Video sejoli diduga bercumbu di pinggir Jalan Raya Bogor-Kemang, Tajurhalang, Bogor, viral di media sosial dan kini menarik perhatian polisi untuk menelusurinya.
Video itu menarik perhatian karena pasangan tersebut melakukan aksi mesra di ruang terbuka ketika kendaraan masih ramai melintas. Polisi pun langsung menelusuri lokasi dan waktu kejadian untuk mengetahui identitas keduanya. Simak ulasan lengkapnya dari POS VIRAL.
Video Sejoli di Jalan Bomang Mendadak Viral
Dalam rekaman yang beredar, seorang pria terlihat duduk di atas sepeda motor. Seorang wanita berdiri di sampingnya dan tampak berpelukan dengan pria tersebut.
Keduanya terlihat tidak terlalu memperhatikan kendaraan yang melintas di sekitar lokasi. Beberapa pengendara bahkan sempat melihat ke arah pasangan tersebut saat melintas di jalan.
Rekaman singkat itu kemudian menyebar melalui media sosial. Banyak pengguna internet mempertanyakan lokasi serta identitas pasangan yang muncul dalam video tersebut.
Namun, masyarakat tetap perlu berhati-hati dalam menyimpulkan identitas maupun detail kejadian. Polisi masih mencari informasi yang dapat memastikan siapa kedua orang dalam video tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Polisi Benarkan Lokasi dan Waktu Kejadian
Kapolsek Tajurhalang Iptu Raden Suwito membenarkan adanya kejadian yang terekam dalam video viral tersebut. Berdasarkan penelusuran awal, pasangan itu berada di sekitar lokasi saat pesta rakyat berlangsung.
Acara tersebut berlangsung di dekat Kantor Kecamatan Tajurhalang pada Selasa, 19 Agustus 2026. Posisi pasangan berada setelah pertigaan dekat kantor kecamatan, tepat di area yang terdapat sejumlah warung.
Menurut polisi, kondisi di sekitar lokasi saat kejadian memang cukup ramai karena adanya kegiatan masyarakat. Situasi tersebut membuat aksi pasangan dalam video semakin mudah menarik perhatian pengguna jalan.
Polisi kini berusaha mencocokkan informasi dari rekaman dengan kondisi di lokasi untuk memastikan kronologi kejadian secara lebih lengkap.
Baca Juga: Kalimantan Dikepung Kebakaran Hutan, BNPB Buka Suara soal Kondisi Terkini
Identitas Sejoli Masih Dicari Polisi
Suwito mengatakan polisi belum mengetahui identitas pasangan yang muncul dalam video. Petugas juga menghadapi kendala saat mencari kendaraan yang mereka gunakan.
Area tempat kejadian minim kamera pengawas. Rekaman yang beredar juga tidak memperlihatkan nomor polisi kendaraan secara jelas. Kondisi tersebut membuat polisi harus mencari petunjuk lain untuk mengungkap siapa pasangan tersebut.
Polisi masih menelusuri informasi dari lokasi serta kemungkinan keterangan dari masyarakat sekitar. Langkah tersebut penting agar penyelidikan tidak hanya mengandalkan potongan video yang beredar di media sosial.
Dengan begitu, informasi mengenai identitas maupun kronologi kejadian dapat dipastikan berdasarkan fakta, bukan sekadar dugaan warganet.
Lokasi Minim CCTV Jadi Kendala
Keterbatasan CCTV menjadi salah satu persoalan dalam penelusuran kasus ini. Kamera pengawas biasanya membantu petugas melihat situasi sebelum dan sesudah sebuah kejadian.
Tanpa rekaman tambahan, polisi perlu mengandalkan sumber informasi lain seperti keterangan warga, pengelola usaha di sekitar lokasi, atau rekaman dari pengguna jalan yang mungkin memiliki video dengan sudut berbeda.
Polisi juga perlu memastikan waktu kejadian berdasarkan informasi yang tersedia. Langkah tersebut dapat membantu petugas mencocokkan video dengan agenda pesta rakyat yang berlangsung di sekitar kantor kecamatan.
Penelusuran secara hati-hati juga penting untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru. Apalagi, video viral sering kali beredar tanpa keterangan lengkap mengenai waktu, lokasi, dan orang yang terlibat.
Polisi Ingatkan Etika di Ruang Publik
Polisi mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga perilaku ketika menggunakan ruang publik. Jalan raya dan fasilitas umum merupakan ruang bersama yang juga digunakan banyak orang untuk beraktivitas.
Suwito meminta masyarakat menghormati pengguna jalan lain serta menjaga sikap ketika berada di tempat umum. Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa ruang publik memiliki norma yang harus dihormati bersama.
Imbauan tersebut muncul setelah video pasangan di Jalan Bomang menjadi perhatian luas. Polisi berharap masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna ruang publik lainnya.
Sementara itu, polisi masih melanjutkan penelusuran untuk mengetahui identitas sejoli tersebut. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan identitas seseorang tanpa kepastian agar informasi yang beredar tidak menimbulkan persoalan baru.