarnya.

Baca Juga: Heboh! Wanita Diduga Hina Al-Quran di NTB, Hasil Analisis Ahli Bahasa Jadi Sorotan

Topping Hitam Ternyata Berasal dari Bahan Makanan

Pemilik Sai Waan Bake House, Arthit Chomsawat, mengatakan ide Mor Aoi Croissant muncul dari kreasi sebelumnya yang bernama “kue berbulu”. Ia ingin membuat makanan yang terlihat unik sekaligus menghibur pelanggan.

Arthit memakai fat choy sebagai topping utama. Bahan tersebut merupakan ganggang hitam yang bisa dimakan dan sering muncul dalam beberapa hidangan penutup bergaya Asia.

Bentuk fat choy yang panjang dan tipis membuat tampilannya sangat mirip rambut. Perpaduan warna hitam dari topping dengan krim putih membuat croissant ini terlihat mencolok dan mudah menarik perhatian.

Croissant Viral Ini Picu Perdebatan Warganet

Croissant Viral Ini Picu Perdebatan Warganet

Kehadiran Mor Aoi Croissant memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat. Sebagian orang mengkritik desain tersebut karena menganggap tampilannya terlalu provokatif untuk sebuah pastry.

Namun, banyak juga warganet yang melihatnya sebagai bentuk kreativitas dalam dunia kuliner. Mereka menilai konsep unik tersebut berhasil membuat sebuah produk sederhana menjadi pusat perhatian.

Sejumlah food vlogger dari berbagai negara ikut mencoba dan mengulas croissant tersebut. Konten mereka membuat nama Mor Aoi Croissant semakin populer di media sosial.

Harga Murah Membuat Banyak Orang Ikut Penasaran

Sai Waan Bake House menawarkan Mor Aoi Croissant dengan harga sekitar 65–70 baht Thailand atau sekitar Rp30 ribuan per buah. Harga tersebut membuat banyak pelanggan tertarik membeli tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Banyak wisatawan datang ke toko tersebut karena penasaran dengan bentuknya. Sebagian pelanggan ingin mencicipi rasa croissant, sementara sebagian lainnya ingin mengabadikan pengalaman mencoba makanan yang sedang viral.

Mor Aoi Croissant membuktikan bahwa kreativitas dapat menjadi strategi pemasaran yang kuat. Sai Waan Bake House berhasil membuat produk sederhana menjadi perbincangan luas hanya melalui tampilan yang berbeda dan konsep yang berani.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search