Jumat, Oktober 16POS VIRAL
Shadow

Heboh! Meteor Terlihat Melintas di Langit Tol JORR Hingga Jogja, Pakar Ungkap Fakta Mengejutkan

Meteor melintas di langit Tol JORR hingga Yogyakarta membuat warga heboh, fenomena cahaya terang itu viral di media sosial dan dijelaskan oleh para pakar.

Heboh! Meteor Terlihat Melintas di Langit Tol JORR Hingga Jogja, Pakar Ungkap Fakta Mengejutkan

Dalam video yang beredar, tampak sebuah benda bercahaya bergerak dari arah selatan menuju utara di langit Tol JORR dekat kawasan Taman Mini Indonesia Indah. Banyak warga bertanya-tanya apakah benda tersebut merupakan meteor atau fenomena lain yang jarang terjadi. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Cahaya Misterius di Langit JORR Ternyata Berasal dari Meteor

Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, mengungkap bahwa cahaya tersebut memang berasal dari meteor besar yang melintas di atmosfer Bumi.

Thomas menjelaskan fenomena serupa juga terlihat dari wilayah Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026. Saat itu, meteor melintas sekitar pukul 21.22 WIB dengan posisi yang cukup tinggi sehingga tampak kecil dan berwarna putih dari permukaan Bumi.

Menurut Thomas, meteor berasal dari batuan antariksa yang memiliki jalur orbit berdekatan dengan Bumi. Ketika batuan tersebut masuk ke atmosfer, gesekan udara membuat permukaannya terbakar dan menghasilkan cahaya terang yang bisa terlihat dari wilayah luas.

Ia memastikan meteor berukuran kecil seperti ini tidak membahayakan masyarakat karena peristiwa serupa cukup sering terjadi di Indonesia.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Bukan Hanya Jakarta, Kilatan Meteor Juga Terlihat di Jogja hingga Cirebon

Fenomena meteor tersebut ternyata tidak hanya muncul di langit Jakarta dan Bekasi. Sejumlah warga di Yogyakarta hingga Cirebon juga melihat kilatan cahaya yang sama pada malam tersebut.

Salah satu rekaman CCTV di Yogyakarta memperlihatkan cahaya berwarna hijau yang melintas cepat di langit malam. Rekaman itu semakin memperkuat dugaan bahwa benda tersebut merupakan meteor superterang atau bolide.

Astronom amatir Marufin Sudibyo menjelaskan bahwa karakteristik dalam berbagai video menunjukkan tanda-tanda kuat sebuah meteor besar. Ia menyebut fenomena itu memiliki ciri khas berupa kilatan terang, perubahan warna, serta suara dentuman yang terdengar oleh sebagian warga.

Baca Juga: Viral Video Kapolresta Denpasar Disebut Rampas HP Warga, Polisi Ungkap Fakta Ini

Pakar Ungkap Alasan Meteor Bisa Memancarkan Cahaya Hijau

Marufin menjelaskan cahaya hijau yang muncul bukan sekadar efek visual biasa. Menurutnya, warna tersebut berkaitan dengan kandungan material pada benda langit yang masuk ke atmosfer.

Salah satu penyebabnya berasal dari unsur nikel yang terdapat pada meteoroid tertentu. Pecahan asteroid yang kaya unsur besi dan nikel dapat menghasilkan pancaran warna kehijauan ketika mengalami pembakaran akibat gesekan dengan atmosfer.

Selain warna hijau, beberapa warga juga melaporkan suara dentuman setelah cahaya muncul. Marufin menyebut suara tersebut berasal dari gelombang kejut atau sonic boom ketika meteoroid mengalami perlambatan besar dari kecepatan tinggi.

Perubahan kecepatan dari kondisi supersonik menuju subsonik menghasilkan gelombang suara yang kemudian mencapai permukaan Bumi sebagai bunyi dentuman.

Meteoroid Diperkirakan Berasal dari Pecahan Asteroid Dekat Bumi

Berdasarkan analisis awal, Marufin memperkirakan meteor tersebut berasal dari meteoroid dengan ukuran sekitar satu meter. Benda itu kemungkinan merupakan pecahan asteroid dekat Bumi yang mengorbit Matahari.

Ia menjelaskan meteoroid tersebut memiliki jalur orbit yang memotong lintasan Bumi. Saat keduanya berada pada titik pertemuan yang sama, batuan antariksa itu masuk ke atmosfer dan berubah menjadi meteor superterang.

Marufin memperkirakan benda tersebut tidak mencapai permukaan tanah karena sudah hancur di atmosfer pada ketinggian sekitar 46 hingga 48 kilometer.

Fenomena Meteor Viral Ini Ternyata Bukan Kejadian Langka

Meskipun membuat banyak orang panik dan penasaran, fenomena meteor seperti ini sebenarnya bukan kejadian yang sangat langka. Marufin menyebut meteor superterang dapat muncul secara berkala di berbagai wilayah Bumi.

Menurutnya, kejadian serupa secara statistik dapat terjadi rata-rata setiap 26 hari sekali. Namun, sebagian besar fenomena meteor tidak selalu terlihat jelas karena faktor lokasi, cuaca, dan waktu kemunculannya.

Fenomena meteor yang melintas di langit Indonesia ini kembali menunjukkan bahwa aktivitas benda langit terus berlangsung di sekitar Bumi. Meski terlihat mengejutkan, para ahli memastikan peristiwa tersebut tidak membawa ancaman bagi masyarakat.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search