Dea Arranoya, anak mantan pejabat Gayo Lues, meminta maaf usai unggahan gaya hidup mewahnya viral dan menuai kritik luas di media sosial.
Dea menulis surat terbuka di Banda Aceh pada Rabu (22/7/2026). Dalam surat itu, ia mengakui kesalahan, menyampaikan penyesalan, dan berjanji menggunakan media sosial dengan lebih bijak. POS VIRAL akan mengulas polemik viral yang menyeret anak mantan pejabat Gayo Lues usai unggahan gaya hidup mewahnya menuai kritik hingga berujung permintaan maaf terbuka.
Unggahan Lama Memicu Polemik di Media Sosial
Akun Instagram @cabinetcouture_season2 mengunggah sejumlah tangkapan layar yang diklaim berasal dari akun media sosial Dea. Unggahan tersebut kemudian menyebar ke berbagai platform dan memancing banyak komentar dari warganet.
Konten itu menampilkan perjalanan ke luar negeri, aksesori, perangkat elektronik, pembahasan kendaraan, hingga aktivitas keluarga. Salah satu unggahan juga memperlihatkan deretan jeriken bahan bakar minyak yang ikut menarik perhatian publik.
Dea menjelaskan bahwa ia mengunggah sebagian besar konten tersebut pada 2025. Meski memberikan penjelasan, ia tetap mengakui kesalahannya dan tidak berusaha mencari pembenaran.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Dea Mengakui Kelalaian dan Meminta Maaf
Dalam surat terbuka, Dea mengakui bahwa dirinya melakukan flexing atau memamerkan gaya hidup secara tidak bijaksana. Ia menyadari tindakannya dapat melukai perasaan masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
Ia juga mengakui kurang dewasa saat menggunakan media sosial. Menurutnya, ia tidak mempertimbangkan dampak setiap unggahan, apalagi dirinya berasal dari keluarga pejabat publik.
Dea menyebut polemik tersebut sebagai pelajaran besar. Ia berjanji lebih berhati-hati sebelum membagikan konten kepada publik.
Baca Juga: Maling Tabung Gas Bikin Geger! Warga Bantul Kejar Pelaku hingga Jogja, Begini Akhir Kisahnya
Kritik Publik Membuat Dea Terpuruk
Gelombang kritik dari masyarakat membuat kondisi psikologis Dea ikut terguncang. Ia mengaku benar-benar terpuruk setelah unggahannya viral dan menjadi pembahasan di berbagai media sosial.
Dea menyampaikan penyesalan yang mendalam. Ia berharap masyarakat bersedia memaafkan kesalahannya dan memberi kesempatan kepadanya untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya menulis surat permintaan maaf atas kemauan sendiri. Tidak ada pihak yang memaksa maupun mengarahkan isi pernyataan tersebut.
Dea Langsung Menghapus Konten yang Dipersoalkan
Setelah polemik mencuat, Dea segera menghapus seluruh konten yang memicu kontroversi dari akun media sosialnya. Ia mengambil langkah itu sebagai bentuk tanggung jawab atas kegaduhan yang muncul.
Ke depan, ia ingin menggunakan media sosial secara lebih bijak. Ia berharap setiap unggahan yang ia buat dapat memberikan manfaat dan tidak lagi memunculkan kesalahpahaman.
Sementara itu, sebagian warganet meminta masyarakat tetap melihat persoalan secara utuh. Mereka mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menyimpulkan sesuatu tanpa mengetahui seluruh fakta.
Ayah Meminta Maaf dan Memilih Mundur dari Jabatan
Sebelum Dea menyampaikan permintaan maaf, sang ayah, Nevirizal, lebih dulu meminta maaf kepada masyarakat sebagai orang tua sekaligus pejabat publik. Ia juga mengajak keluarganya menjadikan polemik tersebut sebagai pelajaran penting.
Nevirizal menjelaskan bahwa ia tidak ikut dalam perjalanan luar negeri yang ramai diperbincangkan karena harus menjalani pengobatan rutin. Meski begitu, ia tetap menerima kritik masyarakat sebagai bentuk pengawasan terhadap pejabat publik.
Setelah polemik berkembang, Nevirizal memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues. Ia mengambil keputusan itu untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues tetap melanjutkan investigasi guna memperoleh gambaran lengkap mengenai polemik tersebut.