Aksi dua pendaki menaiki Tugu Triangulasi Puncak Merbabu viral di media sosial hingga menuai kecaman, BTNGMb langsung memberikan sanksi pembinaan.
Akun Instagram @pesona_gunung19 mengunggah foto seorang pendaki yang berdiri di atas Tugu Triangulasi. Unggahan itu langsung menarik perhatian publik dengan jumlah lebih dari 10.500 tanda suka, 686 komentar, dan 1.576 kali dibagikan.
Foto Pendaki Naik Tugu Merbabu Bikin Warganet Geram
Foto viral tersebut memperlihatkan seorang pendaki laki-laki menaiki tugu yang berada di puncak Gunung Merbabu. Dalam gambar itu, pria tersebut terlihat menginjak bagian tiang tugu dengan kedua kaki sambil bergaya menghadap ke samping.
Pendaki itu juga terlihat mengepalkan salah satu tangannya saat berada di atas tugu. Padahal, tugu tersebut memiliki tulisan identitas kawasan, yaitu Gunung Merbabu, Puncak Triangulasi (3.142 MDPL), Taman Nasional Gunung Merbabu.
Banyak warganet menilai tindakan tersebut tidak pantas karena dapat merusak fasilitas kawasan konservasi. Mereka juga meminta pendaki lain tidak mengikuti aksi serupa hanya demi mendapatkan konten media sosial.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
BTNGMb Langsung Telusuri Aksi Dua Pendaki
Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) langsung merespons video yang ramai beredar. Petugas Resor Selo bergerak mencari informasi dan berhasil mengetahui identitas dua pendaki yang muncul dalam foto tersebut.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNGMb, Nurpana Sulaksono, menjelaskan bahwa petugas menindaklanjuti informasi tersebut setelah masyarakat ramai membicarakannya di media sosial.
Menurut Nurpana, kejadian itu berlangsung pada Minggu, 26 Juli 2026. Petugas kemudian memanggil kedua pendaki pada Rabu (29/7) untuk meminta penjelasan mengenai tindakan mereka di Puncak Triangulasi.
Baca Juga: Viral! Kakek di Depok Ditangkap Setelah Kepergok Curi Uang Kotak Amal
Kedua Pendaki Akui Kesalahan dan Teken Surat Pernyataan
Saat bertemu petugas, kedua pendaki memberikan keterangan secara kooperatif. Mereka mengakui telah menaiki Tugu Triangulasi dan menyampaikan penyesalan atas tindakan tersebut.
Kedua pendaki juga menandatangani Berita Acara Permintaan Keterangan (BAP) serta surat pernyataan bermeterai. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan yang dilakukan BTNGMb.
BTNGMb meminta kedua pendaki menghapus seluruh dokumentasi pelanggaran yang mereka simpan. Mereka juga harus membuat video permintaan maaf terbuka melalui akun media sosial masing-masing.
Ini Sanksi yang Diterima Dua Pendaki Merbabu
BTNGMb memberikan sanksi pembinaan kepada kedua pendaki sebagai tindak lanjut atas pelanggaran tersebut. Selain menghapus dokumentasi, mereka wajib menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.
Nurpana menjelaskan bahwa kedua pendaki harus menerima sanksi lebih berat apabila kembali melakukan tindakan serupa di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.
Pihak taman nasional memilih langkah pembinaan agar kedua pendaki memahami pentingnya menjaga fasilitas kawasan dan mematuhi aturan selama melakukan aktivitas pendakian.
BTNGMb Ingatkan Pendaki Jaga Etika Saat Mendaki
Nurpana menegaskan bahwa Tugu Triangulasi merupakan fasilitas kawasan yang harus dijaga bersama. Ia mengingatkan pendaki bahwa mencapai puncak bukan hanya soal mendapatkan foto menarik, tetapi juga menunjukkan rasa tanggung jawab terhadap alam.
BTNGMb mengajak seluruh pendaki untuk mematuhi aturan, menjaga kebersihan, dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi merusak fasilitas. Pendaki juga perlu memahami bahwa kawasan taman nasional memiliki aturan khusus demi menjaga kelestarian lingkungan.
Pihak BTNGMb mengapresiasi masyarakat yang aktif melaporkan dugaan pelanggaran di kawasan Gunung Merbabu. Peran masyarakat membantu petugas menjaga keamanan serta melindungi kawasan konservasi.
Gunung Merbabu merupakan tempat yang membutuhkan kepedulian bersama. Setiap pendaki memiliki tanggung jawab untuk menjaga keindahan alam dan menghormati aturan agar kawasan tersebut tetap nyaman bagi semua pengunjung.