Kamis, Oktober 8POS VIRAL
Shadow

Ngaku Tentara saat Terobos Trotoar, Identitas Asli Pemotor Ini Akhirnya Terungkap

Sebuah video yang ramai beredar di media sosial memicu perhatian publik setelah memperlihatkan seorang pemotor mengaku sebagai anggota tentara saat ditegur karena melintas di atas trotoar.

Ngaku Tentara saat Terobos Trotoar, Identitas Asli Pemotor Ini Akhirnya Terungkap

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Kartini, Depok, dan langsung memancing beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyoroti tindakan pengendara itu, bukan hanya karena menerobos trotoar, tetapi juga karena mengaku sebagai anggota TNI ketika diperingatkan.

Belakangan, fakta sebenarnya terungkap. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pria tersebut bukan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia diketahui bekerja sebagai karyawan marketing di sebuah perusahaan swasta. Klarifikasi ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat berkembang di media sosial.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Video Teguran di Trotoar Jadi Sorotan Warganet

Peristiwa itu bermula ketika seorang pejalan kaki mendapati seorang pengendara motor melintas di atas trotoar sambil melawan arah. Melihat tindakan tersebut, perekam video langsung menegur pengendara karena trotoar merupakan fasilitas khusus bagi pejalan kaki.

Dalam rekaman yang beredar, pemotor terlihat mengenakan pakaian batik. Perekam menyampaikan bahwa tindakan tersebut dapat memberi contoh buruk kepada pengguna jalan lainnya. Ia meminta pengendara turun dari trotoar dan tidak mengulangi perbuatannya.

Perekam juga menegaskan bahwa aturan lalu lintas berlaku bagi semua orang tanpa memandang profesi ataupun status.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Dandim Depok Pastikan Pemotor Bukan Anggota TNI

Menanggapi video yang viral, Komando Distrik Militer (Kodim) 05/08 Kota Depok segera melakukan penelusuran terhadap identitas pemotor tersebut. Hasilnya, pihak Kodim memastikan bahwa pria dalam video bukan anggota TNI.

Dandim 05/08 Kota Depok, Kolonel Ginanjar, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria tersebut bekerja sebagai karyawan marketing di perusahaan swasta dan tidak memiliki hubungan sebagai prajurit aktif TNI.

Pihak Kodim juga meminta yang bersangkutan memberikan klarifikasi agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nama baik institusi sekaligus memastikan informasi yang beredar sesuai dengan fakta.

Baca Juga: Geger! Kakek di Kalteng Aniaya Cucunya Gegara Sering Buang Air Sembarangan

Pengakuan Mengaku Tentara Tuai Kritik Publik

Banyak warganet menyayangkan tindakan pemotor yang mengaku sebagai anggota tentara ketika mendapat teguran. Menurut mereka, membawa-bawa nama institusi untuk menghindari kritik merupakan tindakan yang tidak pantas.

Sejumlah komentar juga menilai persoalan utama bukan sekadar pengakuan tersebut, melainkan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan sejak awal. Trotoar dibangun untuk memberikan ruang aman bagi pejalan kaki. Ketika kendaraan bermotor menggunakannya, keselamatan pejalan kaki ikut terancam.

Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya bersikap jujur saat menghadapi persoalan di ruang publik. Mengaku sebagai bagian dari institusi tertentu tanpa dasar justru dapat memperbesar masalah dan menimbulkan kesalahpahaman.

Trotoar Bukan Jalur Alternatif Kendaraan Bermotor

Trotoar memiliki fungsi utama sebagai jalur khusus pejalan kaki. Pengendara motor tidak boleh menggunakan fasilitas tersebut, baik untuk menghindari kemacetan maupun mencari jalan pintas. Aturan ini berlaku di seluruh wilayah dan bertujuan menjaga keamanan pengguna jalan.

Selain melanggar aturan, berkendara di atas trotoar juga meningkatkan risiko kecelakaan. Pejalan kaki dapat kehilangan ruang bergerak dan terpaksa turun ke badan jalan yang jauh lebih berbahaya.

Kesadaran mematuhi aturan lalu lintas seharusnya muncul dari setiap pengguna jalan. Sikap disiplin akan menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.

Pelajaran dari Viral yang Mengundang Perhatian

Peristiwa di Jalan Kartini, Depok, menjadi pengingat bahwa tindakan kecil di ruang publik dapat dengan cepat menjadi sorotan ketika terekam kamera. Di era media sosial, setiap pelanggaran berpotensi tersebar luas dan memicu berbagai reaksi masyarakat.

Klarifikasi dari Kodim 05/08 Kota Depok juga menunjukkan pentingnya memverifikasi informasi sebelum masyarakat menarik kesimpulan. Dengan adanya penjelasan resmi, publik mengetahui bahwa pria dalam video bukan anggota TNI, melainkan seorang karyawan marketing perusahaan swasta.

Pada akhirnya, kejadian ini bukan hanya soal identitas seseorang, tetapi juga tentang pentingnya menghormati aturan lalu lintas dan fasilitas umum. Menggunakan trotoar sesuai fungsinya serta bersikap jujur saat menghadapi teguran merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pengguna jalan. Sikap sederhana seperti itu dapat membantu menciptakan ketertiban sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap berbagai institusi.

Tele Grup
Channel WA
Grup FB
Search