Senin, Februari 16POS VIRAL
Shadow

Preah Vihear, Candi di Perbatasan yang Memicu Konflik Thailand-Kamboja

Candi Preah Vihear adalah situs bersejarah megah yang berdiri di puncak tebing pegunungan Dângrêk, tepat di perbatasan Kamboja dan Thailand.

Preah Vihear, Candi di Perbatasan yang Memicu Konflik Thailand-Kamboja

Dikenal sebagai salah satu mahakarya arsitektur Khmer, candi Hindu ini memikat dengan ukiran batu yang menawan dan panorama spektakuler. Namun, di balik keindahannya, Preah Vihear menjadi sumber ketegangan panjang antara dua negara, memicu sengketa perbatasan, baku tembak, dan perebutan klaim wilayah yang berlarut hingga abad modern. Dibawah ini POS VIRAL akan membahas sejarah, keindahan, dan konflik yang melingkupi Candi Preah Vihear, warisan dunia yang diperebutkan Thailand dan Kamboja.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Keindahan Candi di Puncak Tebing

Candi Preah Vihear adalah salah satu situs bersejarah paling menakjubkan di Asia Tenggara. Terletak di puncak tebing pegunungan Dângrêk, di perbatasan Kamboja dan Thailand, candi Hindu kuno ini dibangun pada abad ke-9 hingga ke-12, pada masa kejayaan Kekaisaran Khmer.

Arsitekturnya yang megah, dengan ukiran batu yang detail dan pemandangan menakjubkan dari ketinggian lebih dari 500 meter, menjadikan Preah Vihear sebagai destinasi bersejarah sekaligus spiritual.
Pada tahun 2008, UNESCO menetapkan Preah Vihear sebagai Situs Warisan Dunia. Namun, pengakuan ini justru menjadi pemicu ketegangan, karena Thailand merasa penetapan tersebut mengabaikan klaim wilayahnya.

Sejarah Sengketa Perbatasan

Perselisihan mengenai kepemilikan Preah Vihear sebenarnya telah berlangsung lebih dari satu abad. Akar konfliknya dimulai pada awal abad ke-20, ketika peta kolonial Prancis (yang saat itu menguasai Kamboja) menempatkan candi ini di wilayah Kamboja. Thailand, yang tidak pernah dijajah, menentang batas tersebut dan mengklaim kawasan sekitar candi sebagai wilayahnya.

Pada 1962, Mahkamah Internasional (ICJ) memutuskan bahwa Preah Vihear secara sah berada di dalam wilayah Kamboja. Meski begitu, keputusan itu tidak menyelesaikan sengketa, karena perbatasan di sekitar candi tetap diperdebatkan. Hingga kini, sengketa wilayah seluas 4,6 km² di sekitar Preah Vihear menjadi sumber gesekan.

Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Ketegangan yang Memanas Menjadi Konflik

Ketegangan yang Memanas Menjadi Konflik

Konflik terbesar pecah pada periode 2008–2011, setelah penetapan UNESCO. Pasukan militer Thailand dan Kamboja terlibat baku tembak di sekitar candi, menewaskan tentara dari kedua belah pihak dan memaksa ribuan warga sipil mengungsi.

Ketegangan ini bukan hanya soal sejarah, tetapi juga menyangkut nasionalisme. Bagi Kamboja, Preah Vihear adalah simbol warisan leluhur yang harus dilindungi. Bagi Thailand, kawasan sekitar candi dianggap bagian dari kedaulatan mereka. Kedua negara bahkan menggunakan isu ini sebagai alat politik dalam negeri untuk membangkitkan sentimen nasionalis.

Warisan Budaya yang Jadi Ajang Perebutan

Ironisnya, Preah Vihear dibangun sebagai tempat pemujaan dewa-dewa Hindu, simbol kedamaian dan spiritualitas. Namun kini, situs yang seharusnya menyatukan justru menjadi titik perpecahan. Banyak pihak internasional, termasuk UNESCO, menyerukan agar kedua negara melindungi situs ini sebagai warisan budaya dunia, bukan medan perang.

Upaya diplomasi sempat dilakukan, termasuk mediasi ASEAN, tetapi gesekan di perbatasan kerap muncul kembali. Konflik ini menunjukkan betapa warisan budaya bisa menjadi alat politik yang berbahaya jika dicampur dengan perebutan wilayah.

Baca Juga: Thailand Tuding Kamboja Kerahkan Rudal Jarak Jauh China di Perbatasan

Harapan Perdamaian dan Pengelolaan Bersama

Beberapa pengamat sejarah dan politik mengusulkan solusi berupa pengelolaan bersama candi Preah Vihear. Dengan statusnya sebagai Situs Warisan Dunia, pengelolaan bersama di bawah pengawasan UNESCO dapat menjadi jalan tengah yang adil.

Selain itu, kerja sama pariwisata bisa membawa manfaat ekonomi bagi kedua negara. Wisata sejarah dan budaya dapat menjadi jembatan perdamaian, asalkan kedua pihak mau menyingkirkan ego politik demi kepentingan bersama.

Kesimpulan

Candi Preah Vihear adalah bukti kejayaan peradaban Khmer sekaligus pengingat betapa rumitnya hubungan perbatasan di Asia Tenggara. Keindahannya yang mendunia justru berubah menjadi sumber konflik karena perebutan kedaulatan.

Agar Preah Vihear benar-benar menjadi warisan dunia, bukan warisan konflik, Thailand dan Kamboja perlu menemukan solusi damai. Hanya dengan kerja sama dan penghargaan terhadap sejarah, candi ini bisa berfungsi sebagaimana mestinya sebagai simbol budaya, spiritualitas, dan persahabatan lintas bangsa.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca informasi ini. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat. Jangan ragu datang kembali untuk mengetahui lebih banyak lagi informasi yang ada di POS VIRAL.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari sindonews.com
  2. Gambar Kedua dari informasi.com
Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search