Senin, Oktober 12POS VIRAL
Shadow

Miris! Siswa SDN Oelfab TTU Harus Seberangi Sungai Untuk Pergi ke Sekolah

Viral video siswa SDN Oelfab TTU menyoroti perjuangan anak-anak menyeberangi sungai berarus deras dan menempuh jalan terjal demi berangkat ke sekolah.

Miris! Siswa SDN Oelfab TTU Harus Seberangi Sungai Untuk Pergi ke Sekolah

Dalam video tersebut, para siswa terlihat berbaris di tepi sungai dengan arus cukup deras. Mereka menunggu kedatangan rombongan pejabat dari Dinas Pendidikan Kabupaten TTU di seberang sungai. Tidak ada jembatan yang menghubungkan kedua sisi, sehingga sungai menjadi bagian dari perjalanan yang harus mereka hadapi. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Video Siswa Seberangi Sungai Bikin Publik Prihatin

Pemandangan para siswa di pinggir sungai langsung menarik perhatian warganet. Anak-anak itu tampak kompak menyanyikan yel-yel, “Ayo Maju Maju, Jangan Ragu-ragu” sambil menunggu rombongan dari Dinas Pendidikan.

Situasinya terasa cukup kontras. Para siswa yang sudah terbiasa melewati jalur tersebut terlihat lebih siap, sementara sejumlah perwakilan dinas di sisi lain justru tampak ragu untuk menyeberangi sungai. Momen itu kemudian menjadi salah satu bagian yang paling banyak diperbincangkan setelah video tersebar.

Unggahan tersebut sekaligus membuka gambaran tentang kondisi perjalanan yang harus anak-anak jalani untuk mendapatkan pendidikan. Bagi mereka, menyeberangi sungai bukan sekadar kejadian sesekali, tetapi menjadi bagian dari rutinitas menuju sekolah..

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Menyeberangi Sungai Jadi Bagian dari Perjalanan Harian

Pemilik akun yang pertama mengunggah video, Melky Tamelab, menjelaskan bahwa sungai berarus deras tersebut memang menjadi jalur yang harus dilewati warga dan para siswa. Aliran sungai itu berada di bawah akses Jembatan Aplal.

“Kalau mau ke rumah harus langgar (menyeberangi) kali ini. Kali ini yang mengalir melewati jembatan Aplal,” ujar Melky pada Rabu (26/8/2026).

Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju sekolah tidak bisa dianggap ringan. Anak-anak harus memperhatikan arus dan pijakan saat melewati sungai. Saat debit air meningkat, tantangannya tentu menjadi lebih besar, terutama bagi siswa sekolah dasar yang masih membutuhkan pendampingan orang dewasa.

Sudah Lewati Sungai, Perjalanan Masih 4 Kilometer

Perjuangan siswa SD Negeri Oelfab ternyata belum selesai setelah mereka berhasil melewati sungai. Melky menyebut lokasi sekolah masih berjarak sekitar 4 kilometer dari titik sungai tersebut.

Medan yang mereka hadapi juga tidak mudah. Jalan menuju sekolah terus menanjak sehingga siswa harus berjalan cukup jauh sebelum tiba di ruang kelas. Kondisi ini membuat perjalanan pergi dan pulang sekolah membutuhkan tenaga ekstra.

“Lokasi sekolah masih 4 kilometer lagi dari sungai, dengan medan jalan yang terus mendaki dan menanjak,” jelas Melky.

Jika kondisi seperti ini berlangsung setiap hari, jarak dan medan tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi anak-anak. Mereka bukan hanya harus memikirkan pelajaran di sekolah, tetapi juga menghadapi perjalanan panjang sebelum dan sesudah kegiatan belajar.

Baca Juga: Viral! Aksi Matel di Jakbar Bikin Geger, Masuk Mobil hingga Ancam Piting Leher Sopir

Jalan Menuju Sekolah Masih Rusak dan Berbatu

Rekaman yang beredar juga memperlihatkan kondisi akses darat menuju SD Negeri Oelfab. Jalan tersebut masih dipenuhi batu-batu lepas dan belum memiliki permukaan yang layak untuk perjalanan sehari-hari.

Jalur yang terjal dan berbatu membuat siswa harus lebih berhati-hati saat berjalan. Permukaan jalan seperti itu juga bisa menyulitkan kendaraan untuk melintas, terutama ketika hujan turun dan kondisi tanah berubah menjadi licin.

Situasi tersebut semakin memperlihatkan bahwa persoalan akses menuju sekolah tidak hanya berkaitan dengan sungai. Infrastruktur jalan juga menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian agar perjalanan siswa menjadi lebih aman dan nyaman.

Warga Berharap Pemerintah Segera Turun Tangan

Viralnya video tersebut membuat masyarakat berharap pemerintah tidak berhenti pada peninjauan saja. Mereka ingin kondisi akses menuju SD Negeri Oelfab mendapat perhatian serius, terutama dari sisi keselamatan siswa.

Pembangunan jembatan penyeberangan yang aman menjadi salah satu kebutuhan yang paling terlihat. Selain itu, perbaikan jalan menuju sekolah juga penting agar anak-anak tidak lagi menghadapi jalur terjal dan berbatu dalam perjalanan mereka.

Perjuangan siswa SD Negeri Oelfab menjadi pengingat bahwa akses pendidikan bukan hanya soal keberadaan sekolah dan guru. Jalan yang aman juga menjadi bagian penting agar anak-anak dapat belajar tanpa harus mempertaruhkan keselamatan dalam perjalanan.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search