Selasa, Februari 10POS VIRAL
Shadow

Pria Viral di Jombang Bukan Diculik, Dianiaya karena Utang Istri

Sekelompok orang menganiaya pria asal Sidoarjo karena utang-piutang, warga menyelamatkannya, bukan kasus penculikan.

Pria Viral di Jombang Bukan Diculik, Dianiaya karena Utang Istri

Korban bernama Daniriansyah, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepuh, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Warga menyelamatkan Daniriansyah dari mobil putih di Pasar Tapen, Jombang, kemudian mengantarnya ke Polsek Kudu untuk membuat laporan. Setelah itu, petugas mengantar korban ke Puskesmas Kudu agar mendapat perawatan medis. “Korban tidak diculik. Warga menyelamatkannya tepat waktu,” jelas seorang saksi.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Kronologi Penganiayaan

Daniriansyah menceritakan bahwa sebelum kejadian, 33 orang datang ke rumah kosnya di Tarik, Sidoarjo, lalu memaksanya naik mobil putih. Dalam perjalanan, mereka menganiaya korban hingga warga Pasar Tapen mendengar keributan dan segera turun tangan. “Saya dibawa dan dipukul selama perjalanan. Untung warga turun tangan dan menyelamatkan saya,” ujar Daniriansyah.

Warga yang menolong menahan mobil dan mengeluarkan korban. Setelah itu, mereka mengantar Daniriansyah ke Polsek Kudu agar korban bisa membuat laporan resmi.

Petugas kepolisian membimbing korban dan keluarganya ke Polsek Tarik karena lokasi awal penganiayaan masuk wilayah hukum Polsek Tarik. Unit Reskrim Polsek Tarik menerima laporan dan mulai memeriksa kasus ini.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Polsek Tarik Tegaskan Bukan Penculikan

Kapolsek Tarik AKP Heri Setyawan menegaskan bahwa kejadian itu bukan penculikan. Ia menjelaskan korban memang dijemput sekelompok orang, tapi tujuan mereka menganiaya korban, bukan menculik. “Kejadian itu terjadi di Desa Kramattemenggung, wilayah hukum Polsek Tarik,” kata AKP Heri.

Polisi kini memeriksa saksi dan korban untuk memastikan kronologi yang tepat. Mereka juga mengidentifikasi pelaku dan menyiapkan langkah hukum selanjutnya.

Motif Penganiayaan Karena Utang

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan motif penganiayaan terkait utang-piutang. Istri korban menunggak utang pada pelaku selama beberapa waktu. Pelaku kemudian mendatangi rumah kos korban, menjemput dan menganiaya korban karena utang itu,” jelas Kapolsek Tarik.

Polisi memeriksa dokumen utang dan memintai keterangan pelaku untuk memperjelas kasus ini. Motif ekonomi menjadi penyebab utama, bukan konflik pribadi langsung.

Baca Juga: Minibus Terbalik Saat Antar Turis Inggris ke Bukit Lawang, Fakta Lengkap Insiden di Langkat

Korban Mendapat Pertolongan dan Membuat Laporan

Korban Mendapat Pertolongan dan Membuat Laporan

Setelah warga menyelamatkan Daniriansyah, petugas Puskesmas memberikan perawatan medis. Petugas memastikan korban tidak mengalami luka serius dan memulihkan kondisinya.

Daniriansyah juga dibimbing oleh polisi untuk membuat laporan resmi. Petugas mencatat semua detail kejadian dan meneruskan laporan ke unit reskrim agar kasus ditindaklanjuti sesuai hukum. “Kami pastikan korban mendapatkan perlindungan penuh dan haknya dipenuhi,” kata AKP Heri.

Polisi juga mengajak warga sekitar tetap waspada namun tidak mudah menyebarkan kabar sebelum memastikan fakta.

Warga Turut Selamatkan Korban

Peran warga Pasar Tapen sangat penting. Mereka menahan mobil dan membantu korban keluar dari situasi berbahaya. “Warga berani turun tangan, sehingga korban selamat dan bisa segera melapor,” ujar seorang saksi.

Polisi menghimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu informasi resmi sebelum menyebarkan berita viral. Kolaborasi warga dan polisi terbukti mempercepat penanganan dan menyelamatkan korban.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tidak semua kabar viral terkait penculikan benar. Polisi terus memproses kasus penganiayaan dan memanggil pihak terkait untuk diperiksa. Korban tetap dipantau oleh petugas medis dan polisi agar kondisi fisik dan mentalnya membaik. “Kami mengimbau masyarakat jangan panik dan selalu cek fakta. Pelaku akan kami tindak sesuai hukum,” pungkas AKP Heri Setyawan.

Ikutin terus POS VIRAL, Agar kalian tidak ketinggalan informasi berita terupdate yang kami berikan.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search