Jumat, November 6POS VIRAL
Shadow

HEBOH! Video Penumpang Tahan Pintu Whoosh Viral, Perjalanan Terganggu!

Belum lama ini, warganet dibuat heboh oleh sebuah video viral yang memperlihatkan aksi tidak lazim di dalam rangkaian kereta cepat Whoosh.

Video Penumpang Tahan Pintu Whoosh Viral

Dalam rekaman itu, seorang penumpang tampak menahan pintu kereta yang sudah mulai menutup, sehingga perjalanan kereta mengalami keterlambatan. Insiden ini terjadi di Stasiun Padalarang, Jawa Barat, dan langsung menjadi sorotan luas di media sosial. Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!

[wbcr_snippet id=”5447″ title=”Tebak Skor”]

Kejadian di Stasiun Padalarang

Peristiwa viral ini terjadi pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 07.23 WIB di Stasiun Padalarang, rute Padalarang–Halim. Saat rangkaian Whoosh bersiap berangkat, seorang penumpang menyadari barang bawaannya tertinggal di peron. Tanpa mempertimbangkan aturan, ia nekat menahan pintu kereta yang mulai menutup.

Rekaman yang beredar menunjukkan penumpang tersebut berdiri di antara ambang pintu, sementara petugas keamanan berusaha menenangkan dan mengembalikan barang miliknya. Setelah barang diberikan, pintu akhirnya dapat menutup kembali. Namun aksi ini telah cukup menyebabkan gangguan pada sistem operasi kereta cepat tersebut.

Aksi penumpang ini terekam kamera CCTV dan kemudian dibagikan di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram, X, dan kanal‑kanal berita. Video itu menyebar cepat karena banyak warganet merasa geram dengan tindakan yang dianggap ceroboh dan mengganggu kenyamanan penumpang lain. Tak ayal, insiden ini menjadi perbincangan hangat di kolom komentar.

[wbcr_snippet id=”3049″ title=”channel wa”]

[wbcr_snippet id=”4582″ title=”download”]

Dampak Pada Jadwal dan Sistem Kereta

Menurut penjelasan General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, tindakan menahan pintu kereta yang sudah mulai menutup menyebabkan sensor sistem buka‑tutup pintu otomatis terganggu. Setiap rangkaian Whoosh memiliki mekanisme pintu otomatis yang sangat sensitif terhadap tekanan eksternal. Saat penumpang memaksa pintu tetap terbuka, sistem harus menginisialisasi ulang proses penutupan.

Akibatnya, jadwal keberangkatan yang seharusnya pukul 07.23 WIB baru dapat dilakukan pada pukul 07.25 WIB. Meski keterlambatan hanya sekitar dua menit, dalam konteks kereta cepat yang beroperasi dengan jadwal ketat, dua menit saja bisa berdampak pada sinkronisasi dengan rangkaian lain. Terlebih, Whoosh berjalan dengan pola tinggi frekuensi dan kepadatan yang besar.

Selain soal keterlambatan, penahanan pintu paksa juga berpotensi menimbulkan risiko kerusakan jangka panjang pada mekanisme pintu dan sistem keselamatan lain di dalam kereta. Hal ini dapat memicu gangguan teknis lebih luas jika sering terjadi. Oleh karena itu, KCIC menegaskan bahwa tindakan penumpang tersebut merugikan dirinya sendiri sekaligus mengancam keselamatan dan kenyamanan bersama.

 Baca Juga: GEMPAR! Aksi Tak Terduga Injak Alquran di Lebak Viral, Endingnya Bikin Kaget!

Respons Resmi KCIC dan Imbauan

 Respons Resmi KCIC dan Imbauan

KCIC secara resmi mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu Whoosh tersebut. Eva Chairunisa menegaskan bahwa perilaku seperti itu melanggar aturan keselamatan dan berpotensi membahayakan operasional kereta cepat. KCIC juga menegaskan bahwa petugas di peron dan di dalam kereta mengawasi setiap rangkaian untuk memastikan semua penumpang masuk sebelum pintu menutup.

Pihak KCIC mengimbau seluruh pengguna Whoosh agar lebih teliti memeriksa barang bawaan sebelum masuk ke dalam kereta. Meskipun video ini menjadi bahan edukasi, jangan sampai rekaman viral tersebut memicu fitnah atau perundungan terhadap penumpang terkait.

KCIC juga meminta warganet untuk tidak mengeksploitasi video tersebut secara berlebihan. Meskipun video ini menjadi bahan edukasi, jangan sampai rekaman viral tersebut memicu fitnah atau perundungan terhadap penumpang terkait. Intinya, KCIC menekankan pentingnya keseimbangan antara penegakan aturan, edukasi publik, dan perlindungan privasi pihak‑pihak yang terlibat.

Reaksi Publik dan Evaluasi ke Depan

Di media sosial, video tersebut memicu reaksi beragam. Banyak warganet menganggap tindakan penumpang itu ceroboh dan egois, karena mengorbankan kenyamanan penumpang lain demi mengejar barangnya. Sebagian netizen menilai bahwa penumpang seharusnya menyadari prosedur yang ada, bukan nekat menahan pintu kereta.

Sebagian lain justru melihat kejadian ini sebagai cerminan minimnya edukasi publik terhadap aturan dan teknologi kereta cepat. Mereka menyarankan KCIC dan pihak terkait untuk meningkatkan sosialisasi tentang cara naik kereta cepat, termasuk larangan menyentuh atau menghalangi pintu saat mulai menutup. Pemerintah perlu memberikan edukasi secara berkala melalui media cetak, media sosial, dan papan informasi di stasiun.

Ke depan, kejadian ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi KCIC untuk memperkuat sistem pengawasan dan pengingat di saat penutupan pintu. Misalnya dengan peningkatan bunyi peringatan, stiker instruksi yang lebih jelas, atau bahkan penguatan sanksi administratif bagi penumpang yang melanggar aturan keselamatan. Dengan demikian, layanan Whoosh tetap terjaga keamanan dan kualitasnya, tanpa mengorbankan kenyamanan penumpang lain.

Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di POS VIRAL!


Sumber Informasi Gambar:

Gambar Pertama dari news.okezone.com
Gambar Kedua dari news.okezone.com

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search