Viral! Warga Desa Mata, Sumbawa, cuci motor di kubangan jalan rusak saat mobil Wakil Bupati Mohamad Ansori melintas sebagai bentuk protes.
Aksi itu bukan sekadar aktivitas mencuci kendaraan. Warga tersebut sengaja melakukannya sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang rusak sekaligus mengingatkan pemerintah mengenai janji perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.
Aksi Cuci Motor di Kubangan Mendadak Viral
Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian diunggah melalui akun Facebook @Jamaludin P. Zaenab. Rekaman itu memperlihatkan seorang pria menyiram sepeda motornya tepat di genangan air yang memenuhi bagian jalan rusak.
Video tersebut kemudian menyebar dan mengundang beragam komentar dari warganet. Banyak perhatian tertuju pada cara warga menyampaikan protes kepada pemerintah.
Dalam keterangan video, pria tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada Wakil Bupati Sumbawa. Ia menjelaskan bahwa aksinya bertujuan agar rombongan pemerintah bisa melihat langsung kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Mobil Wabup Sempat Membunyikan Klakson
Ketika aksi berlangsung, mobil berpelat merah yang membawa Wakil Bupati Sumbawa sempat melintas di lokasi. Kendaraan tersebut terdengar membunyikan klakson satu kali saat berada di dekat pria yang sedang mencuci motornya.
Pria itu kemudian menyampaikan keluhannya kepada rombongan. Ia menunjukkan kondisi jalan yang penuh genangan dan menyebut perbaikan jalan sebelumnya sudah menjadi pembicaraan pemerintah.
Dalam video yang beredar, warga tersebut mempertanyakan janji perbaikan jalan yang belum juga terealisasi. Ia menilai kondisi jalan sudah tidak layak digunakan oleh masyarakat.
Baca Juga: Geger! Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Tuai Kecaman, Brand Akhirnya Buka Suara
Warga Klaim Sudah Dua Kali Mendengar Janji Perbaikan
Jamaludin menjelaskan bahwa aksi tersebut muncul karena warga merasa kecewa. Menurutnya, pemerintah sebelumnya sudah dua kali menyampaikan rencana perbaikan jalan, tetapi sampai sekarang kondisi ruas jalan masih memprihatinkan.
Ia mengaku hanya ingin pemerintah melihat langsung persoalan yang warga hadapi setiap hari. Jalan yang rusak tidak hanya mengganggu aktivitas kendaraan, tetapi juga menyulitkan masyarakat ketika harus bepergian.
Karena itu, Jamaludin memilih memanfaatkan momen kunjungan Wakil Bupati untuk menyampaikan protes secara langsung. Ia berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai perbaikan jalan tersebut.
Bukan Cuma Jalan Rusak, Warga Keluhkan Air Bersih
Keluhan warga ternyata tidak berhenti pada persoalan infrastruktur jalan. Jamaludin juga menyoroti kondisi warga Desa Tolo Oi yang menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih ketika musim kemarau tiba.
Menurutnya, sebagian warga Tolo Oi harus mengambil air dari Desa Mata yang lokasinya cukup jauh. Kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan semakin sulit.
Jamaludin juga menyebut sumber air yang warga gunakan tidak selalu berada dalam kondisi layak. Ia berharap pemerintah memperhatikan persoalan tersebut karena air menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat.
Kepala Desa Benarkan Aksi Warganya
Kepala Desa Mata, Kecamatan Tarano, Sukirman, membenarkan bahwa pria dalam video tersebut merupakan warganya. Ia menjelaskan bahwa aksi itu berlangsung beberapa hari sebelum video menjadi viral.
Menurut Sukirman, aksi tersebut terjadi secara spontan setelah warga mengetahui Wakil Bupati Sumbawa berkunjung ke Desa Mata. Warga kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan.
Video aksi itu baru ramai diperbincangkan pada Selasa (11/8/2026). Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian karena memperlihatkan cara warga menyuarakan keresahan terhadap kondisi infrastruktur di daerahnya.
Aksi mencuci motor di kubangan akhirnya menjadi simbol protes warga Desa Mata. Di balik video yang terlihat sederhana, warga sebenarnya ingin mendapatkan perhatian pemerintah terhadap jalan rusak dan persoalan air bersih yang sudah lama mereka keluhkan.