Rumah di Komplek KPAD Cijantung mendadak jadi sorotan setelah aparat menangkap 11 orang yang diduga menjalankan operasional judi online.
Petugas menggerebek rumah tersebut pada Minggu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 07.30 WIB. Mereka mendatangi sebuah rumah di Jalan Sederhana 7, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, setelah mendapat informasi mengenai dugaan aktivitas judi online di lokasi itu.
Pengungkapan kasus tersebut langsung menarik perhatian karena rumah itu berada di kawasan KPAD. Aparat juga membawa sejumlah barang yang mereka duga berkaitan dengan aktivitas judi online dari dalam rumah tersebut. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.
11 Orang Diamankan Saat Penggerebekan
Petugas menangkap 11 orang yang mereka duga menjalankan peran sebagai operator judi online. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan untuk membantu aparat mengungkap aktivitas yang berlangsung di rumah tersebut.
Petugas juga menemukan sejumlah perangkat yang mereka duga mendukung kegiatan operasional. Barang bukti itu terdiri dari 32 unit komputer, 14 ponsel, serta 9 KTP.
Jumlah komputer yang cukup banyak semakin memperkuat dugaan adanya aktivitas operasional di lokasi tersebut. Meski begitu, aparat masih perlu memeriksa fungsi setiap perangkat untuk mengetahui peran masing-masing dalam kegiatan tersebut.
Aparat juga mendalami peran setiap orang yang mereka tangkap. Pemeriksaan itu bertujuan mencari tahu apakah mereka bekerja dalam satu jaringan atau menjalankan tugas berbeda dalam operasional tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Lokasi di Komplek KPAD Jadi Sorotan
Perkara ini semakin menarik karena petugas menggerebek rumah tersebut di kawasan Komplek KPAD Cijantung. Lokasi itu berkaitan dengan lingkungan kedinasan sehingga masyarakat mulai mempertanyakan bagaimana aktivitas yang diduga melanggar hukum bisa berlangsung di sana.
Keberadaan rumah tersebut tentu belum membuktikan keterlibatan pihak tertentu. Aparat masih harus mencari tahu siapa pemilik rumah, siapa yang menempati lokasi, dan bagaimana mereka menjalankan aktivitas tersebut.
Aparat juga perlu meminta keterangan dari pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan rumah itu. Keterangan tersebut dapat membantu penyidik mengetahui apakah penghuni hanya menyewa rumah atau ada pihak lain yang mengetahui aktivitas di dalamnya.
TNI Siap Tindak Tegas Jika Terbukti
Kasus tersebut turut menarik perhatian TNI. Institusi tersebut menyatakan akan mengambil tindakan tegas jika pemeriksaan membuktikan adanya anggota aktif yang membantu atau menggunakan rumah dinas untuk menjalankan aktivitas judi online.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa TNI tidak ingin anggotanya terlibat dalam kegiatan ilegal. Apalagi, aparat penegak hukum terus meningkatkan perhatian terhadap praktik judi online yang menyebar melalui berbagai jaringan.
Namun, hingga kini aparat belum menemukan kesimpulan mengenai keterlibatan anggota TNI dalam perkara tersebut. Penyidik masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari pihak terkait sebelum mengambil langkah berikutnya.
Siapa Pengendali di Balik Operasional?
Penangkapan 11 orang belum menjawab pertanyaan terbesar dalam perkara ini. Aparat masih mencari tahu siapa yang mengatur operasional tersebut dan dari mana para operator menerima instruksi.
Aktivitas judi online biasanya melibatkan lebih dari sekadar operator. Pihak lain bisa saja mengurus pengelolaan, komunikasi, teknis, hingga bagian lain yang mendukung kegiatan tersebut.
Karena itu, penyidik kini menelusuri komputer dan ponsel yang mereka bawa dari lokasi. Data dalam perangkat tersebut bisa membantu aparat menemukan komunikasi serta hubungan antara operator dengan pihak lain.
Petugas juga menelusuri 9 KTP yang mereka temukan di lokasi. Data identitas itu dapat membantu penyidik memastikan siapa saja yang berada di rumah tersebut dan mencari hubungan mereka dengan aktivitas judi online.
Penyelidikan Masih Berjalan
Sampai sekarang, aparat masih mencari tahu apakah pemilik rumah atau pihak tertentu memiliki hubungan dengan jaringan judi online tersebut. Penyidik tidak bisa langsung menunjuk seseorang sebagai pihak yang bertanggung jawab hanya karena rumahnya menjadi lokasi penggerebekan.
Penyidik perlu mengumpulkan keterangan dan bukti secara menyeluruh sebelum menentukan peran setiap pihak. Jika mereka menemukan bukti yang mengarah pada jaringan lebih besar, aparat dapat mengembangkan penyelidikan kepada pihak lain.
Kasus ini juga mengingatkan masyarakat bahwa jaringan judi online dapat menjalankan aktivitas dari berbagai lokasi, termasuk kawasan permukiman. Karena itu, warga perlu memperhatikan aktivitas mencurigakan dan melaporkannya kepada aparat jika menemukan sesuatu yang tidak wajar.
Publik kini menunggu hasil penyelidikan mengenai pemilik rumah, pengendali operasional, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menentukan arah penanganan perkara ini. Jangan lewatkan berita terbaru dan kunjungi POS VIRAL untuk mendapatkan informasi selengkapnya.