Selasa, September 22POS VIRAL
Shadow

Viral! Menu MBG SDN Pakujajar Tuai Amarah Ortu, Diduga Ada Bangkai Cicak!

Menu MBG SDN Pakujajar tuai amarah ortu setelah temuan mengejutkan diduga bangkai cicak dalam makanan siswa yang dibagikan.

Menu MBG SDN Pakujajar diduga bangkai cicak dalam makanan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN CBM Pakujajar, Citamiang, Kota Sukabumi, disorot setelah orang tua murid memprotes kualitas menu. Temuan buah busuk hingga dugaan bangkai cicak dalam makanan siswa viral di media sosial. Mediasi melibatkan Satgas MBG, SPPG, sekolah, dan komite pada Senin (16/3/2026) meredam kemarahan warga.​

Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Keluhan Berulang Orang Tua Murid

SA (39), orang tua siswa, ungkapkan kekecewaan sejak program MBG Januari 2026. Menu kerap tak layak konsumsi mulai belimbing mentah, pisang mentah, ubi asem, salak busuk, hingga makanan kemasukan cicak. “Masalah menunya tidak pernah sesuai dari awal,” katanya tegas.

Keterlambatan pengiriman menu hari itu tambah frustrasi orang tua. Mereka khawatirkan kesehatan anak akibat makanan tak higienis. Video bukti buah busuk dan cicak cepat viral, picu reaksi luas di Instagram dan TikTok.

Orang tua tuntut evaluasi menyeluruh SPPG Citamiang. Mereka tak terima alasan kematangan buah tak merata sebagai pembenaran. Keselamatan gizi anak jadi prioritas utama protes massal ini.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Pertemuan Mediasi Panas

Kasatgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, memfasilitasi mediasi agar pihak terkait menerima semangka mentah tanpa mubazir. “Alhamdulillah, dengan mediasi ini mereka akan menerima besok, dan kami mengganti buahnya,” jelasnya. Pertemuan hadir perwakilan lengkap pihak terkait.

Kepala SPPG Citamiang, Ali Muhammad, akui pengiriman terlambat hari itu. Ia terima keluhan sebagai evaluasi perbaiki dapur ke depan. “Kami siap saran dari orang tua untuk kebaikan SPPG,” ujarnya.

Penolakan semangka mentah jadi contoh konkret konflik. Satgas mediasi sukses temukan solusi kompromi. Semua pihak sepakat tingkatkan pengawasan distribusi makanan anak sekolah.

Baca Juga: Auto Viral! 29 Karyawan Pawon Ayu Dapat THR Motor, Netizen Heboh!

Tanggapan SPPG Soal Cicak Viral

 Tanggapan SPPG Soal Cicak Viral

Ali Muhammad dengan tegas menyatakan bahwa cicak tidak berada di dalam makanan, melainkan hanya ditemukan di luar box plastik kemasan. “Kami langsung mengganti menu saat kejadian, cicaknya di luar dugaan semua,” tegasnya dalam klarifikasi resmi. Ia juga menilai video yang viral telah memicu kehebohan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta sebenarnya.

Pihak SPPG mengklaim seluruh menu telah dibungkus menggunakan plastik kedap udara untuk menghindari potensi kontaminasi. Insiden cicak tersebut dianggap sebagai kejadian luar biasa yang tidak mencerminkan kelalaian sistemik dalam proses distribusi. Mereka pun berkomitmen untuk terus memperbaiki standar higienitas dapur pusat secara menyeluruh.

Meski sudah ada klarifikasi, sebagian orang tua tetap merasa skeptis dan belum sepenuhnya percaya. Mereka meminta pihak terkait melakukan audit independen terhadap kualitas program MBG secara berkala. Kejadian ini pun menjadi alarm bahaya penting bagi keberlangsungan program gizi gratis nasional.

Dampak Viral Media Sosial

Unggahan TikTok @sukabumiupdate.com langsung banjir komentar dari orang tua di seluruh Indonesia. “MBG kok begini, kasihan anak-anak,” tulis salah satu netizen dengan nada kecewa. Media seperti Liputan6 dan sejumlah media lokal turut meliput secara eksklusif, menyoroti dugaan kegagalan pengawasan SPPG.

Instagram Reel bahkan menyebut MBG Sukabumi sebagai “paket makanan mentah untuk pelajar” yang memicu kekhawatiran publik luas. Kasus serupa terkait ikan nila berdarah sebelumnya juga semakin memperburuk citra program di mata masyarakat. Pemerintah pun didesak untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan.

Kasus di SDN Pakujajar kini menjadi pelajaran penting secara nasional terkait akuntabilitas program MBG. Para orang tua menuntut transparansi dalam penunjukan supplier serta pelaksanaan inspeksi harian yang lebih ketat. Harapannya, perbaikan segera dilakukan agar standar gizi layak bagi siswa SD benar-benar dapat terwujud dengan baik.

Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!


Sumber Informasi Gambar:

Gambar Pertama dari sukabumiupdate.com
Gambar Kedua dari instagram.com

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search