Sebuah video yang menampilkan mobil minibus terbalik di parit besar langsung menyebar luas dan viral di media sosial.
Mobil itu mengangkut turis asal Inggris yang sedang menuju Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kejadian ini langsung menarik perhatian publik karena melibatkan wisatawan asing dan terjadi di jalur menuju salah satu destinasi wisata favorit di Sumut.
Insiden tersebut tidak hanya memicu perbincangan warganet, tetapi juga memunculkan banyak pertanyaan soal keamanan transportasi wisata. Berikut rangkuman fakta lengkap kejadian yang disusun lebih ringkas, jelas, dan mudah dipahami.
Kronologi Minibus Terbalik di Parit Langkat
Kecelakaan ini terjadi pada Senin siang, 2 Februari 2026, di Dusun Cangkolan, Desa Minta Kasih, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. Saat itu, sopir mengemudikan minibus berwarna putih yang membawa rombongan kecil wisatawan asing dari Medan menuju Bukit Lawang.
Ketika melintasi jalan tersebut, mobil tiba-tiba kehilangan kendali, lalu masuk ke parit di pinggir jalan hingga akhirnya terbalik. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi mobil yang mengalami kerusakan cukup parah di beberapa bagian.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi. Aparat pemerintah setempat juga turun langsung untuk mengamankan situasi dan mengatur lalu lintas.
Dalam narasi unggahan video, seseorang menuliskan, “Bus ini berangkat dari Medan menuju lokasi wisata Bukit Lawang.” Jalur tersebut memang sering dilalui wisatawan lokal maupun mancanegara.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Polisi Benarkan Mobil Mengangkut Turis Inggris
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, membenarkan bahwa minibus tersebut mengangkut dua orang turis asal Inggris. Saat kejadian, keduanya sedang menikmati perjalanan wisata menuju Bukit Lawang.
“Betul, di dalam mobil itu ada dua orang turis,” ujar AKBP David saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan bahwa seorang sopir lokal mengemudikan mobil tersebut. Sopir itu biasa membawa wisatawan ke kawasan Bukit Lawang dan sudah cukup mengenal rute perjalanan.
Namun, AKBP David juga mengingatkan bahwa jalur menuju kawasan wisata tersebut memiliki jalan sempit di beberapa titik, dengan parit cukup dalam di sisi jalan. Polisi mencatat kedalaman parit sekitar 1,5 meter, sehingga mobil langsung terbalik saat terperosok.
Ban Pecah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan
Berdasarkan keterangan sementara dari saksi mata, kecelakaan tersebut berawal dari ban mobil yang pecah ketika kendaraan melaju.
“Saksi mata menyampaikan bahwa mobil mengalami pecah ban, kemudian oleng dan masuk ke parit,” jelas AKBP David.
Meski demikian, pihak kepolisian belum menetapkan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk memastikan apakah faktor lain ikut memengaruhi kejadian itu.
“Kami masih mendalami penyebab pastinya,” tambahnya.
Polisi juga menegaskan bahwa kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain.
Baca Juga: Jakarta Jadi Tuan Rumah KTT D-8 2026, Ini Target Besar Yang Disiapkan
Tidak Ada Korban, Turis Tetap Lanjut Liburan

Insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Semua penumpang, termasuk dua turis asal Inggris, berhasil selamat.
“Alhamdulillah, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya ada kerugian material,” kata AKBP David.
Setelah kecelakaan, polisi langsung menemui para turis untuk memastikan kondisi mereka. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa keduanya dalam keadaan sehat dan tidak mengalami cedera serius.
Menariknya, insiden tersebut tidak menyurutkan semangat wisata para turis. Mereka tetap melanjutkan perjalanan dan menikmati liburan di Bukit Lawang.
“Turisnya sudah kami temui dan sekarang sedang liburan di Bukit Lawang,” pungkas AKBP David.
Viral dan Jadi Sorotan Keselamatan Wisata
Viralnya video kecelakaan ini menjadi pengingat penting soal keselamatan transportasi wisata, terutama di jalur menuju destinasi alam. Banyak warganet menyoroti kondisi jalan serta kelayakan kendaraan yang mengangkut wisatawan asing.
Sejumlah komentar di media sosial menyebut, “Jalur wisata harus lebih diperhatikan keamanannya”, sementara warganet lain berharap pemerintah daerah meningkatkan pengawasan kendaraan wisata.
Bukit Lawang selama ini dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan mancanegara karena wisata orangutan dan keindahan alamnya. Oleh karena itu, semua pihak perlu menjaga aspek keselamatan agar citra pariwisata tetap positif.
Meski insiden ini berakhir tanpa korban, kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi pengelola wisata, sopir, dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ikutin terus berita terviral dan terupdate hanya di POS VIRAL.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar pertama dari detiksumut
- Gambar Utama dari POS VIRAL
